Gambar Gudang Rangka Atap Baja Ringan 20x40 Meter DWG

Table of Contents

Gambar Gudang Rangka Atap Baja Ringan 20x40 Meter DWG

Dokumen ini menyajikan analisis teknis komprehensif mengenai desain fasilitas gudang berdimensi 20x40 meter, yang dipresentasikan secara detail dalam Gambar Gudang Rangka Atap Baja Ringan 20x40 Meter DWG. Bangunan ini dirancang sebagai fasilitas penyimpanan "Konvensional Standar" yang mengadopsi sistem struktur hibrid, memadukan ketahanan struktur beton bertulang pada kolom utama dengan efisiensi rangka atap Cold Formed Steel (Baja Ringan). Secara arsitektural, bangunan ini mengoptimalkan sirkulasi udara pasif melalui penggunaan dinding roster (bata kerawang) dan pencahayaan alami via atap fiberglass, menjadikannya studi kasus yang relevan untuk konstruksi gudang modern yang efisien energi.

Informasi Umum File

Desain ini menekankan pada fungsionalitas ruang penyimpanan yang luas dengan bentang 20 meter tanpa kolom tengah, didukung oleh sistem struktur yang mampu mengakomodasi beban angin dan beban mati atap secara efektif. Berikut adalah parameter utamanya:

KategoriSpesifikasi Teknis
Identifikasi Proyek & DimensiFasilitas Bangunan Kerja Konvensional Standar (Gudang) yang dirancang untuk kebutuhan penyimpanan logistik umum dengan dimensi total area bangunan 20 x 40 meter.
Spesifikasi Rangka AtapMenggunakan struktur Atap Baja Ringan (Light Gauge Steel) dengan penutup atap Zincalume dan kombinasi Fibre Glass bening.
Sistem Pondasi BangunanMenerapkan sistem pondasi ganda, yaitu Pondasi Batu Kali menerus untuk dinding dan Pondasi Tapak (Footplate) beton bertulang untuk kolom struktur.
Fasilitas PenunjangDilengkapi dengan area kantor internal, ramp akses beton, pintu dorong besi masif, serta instalasi sanitasi dan listrik yang terintegrasi.

Uraian Teknis Per Bagian

1. Tinjauan Arsitektural dan Potongan


Layout denah lantai gudang ukuran 20x40 meter dengan grid kolom beton per lima meter. Visualisasi elevasi samping bangunan menampilkan dinding roster ventilasi dan level ketinggian struktur atap. Gambar potongan melintang memperlihatkan struktur kuda-kuda baja ringan profil C dan tinggi bangunan 9.50 meter.

Tata letak bangunan dirancang dengan orientasi pragmatis, menempatkan area gudang utama pada elevasi ±0.00 dan area jalan/sirkulasi eksternal pada -0.05. Denah persegi panjang 20x40 meter ini (Grid 500 cm antar kolom) mengakomodasi satu ruang kantor di sudut kiri atas berukuran 400x400 cm. Secara vertikal, bangunan memiliki ketinggian yang signifikan dengan elevasi puncak atap (apex) mencapai +9.50 meter dan overhang (tritisan) pada level +4.50 meter, memberikan perlindungan cuaca yang memadai. Fasad bangunan menampilkan penggunaan dinding bata yang dikombinasikan dengan roster/bata kerawang pada bagian atas dinding untuk memfasilitasi ventilasi silang (cross ventilation) secara alami.

  • Konfigurasi Zonasi Ruang
    Denah lantai dasar dibagi menjadi area penyimpanan utama (Gudang) seluas ±800 m² dan modul kantor operasional yang terintegrasi di sudut struktur.
  • Elevasi Vertikal Bangunan
    Ketinggian total bangunan mencapai +9.50 meter dari muka tanah, dengan tinggi kolom efektif hingga ring balok pada level +4.50 meter.
  • Sistem Ventilasi Pasif
    Implementasi elemen arsitektural berupa Roster/Bata Kerawang yang dipasang mengelilingi bangunan di atas dinding bata untuk sirkulasi udara.
  • Material Penutup Dinding
    Menggunakan pasangan dinding ½ bata yang diplester dan diaci, diperkuat dengan kolom praktis dan balok latai.
  • Aksesibilitas & Ramp
    Terdapat ramp beton pada kedua sisi akses pintu utama (depan dan belakang) untuk memfasilitasi lalu lintas forklift atau kendaraan angkut.
  • Geometri Atap Pelana
    Bentuk atap pelana simetris dengan kemiringan yang dirancang untuk mempercepat aliran air hujan, menggunakan bubungan (rabung) Zincalume.
  • Grid Modular Kolom
    Penempatan kolom struktur (K1) disusun dengan jarak as-ke-as 500 cm (5 meter) sepanjang sisi 40 meter, menciptakan ritme struktur yang efisien.

