Desain Jembatan Beton Bentang 7 Meter DWG

Daftar Isi

Desain Jembatan Beton Bentang 7 Meter DWG

Dokumen ini memuat satu set lengkap gambar kerja (DED - Detail Engineering Design) untuk konstruksi jembatan beton bertulang dengan bentang 7 meter dan lebar 4,3 meter. Dokumen mencakup spesifikasi teknis struktur atas (superstructure) berupa balok dan pelat lantai, serta struktur bawah (substructure) yang meliputi abutment, wing wall, dan fondasi cerucuk kayu. Desain ini dirancang untuk mengakomodasi dua kondisi tanah yang berbeda (tanah mineral dan tanah pasir) dengan variasi ketinggian timbunan. Keseluruhan detail desain ini terangkum dalam dokumen dengan Jumlah Halaman 13 Halaman.

ITEM KETERANGAN
KELAS JEMBATAN KELAS 1, BINA MARGA (PERKEBUNAN/PEDESAAN)
STRUKTUR ATAS BETON BERTULANG K-175
STRUKTUR BAWAH ABUTMENT & WING WALL (BATU KALI/COR)
LEBAR JEMBATAN 4.3 METER
PANJANG BENTANG 7.0 METER

Jenis Gambar Teknik:

  • Gambar Teknik Sipil
  • Denah
  • Potongan Melintang & Memanjang
  • Detail Struktur Beton
  • Detail Penulangan (Pembesian)
  • Rencana Titik Fondasi

Pratinjau dan Deskripsi Teknis Halaman

1. Denah Utama dan Spesifikasi Jembatan

Halaman ini menampilkan Denah Utama dan Spesifikasi Jembatan.

  • Elemen Visual menampilkan tampak atas (denah) jembatan yang menunjukkan susunan balok gelagar (girder) dan diafragma.
  • Dimensi Utama mencakup panjang bentang 7.000 mm dan lebar total jembatan 4.300 mm (lebar jalan efektif).
  • Komponen Struktur mengidentifikasi balok utama (300x650 mm) dan balok diafragma (200x400 mm).
  • Spesifikasi Material mencantumkan tabel spesifikasi beton bertulang K-175 untuk struktur atas, serta campuran beton 1:3:5 + 60% batu mangga untuk abutment dan wing wall.
  • Sistem Drainase mengatur detail kemiringan lantai (slope) 2% dan penempatan pipa PVC 2 inci untuk saluran air.

Denah Struktur Jembatan Beton Bentang 7 Meter dan Spesifikasi Teknis Balok Girder Utama

2. Tampak Samping dan Detail Chamber

Halaman ini menyajikan Tampak Samping dan Detail Chamber.

  • Visualisasi Potongan memperlihatkan elevasi struktur terhadap muka air (HWL) melalui gambar potongan memanjang.
  • Informasi Elevasi menetapkan ketentuan jarak dasar balok minimal 600 mm dari HWL (High Water Level).
  • Detail Kedalaman Fondasi menggambarkan skema dasar abutment relatif terhadap dasar sungai terendah (Min 80 cm untuk tanah mineral, Min 150 cm untuk tanah pasir).
  • Teknik Konstruksi memvisualisasikan pasangan batu kali/batu mangga pada abutment dan lapisan urugan tanah dengan kemiringan maksimal 8%.

Gambar Tampak Samping Jembatan dan Detail Elevasi Chamber Abutment Batu Kali terhadap Muka Air

3. Potongan Melintang dan Detail Pembesian Pelat Lantai

Halaman ini fokus pada Potongan Melintang dan Detail Pembesian Pelat Lantai.

  • Potongan Melintang menunjukkan elevasi jalan, posisi wheel guard (kanstin), dan railing, dengan tebal pelat lantai teridentifikasi 200 mm.
  • Detail Tulangan menyajikan skema penulangan pelat lantai (slab) dengan notasi diameter besi (D10, D16) dan jarak antar tulangan.
  • Lapisan Perkerasan mencakup detail lantai kerja setebal 50 mm dan pasir urug 100 mm di bawah struktur.

Detail Potongan Melintang Jembatan dan Gambar Pembesian Pelat Lantai Kendaraan Tebal 200mm

4. Detail Komponen Struktur Pendukung

Halaman ini berisi kumpulan Detail Komponen Struktur Pendukung.

  • Detail Wing Wall & Abutment berupa gambar detail penulangan dinding sayap dan kepala jembatan dengan skala 1:50.
  • Elastomeric Bearing menjelaskan detail dudukan karet jembatan (ukuran 450x300x50 mm) lengkap dengan pelat baja dan angkur diameter 16 mm.
  • Sambungan Tiang Pancang menunjukkan detail stek besi diameter 12 mm yang dimasukkan ke dalam kepala tiang pancang kayu (cerucuk) sedalam 150 mm.

Detail Struktur Wing Wall Abutment dan Sambungan Elastomeric Bearing Pad Jembatan dengan Angkur

5. Pembesian Balok (Girder)

Halaman ini merupakan gambar kerja untuk Pembesian Balok (Girder).

  • Pembesian Balok Memanjang menguraikan detail tulangan utama tarik dan tekan, serta sengkang (begel) untuk balok induk.
  • Pembesian Balok Melintang menampilkan detail penulangan untuk balok diafragma.
  • Potongan Penampang yang terdiri dari potongan 1-1, 2-2, dan 3-3 memperlihatkan jumlah dan posisi tulangan ulir (D22, D16) serta sengkang polos (Ø10, Ø12).

Gambar Kerja Pembesian Balok Girder Jembatan Memanjang dan Detail Sengkang Tulangan Utama

6. Rencana Cerucuk Abutment & Wing Wall (Tanah Mineral, Tinggi 3-4m)

Halaman ini menampilkan Rencana Cerucuk Abutment & Wing Wall.

