Detail Box Culvert 1.5x1.5x10 m DWG

Table of Contents

Detail Box Culvert 1.5x1.5x10 m DWG

Dokumen ini menyajikan engineering drawing untuk struktur drainase melintang tipe Box Culvert dengan dimensi internal 1.5 m x 1.5 m dan panjang bentang total 10 meter. Struktur ini dirancang untuk mengakomodasi aliran air di bawah badan jalan pada area tanah mineral, dengan konfigurasi yang melibatkan elemen struktur atas berupa top slab yang menyatu monolitik dengan dinding samping (side walls) dan pelat dasar (bottom slab). Desain ini mengintegrasikan komponen pendukung seperti wing wall (dinding sayap) pada sisi inlet dan outlet untuk mengarahkan aliran serta menahan tekanan tanah lateral, lantai kerja (lean concrete) sebagai dudukan stabilisasi, serta sistem kanstin pada tepi atas untuk pembatas level jalan. Tujuan rekayasa dari konfigurasi ini adalah menciptakan sistem saluran tertutup yang mampu menahan beban lalu lintas di atasnya sekaligus menjaga stabilitas hidrolik aliran sungai tanpa mengganggu integritas tanggul jalan.

Ringkasan Spesifikasi Teknis


KomponenSpesifikasi Teknis
Tipe StrukturSingle Box Culvert (Drainase Melintang)
Dimensi Internal (P x L)1500 mm x 1500 mm
Panjang Bentang Total10 Meter
Tebal Dinding & Plat200 mm (Seragam)
Lebar Total Struktur1900 mm (termasuk dinding)
Mutu BetonK-175 (Struktur/Blinding), Campuran 1:3:5 (Lantai Kerja)
Spesifikasi TulanganDiameter D10-100 & D10-200
Fitur KhususHaunch 150x150 mm, Slope Dasar 2%

Informasi Umum File

Dokumen teknis ini merupakan representasi gambar kerja (shop drawing) untuk proyek infrastruktur drainase. Dokumen memuat informasi geometris, spesifikasi material, dan detail fabrikasi besi tulangan yang diperlukan untuk pelaksanaan konstruksi di lapangan.

  • Spesifikasi Geometri Struktur
    Menampilkan dimensi penampang basah 1500 mm x 1500 mm dengan ketebalan dinding beton 200 mm di seluruh sisi.
  • Standar Referensi Material
    Mengindikasikan penggunaan mutu beton K-175 untuk elemen tertentu dan campuran 1:3:5 untuk lantai kerja.
  • Cakupan Visualisasi Teknis
    Meliputi denah rencana, potongan memanjang, potongan melintang, dan detail pembesian yang terukur secara presisi.

Uraian Teknis Per Halaman

1. Denah Layout dan Potongan Prinsipal Struktur Box Culvert


Potongan memanjang struktur box culvert 1.5x1.5 meter menampilkan elevasi lantai dan sayap pengarah aliran.

Lembar pertama menyajikan tata letak makro dari layout konstruksi Box Culvert yang memotong as jalan secara tegak lurus. Gambar ini memperlihatkan Denah, Potongan A-A (memanjang), Potongan B-B (melintang), dan Potongan C (detail wing wall). Secara teknis, fungsi utama yang ditampilkan adalah integrasi antara barrel (tubuh culvert) dengan wing wall yang membentuk sudut 45 derajat (variabel 25-45 derajat sesuai kondisi lapangan) untuk meminimalisir turbulensi aliran saat memasuki dan keluar dari saluran. Potongan memanjang memperlihatkan elevasi dasar sungai dan kemiringan (slope) dasar saluran sebesar 2% untuk menjamin kecepatan aliran gravitasi yang memadai serta mencegah sedimentasi. Selain itu, terlihat adanya lapisan pasir urug dan lantai kerja di bawah struktur utama untuk mendistribusikan beban ke tanah dasar secara merata. Pada bagian atas, terdapat detail kanstin setinggi 20 cm dari level jalan sebagai pengaman tepi.

