Arti Lambang IPSI Lengkap dengan Logo IPSI PNG
Table of Contents
Arti Lambang IPSI Lengkap dengan Logo IPSI PNG
Lambang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bukan sekadar tanda pengenal organisasi. Ia adalah cermin jiwa dan cita-cita luhur bangsa sebagai lambang dari semangat persaudaraan, keluhuran budi, serta pengabdian pesilat Indonesia kepada tanah airnya.
Sejak berdirinya pada 18 Mei 1948, IPSI menjadi wadah pemersatu berbagai aliran pencak silat di seluruh nusantara, menjembatani perbedaan menjadi kekuatan, dan meneguhkan bahwa pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang luhur.
Di balik bentuknya yang sederhana, tersimpan makna filosofis mendalam. Setiap garis, warna, dan simbol dalam lambang IPSI menggambarkan perjalanan spiritual dan nasionalisme para pesilat Indonesia.
Makna dan Arti Lambang IPSI
1. Perisai Segi Lima
Perisai segi lima melambangkan bahwa IPSI berazaskan Pancasila. Bentuk segi lima bukan hanya simbol pelindung, tetapi juga perlambang keteguhan hati pesilat yang berpegang pada nilai-nilai Pancasila untuk membentuk manusia Pancasilais sejati, yaitu tangguh lahir, suci batin, dan berjiwa kesatria.
2. Sayap Garuda Berwarna Kuning Berotot Merah
Sayap garuda adalah lambang kekuatan dan semangat bangsa Indonesia yang bersendi kemurnian, keluhuran, serta dinamika.
- Sayap berjumlah 18 lembar (5 + 4 + 8) menandakan tanggal berdirinya IPSI, yaitu 18 Mei 1948.
- Susunan 17 + 1 mengandung makna semangat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan tekad satu jiwa untuk membangun negara.
Warna kuning pada sayap melambangkan keluhuran budi dan kesejahteraan lahir batin, sedangkan otot merah menandakan semangat keberanian dan perjuangan.
3. Warna Merah, Putih, dan Hijau
- Merah berarti berani dalam kebenaran.
- Putih berarti suci dalam amal perbuatan.
- Hijau pada teks “IPSI” mencerminkan ketenangan dan keteguhan iman, bahwa setiap pesilat sejati harus mantap dalam keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ketiga warna ini menyatu membentuk harmoni spiritual, menggambarkan keseimbangan antara keberanian, kesucian, dan ketenangan jiwa.
4. Gambar Tangan Putih di Atas Dasar Hijau
Tangan putih merupakan simbol paling khas dari Lambang IPSI. Ia menggambarkan tiga makna utama:
- Gerak pasang dalam bela diri pencak silat, tanda kesiapsiagaan.
- Gerak tari, simbol seni dan keindahan dalam gerakan.
- Gerak doa, lambang spiritualitas dan ketundukan pada Tuhan.
Tangan putih juga melambangkan tekad IPSI untuk membantu negara dalam pembinaan fisik dan mental, agar kader pesilat menjadi insan yang sehat, berkepribadian nasional, serta teguh dalam moral dan iman.
5. Gambar Senjata Trisula
Trisula adalah simbol kesiapsiagaan dan keseimbangan empat aspek pencak silat, yaitu:
- Spiritual dan mental, dilambangkan oleh gagang trisula yang dipegang teguh.
- Seni, olahraga, dan bela diri, dilambangkan oleh tiga runcingan tajam di ujungnya.
Runcing tengah yang paling tinggi menunjukkan bahwa krida (aktivitas) yang paling utama adalah pembinaan diri, karena dari dalamlah lahir kekuatan sejati pesilat Indonesia.
6. Arena Laga
Arena laga dalam lambang IPSI menggambarkan lapangan tempat pesilat berjuang. Bentuknya segi empat, di mana dapat ditarik garis jurus sebanyak 8, 12, dan 6 arah, melambangkan keteraturan, ketepatan, dan keselarasan gerak pesilat dalam kehidupan.
7. Untaian Lima Lingkaran
Lima lingkaran hitam yang saling berhubungan melambangkan ikatan persaudaraan, perikemanusiaan, dan gotong royong antara berbagai aliran silat di Indonesia.
Warna hitam menandakan hikmat dan kekhusyukan dalam berdoa, sedangkan jumlahnya yang lima melambangkan kesatuan di atas dasar Pancasila.
Warna hitam menandakan hikmat dan kekhusyukan dalam berdoa, sedangkan jumlahnya yang lima melambangkan kesatuan di atas dasar Pancasila.
8. Ikatan Pita Merah Putih
Pita merah putih menjadi simbol pemersatu berbagai aliran silat di Indonesia. Warna merah putih adalah lambang kebangsaan yang mengikat seluruh pesilat di bawah satu bendera, satu tanah air, dan satu cita-cita luhur: kejayaan Nusa dan Bangsa.
Makna Warna dan Nilai Pancasila dalam Lambang IPSI
Setiap warna pada lambang IPSI membawa makna filosofis yang erat dengan nilai-nilai Pancasila:
- Merah: Keberanian untuk menegakkan kebenaran.
- Putih: Kesucian niat dalam pengabdian.
- Hijau: Keimanan dan ketenangan spiritual.
- Kuning: Keluhuran budi dan kesejahteraan lahir batin.
- Hitam: Keteguhan, ketulusan, dan ketundukan pada Sang Pencipta.
Keharmonisan warna-warna ini membentuk karakter pesilat yang berani, jujur, beriman, dan berakhlak luhur.
Makna Historis: Tanggal 18 Mei 1948
Tanggal ini tidak sekadar penanda waktu lahirnya organisasi, melainkan hari bersatunya semangat para pendekar Nusantara dalam satu wadah bernama IPSI.
Makna angka pada sayap garuda (5 + 4 + 8 dan 17 + 1) menegaskan hubungan erat IPSI dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, bahwa pencak silat adalah bagian dari perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka dan berdaulat.
Simbol Jiwa Kesatria Indonesia
Lambang IPSI adalah manifestasi jiwa pesilat Indonesia, yakni berani dalam kebenaran, suci dalam niat, tenang dalam iman, dan teguh dalam persaudaraan.
Ia bukan hanya simbol organisasi, tetapi peneguh karakter dan semangat luhur bangsa, yang terus diwariskan dari satu generasi pesilat ke generasi berikutnya.




Post a Comment