Desain Jembatan Beton Bentang 2,5–3,0 Meter DWG
Daftar Isi
Desain Jembatan Beton Bentang 2,5–3,0 Meter DWG
Desain Jembatan Beton Bentang 2,5–3,0 Meter DWG adalah dokumen teknis gambar kerja (Shop Drawing) untuk konstruksi jembatan beton bertulang dengan bentang pendek. Dokumen ini mencakup detail denah, potongan melintang, spesifikasi penulangan, serta detail fondasi cerucuk untuk berbagai kondisi tanah (mineral dan gambut/pasir). Gambar ini menjadi acuan vital bagi kontraktor dan perencana dalam pelaksanaan infrastruktur perkebunan atau pedesaan.
Spesifikasi Teknis Material
Berdasarkan standar yang tertera dalam dokumen gambar kerja, berikut adalah spesifikasi material beton dan tulangan yang wajib digunakan:
Pekerjaan Beton
- Pelat Lantai & Balok (Kepala Jembatan): Menggunakan Beton Bertulang campuran 1:2:3 (Mutu Min. K-175) dengan agregat batu pecah 2-3 cm. Tebal pelat lantai jembatan adalah 230 mm.
- Abutment & Wing Wall: Menggunakan Beton campuran 1:3:5 (Mutu Min. K-125) ditambah 20% Batu Mangga (Max. 200 mm).
- Plesteran: Permukaan Abutment dan Wing Wall harus diplester halus dengan campuran 1:2 setebal 20 mm.
Penulangan (Rebar)
- Besi Diameter < 12 mm: Tegangan leleh (fy) = 240 MPa (Polos).
- Besi Diameter ≥ 13 mm: Tegangan leleh (fy) = 390 MPa (Ulir/Deform).
Denah dan Tata Letak
Jembatan didesain dengan lebar bentang antara 2.500 mm hingga 3.000 mm. Kemiringan lantai (slope) diatur sebesar 2% untuk drainase air hujan, dilengkapi dengan pipa drain PVC Ø2". Sudut sayap jembatan (Wing Wall) disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Elevasi dan Tampak Samping
Penentuan elevasi jembatan (H') sangat krusial dan harus mengikuti ketentuan hidrologi berikut:
- Jarak dasar balok jembatan dari Muka Air Banjir (HWL) minimal 600 mm.
- Tanah Mineral: Dasar Abutment minimal 80 cm di bawah dasar sungai terendah.
- Tanah Pasir/Gambut: Dasar Abutment minimal 150 cm di bawah dasar sungai terendah.
Detail Potongan Struktur
Struktur atas terdiri dari pelat lantai setebal 23 cm yang ditumpu oleh abutment kokoh. Detail penulangan sengkang dan tulangan utama disajikan secara rinci untuk menahan beban lalu lintas standar perkebunan.
Detail Abutment dan Wing Wall
Abutment berfungsi sebagai pemikul beban vertikal dan horizontal tanah. Struktur ini dilengkapi dengan pipa rembesan (weep holes) PVC Ø2" setiap jarak ketinggian 1 meter untuk mengurangi tekanan air tanah di belakang dinding.
Fondasi Cerucuk (Perkuatan Tanah)
Mengingat variasi kondisi tanah di lapangan, desain ini menyediakan 6 tipe konfigurasi fondasi cerucuk kayu keras (Min Ø15 cm) berdasarkan jenis tanah dan tinggi tebing (H).
A. Untuk Tanah Mineral
Konfigurasi cerucuk untuk tanah mineral dibagi berdasarkan ketinggian struktur:
B. Untuk Tanah Pasir / Gambut
Untuk tanah lunak seperti pasir atau gambut, cerucuk dipancang lebih dalam (Min. 1.5 meter sampai tanah keras) dengan kerapatan yang lebih tinggi untuk mencegah penurunan (settlement).
Dokumen Kerja (DWG)
Untuk keperluan pengeditan, plotting, dan penyesuaian dimensi di lapangan, file gambar kerja asli dalam format AutoCAD (.dwg) dapat diunduh melalui tombol di bawah ini:
Kesimpulan
Desain Jembatan Beton Bentang 2,5–3,0 Meter DWG memberikan solusi teknis yang adaptif untuk pembangunan jembatan skala kecil. Dengan memperhatikan detail campuran beton, spesifikasi tulangan, dan jenis perkuatan cerucuk yang sesuai dengan kondisi tanah, jembatan ini dirancang untuk memiliki umur layanan yang panjang dan stabilitas struktur yang handal.




Posting Komentar