Desain Jembatan Girder Baja 6 Meter Pondasi Cor Beton Batu Mangga DWG

Table of Contents

Desain Jembatan Girder Baja Lantai Kayu 6 Meter Pondasi Cor Beton Batu Mangga

Dokumen teknis ini menyajikan engineering drawing lengkap untuk desain jembatan girder baja lantai kayu 6 meter pondasi cor beton batu mangga yang mengombinasikan kekuatan tarik profil baja WF pada struktur atas (superstructure) dengan fleksibilitas lantai kayu. Fitur teknis yang paling menonjol dari desain ini adalah penggunaan struktur bawah (substructure) berupa abutment gravitasi yang memanfaatkan material komposit beton siklop (cyclopean concrete), didefinisikan dalam gambar sebagai campuran beton 1:3:5 dengan substitusi 30% Batu Mangga. Konfigurasi ini dirancang untuk memaksimalkan efisiensi material lokal sekaligus memberikan stabilitas terhadap beban lateral tanah timbunan. Gambar kerja ini mencakup detail layout, potongan melintang, sistem sambungan baut mutu tinggi (HTB), serta spesifikasi penulangan dinding penahan tanah yang berfungsi sebagai tumpuan jembatan.

Ringkasan Spesifikasi Teknis


Komponen Spesifikasi
Bentang Bersih 6.000 mm (6 Meter)
Lebar Jalur 3.200 mm (3,2 Meter)
Kelas Beban Kelas 2 (70% Bina Marga)
Gelagar Induk WF 400x200x8x13
Gelagar Melintang WF 248x124x5x8
Lantai Kayu Kelas II
Struktur Bawah Beton Siklop (30% Batu Mangga)
Pondasi Cerucuk Kayu Ulin (Min. 150 mm)

Informasi Umum File

Berikut adalah rincian administratif dan karakteristik fisik dari dokumen gambar kerja yang tersedia:

  • Identifikasi Berkas Utama
    Menjelaskan file DWG ini sebagai output digital dari data vektor CAD yang memuat instruksi visual presisi untuk fabrikasi dan konstruksi.
  • Karakteristik Visual Gambar
    Menampilkan proyeksi ortogonal standar teknik sipil meliputi denah, potongan memanjang, potongan melintang, serta detail sambungan struktural (joint details).
  • Struktur Konten Dokumentasi
    Tersusun secara hierarkis mulai dari tata letak umum (general arrangement) hingga detail spesifik komponen baja dan beton.
  • Total Lembar Gambar
    Terdiri dari 5 halaman dokumen yang masing-masing merepresentasikan segmen konstruksi yang berbeda secara sistematis.

Uraian Teknis Per Halaman

1. Denah dan Potongan Memanjang Jembatan


Sketsa potongan memanjang jembatan 6 meter menampilkan pondasi beton siklop campuran batu mangga.

Halaman pertama menyajikan pandangan makro dari geometri jembatan dan hubungannya dengan kondisi topografi sungai. Gambar ini mendefinisikan elevasi struktur terhadap muka air normal dan muka air banjir, serta posisi abutment yang tertanam pada tanah keras. Visualisasi ini menjadi acuan utama dalam penentuan elevasi lantai jembatan dan volume pekerjaan tanah.

  • Geometri Global Struktur
    Menampilkan dimensi bentang bersih sepanjang 6.000 mm dengan lebar jalur lalu lintas efektif 3.200 mm yang dibatasi oleh curb kayu.
  • Profil Topografi Sungai
    Mengilustrasikan kontur existing tanah, area galian, serta level muka air banjir (MAB) sebagai parameter keamanan hidrologi.
  • Komposisi Material Utama
    Mengidentifikasi penggunaan profil WF 400x200x8x13 untuk gelagar induk dan abutment masif berbasis beton batu mangga.
  • Identitas Proyek Konstruksi
    Memuat informasi administratif dari Sinar Mas Group (Agribusiness Division) dengan tanggal rilis gambar Januari 2026.

2. Denah Rangka Baja dan Detail Lantai Kayu


Susunan balok induk profil WF 400x200 yang menyangga bantalan kayu ukuran 15/25 cm.

Halaman ini berfokus pada layout struktural rangka baja dan detail pemasangan lantai kendaraan. Terdapat informasi teknis mengenai modulasi jarak antar balok baja dan metode penyambungan elemen kayu untuk membentuk lantai jembatan yang solid. Skala gambar 1:20 dan 1:50 digunakan untuk memperjelas hubungan antar komponen.

