Detail Box Culvert 2x2x15 m DWG

Table of Contents

Detail Box Culvert 2x2x15 m DWG

Dokumen ini menyajikan analisis teknis komprehensif mengenai desain rekayasa Box Culvert (gorong-gorong persegi) dengan dimensi internal 2x2 meter dan panjang bentang 15 meter. Gambar kerja ini dirancang untuk kondisi tanah mineral, menampilkan integrasi elemen struktur beton bertulang K-175 yang mencakup pelat atas, dinding samping, dan pelat dasar.

Konfigurasi sistem ini didukung oleh struktur bawah berupa lapisan perbaikan tanah (pasir urug) dan lantai kerja untuk menjamin stabilitas di atas dasar sungai. Peran krusial diemban oleh wing wall (dinding sayap) yang berfungsi mengarahkan aliran hidrolik masuk dan keluar saluran, serta sistem drainase pipa PVC yang dilengkapi filter ijuk dan kerikil untuk mereduksi tekanan air pori di belakang dinding penahan. Elevasi struktur diselaraskan dengan level jalan rencana, ditandai dengan pemasangan kanstin beton sebagai pembatas fisik.

Ringkasan Spesifikasi Teknis


Komponen StrukturData Spesifikasi
Dimensi Internal (Netto)2000 mm x 2000 mm
Dimensi Eksternal (Bruto)2400 mm x 2400 mm
Panjang Bentang Total15.000 mm (15 Meter)
Ketebalan Dinding & Plat200 mm
Mutu Beton StrukturK-175
Tulangan UtamaBesi Ulir D12 (Jarak 100 mm & 200 mm)
Kemiringan Lantai (Slope)2% (Gravitasi Aliran)
Pondasi DasarPasir Urug (200 mm) & Lantai Kerja
Fitur TambahanHaunch 150x150 mm, Weep Holes PVC 2"

Informasi Umum File

Berkas ini merupakan dokumen teknis standar konstruksi infrastruktur untuk keperluan proyek sipil. Dokumen memuat spesifikasi visual dan dimensional yang presisi untuk fabrikasi dan instalasi di lapangan.

  • Klasifikasi Tanah Dasar
    Menspesifikasikan desain ini khusus untuk aplikasi pada kondisi "Tanah Mineral", yang mempengaruhi jenis perkuatan dasar yang digunakan.
  • Skala Referensi Visual
    Menggunakan perbandingan skala 1:50 untuk potongan utama dan denah, serta 1:20 untuk detail pembesian guna kejelasan pembacaan.

Uraian Teknis Per Halaman

1. Denah Layout dan Potongan Memanjang Saluran


Skema tata letak saluran air beton sepanjang 15 meter yang menampilkan kemiringan lantai 2 persen dan lapisan pondasi pasir urug setebal 200 milimeter di atas tanah mineral.

Halaman pertama menyajikan tata letak makro melalui Denah (Plan View) dan Potongan A-A (Longitudinal Section) yang mendefinisikan geometri global struktur sepanjang 15.000 mm. Secara teknis, gambar ini mengilustrasikan manajemen elevasi hidrolik dengan penerapan kemiringan lantai (slope) sebesar 2% untuk menjamin aliran gravitasi yang efektif dari hulu ke hilir.

Struktur box culvert didudukkan di atas lapisan stabilisasi yang terdiri dari pasir urug setebal 200 mm dan lantai kerja, yang berfungsi memutus kontak langsung antara beton struktural dengan tanah asli dasar sungai. Desain ini juga memperlihatkan fleksibilitas orientasi wing wall yang sudutnya dapat disesuaikan (25 hingga 45 derajat) mengikuti kondisi topografi lapangan.

  • Sistem Gradien Hidrolik
    Menetapkan kemiringan lantai 2% sepanjang saluran untuk mencegah sedimentasi dan memaksimalkan debit aliran.
  • Stratifikasi Pondasi Struktur
    Merinci lapisan dasar yang terdiri dari tanah asli, pasir urug, dan lantai kerja sebagai dudukan beton K-175.
  • Geometri Dinding Sayap
    Menampilkan konfigurasi wing wall dengan opsi sudut fleksibel untuk memfasilitasi transisi aliran air sungai.
  • Integrasi Elevasi Jalan
    Menunjukkan posisi top level struktur yang berada 20 cm di bawah kanstin level jalan rencana.
  • Dimensi Bukaan Efektif
    Mengonfirmasi lebar dan tinggi bersih saluran sebesar 2000 mm x 2000 mm untuk kapasitas debit rencana.
  • Mekanisme Filter Drainase
    Menjelaskan penggunaan saringan ijuk dan kerikil pada sisi luar dinding untuk mencegah penyumbatan jalur air tanah.
  • Identifikasi Level Air
    Memplot posisi Normal Water Level (NWL) dan High Water Level (HWL) sebagai parameter batas operasi hidrolik.

2. Detail Pembesian dan Potongan Melintang Struktur


Detail potongan melintang struktur yang memperlihatkan konfigurasi tulangan besi ulir D12 jarak 100 milimeter dan penebalan sudut haunch 150x150 pada dinding beton mutu K-175.

Halaman kedua berfokus pada spesifikasi struktural mikro, menampilkan detail penulangan (reinforcement detailing), potongan melintang (Potongan B-B & C-C), serta detail sambungan drainase. Analisis pada Potongan B-B memperlihatkan penggunaan dinding beton dengan ketebalan 200 mm di seluruh sisi, diperkuat dengan tulangan diameter 12 mm berjarak 100 mm (D12-100) dan 200 mm (D12-200).

Detail pertemuan sudut (haunch) berukuran 150 mm x 150 mm diterapkan untuk meningkatkan kekakuan portal dan mendistribusikan tegangan momen pada sudut-sudut dalam. Selain itu, terdapat detail utilitas berupa pipa PVC 2 inci yang dipasang menembus dinding sebagai weep holes, lengkap dengan material filter untuk menjaga integritas dinding penahan tanah.

  • Spesifikasi Tulangan Utama
    Merinci penggunaan besi beton ulir diameter 12 mm dengan jarak spasi 100 mm untuk menahan momen lentur utama.
  • Konfigurasi Penampang Melintang
    Menjelaskan dimensi total lebar struktur 2400 mm dan tinggi 2400 mm termasuk ketebalan dinding beton.
  • Detail Kekakuan Sudut
    Menunjukkan penambahan penebalan sudut (haunch) 150x150 mm yang berfungsi mereduksi konsentrasi tegangan.
  • Sistem Drainase Dinding
    Menguraikan instalasi pipa PVC diameter 2 inci (jumlah 2 buah) sebagai saluran pembuang air di belakang dinding.
  • Potongan Dinding Sayap
    (Potongan C-C) memvisualisasikan profil vertikal wing wall yang menahan beban tanah urugan di sisi saluran.
  • Pemasangan Kanstin Jalan
    Mendetailkan posisi kanstin tinggi 20 cm sebagai batas perkerasan jalan di atas struktur culvert.
  • Material Lapisan Dasar
    Menegaskan kembali komposisi lantai kerja dan pasir urug di bawah pelat dasar struktur pada Detail-2.

File DWG

Bagian ini menyediakan akses langsung ke berkas asli dalam format digital yang dapat digunakan sebagai referensi kerja (working drawing). File ini berisi data vektor presisi tinggi yang mencakup layer, dimensi, dan properti objek CAD yang diperlukan untuk keperluan analisis struktur lebih lanjut atau modifikasi desain.

Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Older Posts Newer Posts

Post a Comment