  • Layout Fondasi menyajikan denah titik pancang cerucuk kayu keras (min Ø150 mm) untuk kondisi tanah mineral.
  • Konfigurasi Tiang menunjukkan pola penyebaran tiang pancang pada area abutment dan sayap jembatan.
  • Detail Tulangan Kaki fokus pada penulangan footing abutment dengan besi D16 dan D22.

Denah Titik Pancang Cerucuk Kayu Abutment Jembatan Tanah Mineral Tinggi 3-4 Meter

7. Rencana Cerucuk untuk Tanah Mineral (Tinggi 4-5m)

Halaman ini adalah Rencana Cerucuk untuk Tanah Mineral (Tinggi 4-5m).

  • Variasi Desain melakukan penyesuaian jumlah dan kerapatan titik cerucuk untuk mengakomodasi beban abutment yang lebih tinggi (4-5 meter).
  • Dimensi Footing menyesuaikan lebar dasar fondasi menjadi 3.000 mm.

Rencana Konstruksi Fondasi Cerucuk Abutment Jembatan untuk Tanah Mineral Ketinggian 4-5 Meter

8. Rencana Cerucuk untuk Tanah Mineral (Tinggi 5-6m)

Halaman ini adalah Rencana Cerucuk untuk Tanah Mineral (Tinggi 5-6m).

  • Peningkatan Struktur terlihat pada layout cerucuk yang lebih rapat dan dimensi footing yang diperlebar menjadi 3.900 mm untuk stabilitas guling dan geser pada ketinggian 5-6 meter.

Layout Grid Cerucuk Kayu Abutment Jembatan Kondisi Tanah Mineral Tinggi 5-6 Meter

9. Rencana Cerucuk untuk Tanah Mineral (Tinggi 6-7m)

Halaman ini adalah Rencana Cerucuk untuk Tanah Mineral (Tinggi 6-7m).

  • Desain Maksimum menampilkan konfigurasi fondasi untuk kondisi abutment tertinggi pada tanah mineral dimana lebar dasar fondasi mencapai 4.800 mm dengan tulangan horisontal dan vertikal yang intensif.

Gambar Teknik Fondasi Cerucuk Abutment Jembatan Tanah Mineral Ketinggian Maksimum 6-7 Meter

10. Rencana Cerucuk Abutment & Wing Wall (Tanah Pasir, Tinggi 3-4m)

Halaman ini menampilkan Rencana Cerucuk Abutment & Wing Wall (Tanah Pasir).

  • Adaptasi Tanah Lunak menunjukkan perubahan signifikan pada konfigurasi cerucuk dibandingkan halaman 6 (tanah mineral) untuk mengatasi daya dukung tanah pasir yang berbeda.
  • Spesifikasi Pancang menetapkan kedalaman pemancangan minimum 1,5 meter sampai tanah keras.

Detail Pondasi Cerucuk Kayu Abutment Jembatan Khusus Tanah Pasir Tinggi 3-4 Meter

11. Rencana Cerucuk untuk Tanah Pasir (Tinggi 4-5m)

Halaman ini adalah Rencana Cerucuk untuk Tanah Pasir (Tinggi 4-5m).

  • Pola Grid menampilkan penambahan baris cerucuk pada bagian toe dan heel abutment.
  • Dimensi Dasar menyesuaikan lebar dasar fondasi menjadi 3.400 mm.

Denah Pancang Cerucuk Abutment Jembatan Kondisi Tanah Pasir Ketinggian 4-5 Meter

12. Rencana Cerucuk untuk Tanah Pasir (Tinggi 5-6m)

Halaman ini adalah Rencana Cerucuk untuk Tanah Pasir (Tinggi 5-6m).

  • Detail Pembebanan menggunakan skema fondasi yang mengakomodasi tekanan tanah aktif yang lebih besar pada tanah pasir dengan ketinggian 5-6 meter serta lebar dasar fondasi 4.300 mm.

Gambar Kerja Fondasi Cerucuk Abutment Jembatan Tanah Pasir Ketinggian 5-6 Meter

13. Rencana Cerucuk untuk Tanah Pasir (Tinggi 6-7m)

Halaman ini adalah Rencana Cerucuk untuk Tanah Pasir (Tinggi 6-7m).

  • Layout Akhir merupakan denah fondasi paling masif dalam seri dokumen ini dengan lebar dasar mencapai 5.300 mm dan matriks cerucuk yang sangat rapat (jarak antar pusat tiang 500 mm) untuk memastikan stabilitas struktur pada tanah pasir.

Layout Akhir Fondasi Cerucuk Abutment Jembatan Tanah Pasir Tinggi 6-7 Meter dengan Grid Rapat

Representasi Teknis

Konten dalam halaman ini merepresentasikan data teknis yang mencakup:

  • Gambar Kerja (Shop Drawing) yang berfungsi sebagai referensi lengkap untuk pelaksanaan konstruksi jembatan beton di lapangan.
  • Detail Struktur (Structural Detailing) memuat spesifikasi pembesian, sambungan shear connector, dan dudukan bearing pad.
  • Rekayasa Geoteknik mencakup variasi desain fondasi cerucuk kayu berdasarkan klasifikasi tanah (mineral vs pasir) dan ketinggian timbunan.
  • Simbol CAD & Anotasi menerapkan penggunaan standar notasi teknis sipil untuk dimensi, level elevasi, potongan material, dan jenis tulangan (deform/ulir dan polos).
  • Komponen Jembatan terdiri dari abutment tipe gravitasi, gelagar beton bertulang, pelat lantai kendaraan, dan dinding penahan tanah (wing wall).

Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Postingan Lama Postingan Lebih Baru

Posting Komentar