  • Konfigurasi Gelagar Baja
    Menunjukkan susunan balok induk WF 400x200 dan balok anak (cross girder) WF 248x124x5x8 yang dihubungkan secara rigid.
  • Susunan Balok Lantai
    Merinci penggunaan kayu ukuran 15/25 dan 10/25 yang dipasang tegak lurus terhadap gelagar baja sebagai bantalan papan lantai.
  • Mekanisme Sambungan Kayu
    Memperlihatkan teknik penyambungan memanjang balok kayu menggunakan pelat baut diameter 5/8 inci untuk mencapai panjang bentang yang dibutuhkan.
  • Dimensi Potongan Melintang
    Memberikan ukuran spasi antar balok kayu (200 mm - 300 mm) dan posisi papan lajur roda untuk distribusi beban kendaraan.

3. Detail Penulangan Abutment dan Pondasi Siklop


Rincian pembesian dinding abutment beton K-175 menggunakan tulangan ulir diameter 16mm dan angkur.

Bagian ini merupakan instruksi teknis vital untuk pekerjaan struktur bawah. Gambar menampilkan detail penulangan beton bertulang pada dinding abutment dan spesifikasi campuran beton siklop pada bagian pondasi. Desain ini mengoptimalkan berat sendiri struktur untuk menahan gaya guling dan geser akibat tekanan tanah aktif.

  • Spesifikasi Material Pondasi
    Menetapkan penggunaan "Cor Beton 1:3:5 + 30% Batu Mangga" pada bagian dasar dan "Cor Beton 1:2:3 (K-175)" pada struktur dinding atas.
  • Detail Penulangan Dinding
    Menggambarkan pola pemasangan besi tulangan polos diameter 10 mm (jarak 100-150 mm) dan tulangan ulir utama D16.
  • Dimensi Geometris Abutment
    Menunjukkan lebar tapak pondasi 1.500 mm dan tinggi total struktur abutment 4.000 mm dari dasar hingga bearing pad.
  • Sistem Angkur Dinding
    Memperlihatkan pemasangan angkur diameter 16 mm (panjang 250 mm) yang tertanam pada antarmuka beton untuk integritas struktural.

4. Detail Ikatan Angin dan Sambungan Gelagar


Visualisasi sambungan simpul ikatan angin profil siku 50x50 pada pelat buhul tebal 10mm.

Halaman ini menyajikan detail fabrikasi baja (shop drawing) yang memuat spesifikasi sambungan simpul dan sistem pengaku lateral. Gambar ini krusial untuk memastikan kekakuan struktur jembatan terhadap gaya lateral angin dan getaran kendaraan.

  • Sistem Bracing Horizontal
    Menampilkan konfigurasi ikatan angin tipe silang (cross bracing) menggunakan profil siku 50x50x5 mm.
  • Koneksi Pelat Buhul
    Mendetailkan penggunaan gusset plate ketebalan 8 mm dan 10 mm sebagai elemen penyambung antar profil baja.
  • Spesifikasi Baut Struktural
    Mencantumkan penggunaan baut mutu tinggi (HTB) tipe A325 dengan diameter 1/2 inci dan 5/8 inci pada titik-titik sambungan.
  • Detail Pertemuan Profil
    Memvisualisasikan elevasi sambungan antara web WF 400 (balok induk) dan WF 248 (balok anak) yang diperkuat siku 70x70x7.

5. Detail Perletakan dan Sambungan Komposit


Mekanisme tumpuan gelagar pada elastomer tebal 30mm di atas base plate ukuran 400x240mm.

Halaman terakhir memuat detail finishing struktural yang menghubungkan elemen kayu, baja, dan beton. Terdapat gambar detail perletakan (bearing) yang berfungsi mentransfer beban ke abutment, serta detail klem yang menjaga posisi lantai kayu tetap stabil di atas flens baja.

  • Mekanisme Tumpuan Elastomer
    Mengilustrasikan penggunaan bantalan karet (elastomeric bearing) setebal 30 mm di bawah base plate untuk meredam getaran.
  • Konfigurasi Base Plate
    Merinci dimensi pelat landasan baja ukuran 400x240x16 mm yang dilengkapi dengan pengaku vertikal (stiffener).
  • Metode Klem Lantai
    Memperlihatkan detail penjepitan balok kayu ke flens atas WF 400 menggunakan pelat baja dan baut untuk mencegah pergeseran lateral.
  • Instalasi Angkur Perletakan
    Menetapkan penggunaan 4 buah angkur berdiameter 3/4 inci yang tertanam ke dalam beton abutment.

File DWG

Bagian ini menyediakan akses langsung menuju file DWG asli yang menjadi sumber referensi gambar kerja di atas. File ini memungkinkan insinyur sipil dan drafter untuk melakukan peninjauan skala, ekstraksi data dimensi, atau modifikasi desain sesuai kebutuhan lapangan.

Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Older Posts Newer Posts

Post a Comment