  • Konfigurasi Geometri Denah
    Menjelaskan orientasi struktur sepanjang 10 meter yang tegak lurus terhadap as jalan dengan lebar total struktur termasuk dinding sebesar 1.9 meter.
  • Profil Potongan Longitudinal
    Mendetailkan elevasi inlet dan outlet serta ketebalan pelat atas, bawah, dan dinding samping yang seragam sebesar 200 mm.
  • Mekanisme Pengarah Aliran
    Menunjukkan fungsi wing wall pada sisi hulu dan hilir untuk transisi aliran air dari penampang sungai alami ke penampang buatan.
  • Sistem Filtrasi Inlet
    Mengidentifikasi adanya saringan ijuk dengan kerikil pada bagian sambungan untuk mencegah butiran halus tanah tergerus oleh aliran air tanah (piping).
  • Spesifikasi Kemiringan Hidrolik
    Menegaskan penerapan slope 2% pada lantai saluran untuk menjaga energi aliran dan kapasitas debit pembuangan.
  • Detail Potongan Transversal
    Memvisualisasikan ruang bebas internal 1.5 x 1.5 m serta posisi kanstin beton pada elevasi permukaan jalan.
  • Indikasi Mutu Beton
    Mencantumkan referensi penggunaan Beton K-175 yang terlihat pada anotasi potongan, yang umumnya digunakan pada struktur non-struktural atau blinding.

2. Detail Pembesian dan Konstruksi Sambungan Struktur


Detail pembesian dinding beton K-175 menggunakan tulangan D10-200 lengkap dengan haunch sudut 150mm.

Lembar kedua berfokus pada detail fabrikasi dan elemen struktural mikro, khususnya skema penulangan (reinforcement) dan detail pertemuan antar komponen. Gambar Detail Pembesian (Skala 1:25) memperlihatkan konfigurasi tulangan utama dan sengkang dengan notasi diameter D10-100 dan D10-200, yang dirancang untuk menahan momen lentur dan gaya geser pada struktur boks. Fitur penting yang terlihat adalah adanya haunch (sudut pertemuan miring) berdimensi 150x150 mm di setiap sudut interior culvert. Secara rekayasa, haunch ini berfungsi krusial untuk meningkatkan kekakuan (stiffness) pada sambungan balok-kolom (dinding-pelat) serta mengurangi konsentrasi tegangan yang dapat memicu keretakan. Detail-2 memperlihatkan konstruksi cut-off wall atau dinding koperan pada ujung lantai kerja yang tertanam ke dalam tanah dasar untuk mencegah gerusan air (scouring) di bawah lantai kerja.

  • Skema Distribusi Tulangan
    Menguraikan penempatan besi beton diameter 10 mm dengan jarak spasi 100 mm hingga 200 mm pada selimut beton.
  • Fungsi Geometris Haunch
    Menjelaskan peran penebalan sudut 15x15 cm dalam mendistribusikan tegangan momen negatif pada pertemuan dinding dan pelat.
  • Stratifikasi Lapisan Dasar
    Merinci susunan lapisan pendukung yang terdiri dari pasir urug dan lantai kerja beton campuran 1:3:5 di bawah struktur utama.
  • Detail Proteksi Kaki
    Menunjukkan desain ujung lantai kerja yang ditekuk ke bawah (sepatu) sedalam 400-500 mm untuk stabilitas terhadap gaya lateral dan gerusan.
  • Konstruksi Kanstin Beton
    Memperlihatkan penulangan spesifik pada pembatas jalan dengan ketinggian minimal 200 mm dari elevasi perkerasan.
  • Spesifikasi Selimut Beton
    Memberikan informasi visual mengenai jarak bersih antara tulangan terluar dengan permukaan beton untuk perlindungan terhadap korosi.
  • Variabilitas Dimensi Sayap
    Menunjukkan adanya dimensi variabel pada ketinggian dinding sayap menyesuaikan dengan kemiringan talud jalan.

File DWG

Bagian ini menyediakan akses langsung ke berkas engineering drawing asli dalam format DWG. File ini merupakan sumber data primer yang dapat digunakan untuk keperluan referensi desain, perhitungan volume, atau analisis struktur lanjutan menggunakan perangkat lunak CAD.

Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Older Posts Newer Posts

Post a Comment