Storage Tank Design DWG Capacity 100 Ton
Table of Contents
Storage Tank Design DWG Capacity 100 Ton
Dokumen teknis ini menguraikan spesifikasi rekayasa komprehensif mengenai Storage Tank Design DWG Capacity 100 Ton yang diperuntukkan bagi fasilitas Bulking Station CNO. Struktur tangki dirancang berbentuk silinder vertikal dengan diameter dalam 5400 mm dan tinggi dinding 6000 mm, menggunakan material pelat baja hitam (Hot Rolled Steel Sheets) dengan ketebalan dinding dan dasar 6 mm serta atap 3 mm. Desain ini mengintegrasikan sistem struktur baja untuk rangka atap konikal, aksesibilitas melalui tangga luar dan dalam, serta sistem perpipaan mekanikal standar Schedule 40. Stabilitas tangki ditopang oleh pondasi beton bertulang masif yang menjamin distribusi beban merata ke tanah dasar, dilengkapi dengan detail sambungan las dan nozzle yang memenuhi standar ANSI #150 untuk operasional industri.
Informasi Umum File
- Identifikasi Dokumen Proyek
Merujuk pada gambar kerja standar yang berlaku untuk fasilitas Bulking Station dengan spesifikasi teknis tangki penyimpanan kapasitas 100 ton. - Karakteristik Visual Gambar
Menyajikan 4 lembar dokumen teknis yang mencakup denah, tampak, potongan struktur, detail mekanikal nozzle, serta rencana pemotongan pelat (cutting plan). - Lingkup Konten Teknis
Meliputi spesifikasi dimensi geometri tangki, detail pondasi beton, konstruksi rangka atap profil siku, dan tata letak sambungan pelat dinding. - Spesifikasi Material Utama
Menetapkan penggunaan pelat baja tebal 6 mm untuk dinding dan dasar, pelat 3 mm untuk atap, serta pipa baja hitam untuk sistem ventilasi dan tangga.
Data Teknis & Spesifikasi Material
Tabel ini diklasifikasikan berdasarkan disiplin pekerjaan untuk memudahkan referensi teknis, estimasi material, dan fabrikasi.
| Kategori Pekerjaan | Komponen / Item | Spesifikasi Teknis & Dimensi |
|---|---|---|
| I. DIMENSI & GEOMETRI | Kapasitas Nominal | 100 Ton (CNO Storage Tank) |
| Diameter Dalam (ID) | 5400 mm | |
| Tinggi Tangki (Shell) | 6000 mm | |
| Total Tinggi (Top Roof) | +6480 mm (Estimasi dari elevasi) | |
| II. PELAT TANGKI (SHELL PLATE) | Material Dinding | Besi Pelat Hitam / Hot Rolled Steel Sheets |
| Tebal Dinding (Shell) | 6 mm (4 Sabuk / Courses) | |
| Tebal Dasar (Bottom) | 6 mm | |
| Tebal Atap (Roof) | 3 mm | |
| Ukuran Modul Pelat | 4' x 8' (1219 x 2438 mm) | |
| III. STRUKTUR ATAP (ROOF FRAMING) | Rangka Atap Utama | Profil Siku L 60 x 60 x 6 mm |
| Cincin Pengaku Atas (Top Angle) | Profil Siku L 50 x 50 x 5 mm | |
| Pelat Simpul Pusat | Pelat Baja Tebal 6 mm | |
| Kemiringan Atap | Desain Konikal (Kerucut) | |
| IV. MEKANIKAL & PERPIPAAN | Pipa Inlet | 4" Steel Pipe Sch. 40 |
| Pipa Outlet | 4" Steel Pipe Sch. 40 | |
| Pipa Drain | 4" Steel Pipe Sch. 40 | |
| Ventilasi Udara (Vent) | Pipa Hitam STK 41 Ø 6 inch | |
| Flange Connection | Standar ANSI #150 | |
| Valve Drainase | Gate Valve 4 inch Flange End | |
| Manhole Atap | 600 Roof Manhole | |
| V. AKSESORIS TANGGA | Tangga Luar (Outside Ladder) | Induk: Pelat Strip (Rect. Bar) 50x10 mm |
| Tangga Dalam (Inside Ladder) | Induk: Pelat Strip (Rect. Bar) 50x10 mm | |
| Anak Tangga (Step) | Besi Beton Ulir RB Ø 16 mm | |