2. Struktur Bawah: Pondasi dan Beton Bertulang


Skema titik pondasi tapak footplate dan jalur pondasi batu kali menerus untuk dinding gudang. Detail lapisan bawah struktur mencakup pasir urug 5cm dan pasangan batu kali adukan 1 banding 5. Spesifikasi teknis pembesian sloof ukuran 15/20 dan kolom struktur utama dengan besi tulangan diameter 12mm. Skema sambungan besi beton pada ring balok elevasi atas yang mengikat struktur atap bangunan.

Sistem sub-struktur dirancang untuk menahan beban bangunan gudang satu lantai dengan kondisi tanah yang diasumsikan memerlukan perbaikan tanah urug. Pondasi utama menggunakan batu kali dengan adukan 1:5 yang menopang dinding, sementara beban titik dari kolom struktur 20/30 disalurkan melalui pondasi telapak (footplate) beton bertulang. Detail penulangan menunjukkan penggunaan besi ulir D12 untuk tulangan utama pondasi dan kolom, serta sengkang (beugel) diameter 6 mm-150 mm. Lantai kerja gudang terdiri dari lapisan pasir urug setebal 5 cm, lantai kerja beton 1:3:5, dan pelat lantai beton bertulang.

  • Pondasi Kombinasi
    Integrasi Pondasi Batu Kali menerus untuk menahan beban linier dinding dan Footplate setempat untuk menahan beban aksial kolom.
  • Spesifikasi Kolom Utama
    Kolom struktur berdimensi 20/30 cm dengan tulangan utama 6 diameter 12 mm (6 D12) dan sengkang Ø6-150 mm.
  • Detail Penulangan Sloof
    Balok pengikat (Sloof) berukuran 15/20 cm dengan tulangan utama 4 diameter 12 mm dan sengkang Ø6-150 mm, diletakkan di atas pondasi batu kali.
  • Konstruksi Lantai Gudang
    Komposisi lantai terdiri dari tanah urug dipadatkan, pasir urug 5 cm, dan cor beton tumbuk campuran 1:3:5 setebal 5 cm yang dihaluskan.
  • Sambungan Kolom & Balok
    Detail pertemuan tulangan (joint) antara kolom dan ring balok menggunakan panjang penyaluran (stek) standar 50 cm.
  • Mutu Material Beton
    Spesifikasi campuran beton untuk struktur non-struktural (lantai kerja) menggunakan perbandingan 1:3:5, sedangkan struktur utama menggunakan 1:2:3.
  • Proteksi Kelembaban
    Peninggian elevasi lantai +0.00 terhadap muka tanah luar -0.10/-0.20 untuk mencegah intrusi air permukaan.

3. Struktur Atap: Kuda-Kuda Baja Ringan


Pola pemasangan penutup atap zincalume dikombinasikan dengan fiberglass bening untuk pencahayaan alami interior gudang. Konstruksi rangka kuda-kuda tipe KK-1 menggunakan profil baja ringan C-85/35 dan reng dimensi 65/75. Konfigurasi batang diagonal dan penggapit pada kuda-kuda baja ringan untuk bentang lebar tanpa kolom tengah.

Sistem atap merupakan komponen kritis yang menggunakan rangka Cold Formed Steel (Baja Ringan) dengan profil C. Denah rencana atap menunjukkan variasi tipe kuda-kuda (KK-1, KK-2, KK-2a, KK-3, KK-4) yang disesuaikan dengan posisi bentang dan beban. Profil utama yang digunakan adalah C-85/35 (tinggi 85mm, lebar 35mm) untuk elemen chord dan web, serta profil reng 65/75. Strategi pencahayaan alami diterapkan melalui pemasangan atap Fiber Glass bening (Gelombang 6 kaki) yang diselingi di antara lembaran Zincalume.

