Cara Save AutoCAD ke PDF: Print Satuan & Plot Banyak Lembar Sekaligus

Daftar Isi

Cara Save AutoCAD ke PDF

Tampilan antarmuka AutoCAD menunjukkan tab Model dan barisan tab Layout Sheet untuk persiapan plot ke PDF secara massal.

Bagi seorang drafter atau engineer, mengubah gambar kerja dari format DWG menjadi PDF adalah rutinitas harian. Namun, masih banyak pengguna yang belum mengetahui metode paling efisien untuk melakukannya.

Apakah proses mencetak dokumen masih dilakukan satu per satu padahal ada puluhan lembar yang harus dikirim?

Dalam panduan ini, akan diuraikan dua metode penting untuk cara save AutoCAD ke PDF, di mana pembahasan tersebut mencakup cara standar untuk mencetak satu halaman, serta cara "rahasia" untuk melakukan plot AutoCAD ke PDF sekaligus (batch plot) agar pekerjaan menjadi jauh lebih cepat.

Video Tutorial: 2 Cara Export AutoCAD ke PDF

Untuk memudahkan pemahaman langkah-langkahnya secara visual, silakan tonton video tutorial berikut ini sebelum membaca panduan lengkapnya:


Tonton video di atas untuk melihat demonstrasi langsung penggunaan fitur Publish Selected Layouts.

Cara 1: Save AutoCAD ke PDF Satuan (Single Sheet)

Metode pertama ini adalah cara save AutoCAD ke PDF yang paling dasar. Cara ini sangat cocok jika kebutuhan mencetak detail gambar desain arsitektur bangunan hanya 1 atau 2 lembar saja secara cepat, atau untuk keperluan pengecekan (asistensi) parsial.

Langkah-langkahnya:
  1. Buka file AutoCAD dan pilih tab Layout atau Model yang ingin dicetak.
  2. Klik icon Print/Plot di pojok kiri atas (atau tekan shortcut CTRL + P pada keyboard).
  3. Pada dialog box Plot, ubah bagian Printer/Plotter menjadi DWG To PDF.pc3.
  4. Atur ukuran kertas (Paper Size) sesuai kebutuhan (misal: A3 atau A4).
  5. Pada bagian Plot Area, pilih Window atau Layout untuk menentukan area gambar.
  6. Klik Preview untuk memastikan gambar sudah pas.
  7. Jika sudah sesuai, klik OK dan simpan file PDF tersebut.
Meskipun mudah, cara ini akan sangat melelahkan jika terdapat proyek dengan 20 hingga 50 lembar gambar kerja. Untuk kasus tersebut, gunakan Cara 2 di bawah ini.

Cara 2: Plot AutoCAD ke PDF Sekaligus (Batch Plot)

Ini adalah metode yang paling dicari oleh drafter profesional untuk menghemat waktu. Cara plot AutoCAD ke PDF sekaligus ini memungkinkan pencetakan seluruh halaman gambar desain rumah DWG dalam satu proyek (misalnya dari halaman 1 sampai 14) hanya dengan sekali proses.

Metode ini memanfaatkan fitur seleksi layout (Shift Click).

Langkah-langkahnya:
  1. Pastikan semua gambar kerja sudah tersusun rapi di tab Layout (di bagian bawah layar).
  2. Klik kiri pada Layout pertama (misalnya: Sheet-01).
  3. Tahan tombol SHIFT pada keyboard, lalu klik Layout terakhir (misalnya: Sheet-14).
    • Catatan: Sekarang semua tab layout akan terpilih (ter-highlight).
  4. Klik kanan pada salah satu tab layout yang sudah terpilih tersebut.
  5. Pilih menu Publish Selected Layouts.
  6. Akan muncul dialog box Publish. Pastikan opsi "Publish to:" diatur ke PDF.
  7. Klik tombol Publish.
  8. AutoCAD akan memproses semua gambar tersebut di latar belakang (background). Tunggu hingga notifikasi "Plot and Publish Job Complete" muncul.
Keuntungan Cara Ini:
  • Efisien sehingga tidak perlu menekan CTRL+P berulang kali.
  • Rapi di mana hasil output bisa disatukan menjadi satu file PDF (Multi-sheet PDF) atau terpisah sesuai pengaturan.
  • Minim Kesalahan demi mencegah ada halaman yang terlewat saat dicetak.

Cara Mengatasi Hasil Print PDF Terlalu Tebal pada Preview

Terkadang, saat proses konversi ke PDF dilakukan, hasil keluaran atau tampilan preview menunjukkan garis yang sangat tebal dan tidak proporsional. Berikut adalah langkah analisis dan perbaikan masalah tersebut berdasarkan 4 tahapan penting:

1. Identifikasi Masalah Ketebalan Garis

Pada tahap awal pengecekan, sering ditemukan kondisi di mana sampel gambar pada Print Preview terlihat sangat tebal atau bold pada semua garis objek dan teksnya. Hal ini menyebabkan detail gambar menjadi tertutup dan sulit dibaca.

Tampilan layar print preview AutoCAD to PDF yang menunjukkan error garis objek terlalu tebal dan tidak proporsional.

2. Pemeriksaan Pengaturan Plot Options

Sumber masalah ini terletak pada pengaturan di dalam dialog box Plot. Perhatian harus diarahkan pada bagian Plot options, di mana terdapat opsi Plot object lineweights yang sedang dalam kondisi tercentang (aktif). Pengaturan inilah yang memaksa printer menampilkan ketebalan garis secara berlebihan.

Posisi pengaturan Plot Options pada dialog box AutoCAD dengan fitur Plot Object Lineweights dalam kondisi tercentang aktif.

3. Nonaktifkan Fitur Lineweights

Langkah perbaikan yang harus dilakukan adalah menghilangkan tanda centang pada opsi Plot object lineweights di bagian Plot options tersebut. Dengan menonaktifkan fitur ini, instruksi untuk menebalkan garis objek sesuai bobot layer akan diabaikan saat proses plotting.

Langkah solusi mengatasi garis tebal dengan menghilangkan centang pada opsi Plot Object Lineweights di menu Plot.

4. Verifikasi Hasil Normal

Setelah pengaturan diperbarui, hasil tampilan Print Preview akan kembali normal. Garis-garis gambar tidak lagi terlihat tebal dan semua detail teknis dapat terlihat dengan jelas dan rapi seperti yang diharapkan.

Perbandingan hasil print preview AutoCAD yang sudah normal dengan ketebalan garis yang rapi dan presisi setelah perbaikan.

Kesimpulan

Menguasai kedua metode di atas serta mengetahui cara mengatasi kendala teknis plotting sangat penting untuk fleksibilitas kerja. Gunakan Cara 1 untuk revisi kecil, dan wajib gunakan Cara 2 saat harus mengirimkan dokumen proyek lengkap.

Semoga tutorial cara save dan plot AutoCAD ke PDF ini membantu mempercepat produktivitas kerja!
Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Postingan Lama Postingan Lebih Baru

Posting Komentar