| Jarak Anak Tangga | 300 mm | |
| Penyangga Tangga (Support) | Profil Siku L 50 x 50 x 5 mm | |
| VI. PEKERJAAN SIPIL (PONDASI) | Konstruksi Pondasi | Beton Bertulang (Diameter 5200 mm) |
| Mutu Beton Struktur | Campuran 1 : 2 : 3 | |
| Lantai Kerja (Lean Concrete) | Campuran 1 : 3 : 5 | |
| Angkur Tangga | Dynabolt 5/8", Panjang 100 mm |
Uraian Teknis Per Halaman
1. Tata Letak Geometri dan Aksesibilitas
Halaman ini mendefinisikan dimensi global dan konfigurasi umum tangki. Tangki silinder memiliki diameter 5400 mm dan tinggi 6000 mm, dilengkapi dengan sistem tangga akses ganda (inside & outside ladder) untuk keperluan perawatan. Struktur tangga menggunakan besi plat strip dan besi beton ulir sebagai pijakan. Tampak atas memperlihatkan konfigurasi rangka atap radial dan posisi manhole serta ventilasi sentral.
- Dimensi Geometri Utama
Menetapkan diameter dalam tangki sebesar 5400 mm dan tinggi total dinding 6000 mm untuk mencapai kapasitas volumetrik 100 ton. - Spesifikasi Material Dinding
Menggunakan pelat baja hitam tebal 6 mm yang disusun secara vertikal untuk menahan tekanan hidrostatis muatan cair. - Sistem Akses Vertikal
Menyediakan tangga luar dan tangga dalam yang terbuat dari pelat strip 50x10 mm dan anak tangga besi beton diameter 16 mm. - Konfigurasi Atap Konikal
Menampilkan desain atap kerucut dengan rangka profil siku L 60x60x6 yang memusat ke pipa ventilasi tengah. - Detail Pondasi Lingkaran
Menggambarkan dudukan beton bertulang diameter 5200 mm dengan elevasi dasar tangki pada +0.000. - Posisi Nozzle Operasional
Memetakan lokasi inlet pada dinding atas dan outlet pada dinding bawah sesuai kebutuhan operasional lapangan. - Dudukan Tangga Luar
Merinci sambungan support tangga ke dinding tangki dan pondasi beton terpisah untuk stabilitas akses.
2. Detail Pondasi dan Mekanikal Nozzle
Bagian ini fokus pada detail konstruksi pondasi dan elemen mekanikal perpipaan. Potongan pondasi memperlihatkan lapisan lantai kerja dan beton bertulang yang menumpu pelat dasar tangki. Detail nozzle untuk inlet, outlet, dan drain digambarkan dengan spesifikasi pipa Schedule 40 dan flange ANSI 150. Roof manhole berdiameter 600 mm disediakan untuk akses masuk ke dalam tangki.
- Konstruksi Pondasi Tangki
Mendetailkan lapisan beton bertulang di atas lantai kerja campuran 1:3:5 untuk menahan beban merata dari dasar tangki. - Spesifikasi Pipa Inlet
Menggunakan pipa baja 4 inci Schedule 40 yang menembus dinding atas dengan penguat pelat (pad plate) di sekelilingnya. - Mekanisme Pipa Penguras
Merancang pipa drain 4 inci di dasar tangki dengan sistem sump pit atau lekukan pada pondasi untuk pengurasan total. - Detail Lubang Inspeksi
Menampilkan konstruksi roof manhole diameter 600 mm lengkap dengan tutup berengsel dan pegangan tangan. - Standar Sambungan Flange
Mewajibkan penggunaan flange tipe ANSI #150 pada seluruh ujung pipa untuk koneksi dengan valve atau perpipaan luar. - Sistem Ventilasi Atap
Menempatkan pipa ventilasi diameter 6 inci di puncak atap untuk menjaga keseimbangan tekanan udara dalam tangki. - Pengelasan Sambungan Pipa
Menunjukkan detail las sudut (fillet weld) antara pipa nozzle dengan pelat dinding tangki untuk kekedapan.