  • Zonasi Material Penutup
    Kombinasi atap metal Zincalume sebagai penutup utama dan sisipan Fibre Glass Bening (4 lembar per segmen) untuk skylight.
  • Dimensi Profil Baja
    Elemen struktur utama kuda-kuda (kaki, batang tarik, penyokong) menggunakan profil baja ringan tipe C dimensi 85/35.
  • Detail Reng (Batten)
    Profil reng (Gording/Reng) menggunakan dimensi 65/75 untuk tumpuan penutup atap, dipasang tegak lurus terhadap kaki kuda-kuda.
  • Variasi Tipe Kuda-Kuda
    Desain mencakup 4 tipe kuda-kuda utama (KK-1 s/d KK-4) untuk mengakomodasi geometri atap pelana dan area overhang.
  • Elemen Pengaku (Bracing)
    Penggunaan batang penggapit dan penyokong (bracing diagonal) profil 85/35 untuk menjamin stabilitas lateral rangka atap.
  • Sistem Sambungan Bubungan
    Detail Rabung Zincalume (Nok) menggunakan profil penutup khusus yang didukung oleh profil C 85/35 di titik puncak.
  • Lisplank & Finishing
    Penggunaan lisplank profil 85/35 pada ujung tritisan untuk estetika dan penahan air tampias.

4. Utilitas MEP: Listrik dan Sanitasi


Titik instalasi lampu TL 40 watt dan rangka plafon kayu 5/7 pada area operasional gudang. Potongan arsitektural kamar mandi menampilkan posisi kloset jongkok dan bak fiber kapasitas 0.6 kubik. Jalur pemipaan air bersih dan kotor menggunakan pipa PVC diameter 3 inci dan 4 inci dengan kemiringan. Konstruksi septictank beton bertulang tebal 8cm lengkap dengan pipa hawa galvanis dan ruang resapan.

Sistem MEP didesain untuk mendukung operasional dasar gudang. Instalasi listrik mencakup penerangan intensif menggunakan lampu TL 40W yang didistribusikan merata di area gudang, serta lampu SL 11W untuk area kantor dan servis. Sistem sanitasi mengelola air limbah domestik dari toilet (Closet Jongkok) menuju Septictank beton bertulang dan sumur resapan. Drainase air hujan direncanakan menggunakan pipa PVC 3" dan 4" dengan kemiringan 0.5% untuk mengalirkan air dari atap dan saluran keliling ke pembuangan akhir.

  • Distribusi Titik Cahaya
    Tata letak lampu TL 40W dikonfigurasikan dalam baris ganda untuk pencahayaan merata di area gudang, dilengkapi saklar ganda.
  • Konstruksi Plafon
    Rangka plafon menggunakan kayu (galang) ukuran 5/7 dan 5/5 dengan penutup triplek tebal 4mm dan list kayu 1x5 cm.
  • Spesifikasi Panel Listrik
    Sistem proteksi menggunakan Box MCB dengan kapasitas pemutus sirkuit 6 Ampere dan kabel NYA 2x2.5 mm².
  • Sistem Pengolahan Limbah
    Detail Septictank konvensional dengan dinding bata trasraam 1:2, pelat beton bertulang tebal 8 cm, dan pipa hawa galvanis 1.5".
  • Jaringan Pipa Drainase
    Instalasi air kotor dan bekas menggunakan pipa PVC tipe D ukuran 3" dan 4" dengan slope minimal 0.5% untuk mencegah sedimentasi.
  • Unit Sanitair
    Fasilitas toilet dilengkapi dengan Kloset Jongkok, Bak Fiber kapasitas 0.6 m³, dan Floor Drain tipe mangkok.
  • Resapan Air Tanah
    Outlet dari septictank disalurkan ke bak resapan yang berisi lapisan ijuk, kerikil, dan pasir urug untuk filtrasi alami.

5. Detail Arsitektur: Kusen dan Pintu


Peta lokasi pemasangan kusen pintu dan jendela pada dinding keliling bangunan ukuran 20x40 meter. Desain teknis jendela kaca rayben 5mm dilengkapi teralis pengaman besi beton polos diameter 8mm. Spesifikasi pintu dorong besi untuk akses utama dan pintu panel papan kayu tebal 3cm untuk kantor.

Bukaan bangunan dirancang untuk keamanan dan durabilitas tinggi. Pintu utama gudang menggunakan Pintu Dorong Besi (Sliding Door) berukuran besar yang digantung pada rel roda besi, memungkinkan bukaan lebar untuk akses logistik. Untuk area kantor, digunakan pintu panel kayu (Tipe P-01P) dan pintu plywood lapis seng (Tipe P-04P) untuk area servis. Jendela kaca (Tipe J-02K) dilengkapi dengan kaca rayben tebal 5mm dan dilindungi oleh teralis besi beton Ø8mm untuk keamanan tambahan.