3. Konstruksi Rangka Atap
Halaman ini memvisualisasikan struktur pendukung atap tangki (roof framing). Rangka atap menggunakan profil siku L 60x60x6 yang disusun secara radial (menjari) dari pusat ke dinding tangki. Detail sambungan simpul pertemuan rangka dengan pipa ventilasi pusat dan dinding tangki dipertegas dengan pelat buhul (gusset plate).
- Pola Rangka Radial
Menyusun profil baja siku L 60x60x6 sebanyak 8 batang utama yang membagi atap menjadi segmen-segmen yang sama. - Cincin Pengaku Atas
Menggunakan profil siku L 50x50x5 yang dilas keliling pada bibir atas dinding tangki sebagai tumpuan rangka atap. - Simpul Pusat Ventilasi
Menghubungkan ujung-ujung rangka atap ke pipa ventilasi tengah diameter 6 inci menggunakan pelat simpul tebal 6 mm. - Kemiringan Struktur Atap
Mendesain sudut kemiringan rangka untuk memastikan aliran air hujan yang efektif dari puncak ke tepi tangki. - Detail Tumpuan Rangka
Memperlihatkan sambungan las antara ujung bawah rangka siku dengan cincin pengaku pada dinding tangki. - Pelat Penutup Atap
Menspesifikasikan penggunaan pelat baja tebal 3 mm yang menumpu di atas rangka profil siku. - Penyambungan Profil Siku
Memberikan detail las pada pertemuan antar elemen rangka untuk membentuk satu kesatuan diafragma kaku.
4. Rencana Pemotongan Pelat
Dokumen ini berisi Cutting Plan atau rencana pemotongan material pelat (shell plate expansion). Dinding tangki disusun dari 4 sabuk (course) pelat ukuran standar 4'x8'. Denah pelat dasar dan atap menunjukkan pola penyusunan segmen pelat untuk meminimalkan sisa material (waste). Detail las sambungan pelat (butt weld dan fillet weld) juga disajikan.
- Modulasi Pelat Dinding
Menyusun dinding tangki menjadi 4 tingkat course menggunakan pelat ukuran 1219 x 2438 mm tebal 6 mm. - Pola Sambungan Las
Mengatur posisi sambungan vertikal antar pelat agar tidak segaris (staggered) untuk kekuatan struktural dinding. - Layout Pelat Dasar
Merancang susunan pelat lantai tangki dari potongan persegi panjang dan segmen lengkung di tepian. - Pengembangan Pelat Atap
Memetakan pola pemotongan pelat atap bentuk juring lingkaran (pie slice) untuk membentuk kerucut. - Spesifikasi Sambungan Las
Mendetailkan tipe las tumpul (butt joint) V-groove untuk sambungan dinding dan las tumpang (lap joint) untuk atap/dasar. - Detail Pertemuan Sudut
Menggambarkan sambungan las sudut (fillet) antara dinding vertikal dan pelat dasar tangki bagian dalam dan luar. - Efisiensi Material Pelat
Mengoptimalkan penggunaan lembaran pelat baja standar melalui perencanaan pola potong yang presisi.
File DWG
Untuk keperluan fabrikasi, perhitungan volume material (Bill of Quantities), atau referensi penggambaran teknik mesin dan sipil, file gambar kerja asli dalam format CAD (DWG) yang memuat seluruh data teknis presisi dapat diakses melalui tautan berikut.




Post a Comment