  • Mekanisme Pintu Utama
    Pintu Dorong Besi (Sliding) menggunakan rel gantung dan roda besi, difiksasi pada kolom struktur beton bertulang.
  • Detail Kusen Kayu
    Kusen pintu dan jendela (K-03K, K-22K) menggunakan profil kayu dengan dimensi standar 6/12 atau sesuai detail, dilengkapi sponeng.
  • Spesifikasi Daun Pintu
    Pintu kantor menggunakan konstruksi panel papan tebal 3 cm (8 panel), sedangkan pintu gudang lainnya menggunakan plywood rangkap.
  • Kaca & Glazing
    Penggunaan kaca jenis Rayben (gelap) dengan ketebalan 5 mm pada jendela mati (bouvenlight) dan jendela hidup.
  • Sistem Pengunci (Ironmongery)
    Menggunakan kunci tanam 2 slot (2 slaag), grendel antik 2", dan engsel 4" untuk pintu panel.
  • Proteksi Teralis
    Jendela dilengkapi teralis pengaman (Tipe JB-01K) yang dibuat dari besi beton polos diameter 8 mm dengan bingkai plat strip 3x25 mm.
  • Ventilasi Bouvenlight
    Di atas kusen pintu dan jendela terdapat ventilasi jalusi kayu atau kaca mati (BV) untuk sirkulasi udara menerus.

Data Teknis & Spesifikasi Material

Berikut adalah tabel rincian data teknis dan spesifikasi material yang digunakan dalam proyek ini:

KategoriItem PekerjaanSpesifikasi & Detail Teknis
I. UMUM & GEOMETRIFungsi BangunanGudang (Penyimpanan) & Kantor Internal
Dimensi Total20.00 Meter x 40.00 Meter
Grid KolomJarak antar kolom (As-ke-As) 500 cm (5 Meter)
Elevasi LantaiGudang: ±0.00; Jalan/Sirkulasi: -0.05; Teras Luar: -0.20
Elevasi VertikalPuncak Atap (Apex): +9.50; Ring Balok: +4.50; Overhang: +3.50
II. STRUKTUR BAWAHPondasi DindingPondasi Batu Kali Menerus
Pondasi KolomPondasi Tapak (Footplate) / Cakar Ayam dengan tulangan D12
SloofBeton Bertulang Dimensi 15/20 cm
Lantai Kerja (Sub-floor)Pasir Urug t=5cm + Cor Beton (Campuran 1:3:5) t=5cm dihaluskan
III. STRUKTUR ATASKolom UtamaBeton Bertulang Dimensi 20/30 cm (Tulangan Utama 6 D12)
Ring BalokBeton Bertulang pada elevasi +4.50
Rangka AtapBaja Ringan (Light Gauge Steel / Cold Formed Steel)
Profil Kuda-KudaProfil C Dimensi 85/35 (Kaki Kuda-kuda, Tarik, Gapit)
Profil Reng/GordingProfil Baja Ringan Dimensi 65/75
Sambungan AtapMenggunakan Paku Sekrup / Dynabolt
IV. ARSITEKTURPenutup AtapZincalume kombinasi Fibre Glass Bening (Skylight)
DindingPasangan ½ Bata, Plester, Aci
VentilasiRoster / Bata Kerawang (Dipasang di atas ring balok/dinding)
Plafond (Kantor)Triplek tebal 4mm dengan rangka kayu 5/7 & 5/5
Pintu UtamaPintu Dorong Besi (Sliding Door)
Pintu KantorPintu Panel Papan (Kayu) tebal 3 cm
JendelaKaca Rayben tebal 5mm + Teralis Besi Beton Ø8
V. MEP (UTILITAS)PeneranganLampu TL 40W (Gudang) & SL 11W (Kantor/Teras)
Daya & PengamanBox MCB, MCB 6 Ampere
KabelJenis NYA ukuran 2 x 2.5 mm²
SanitasiKloset Jongkok, Bak Fiber Kapasitas 0.6 m³
Limbah CairSeptictank Beton Bertulang t=8cm + Sumur Resapan
DrainasePipa PVC 3" dan 4" (Slope 0.5%)

File DWG

Bagian ini menyediakan akses referensi ke dokumen gambar kerja asli yang menjadi basis analisis di atas. File ini memuat seluruh detail arsitektural, struktural, dan MEP yang diperlukan untuk pelaksanaan konstruksi gudang rangka atap baja ringan 20x40 meter ini.

Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Newer Posts Older Posts

Post a Comment