Desain Jembatan Bailey 21 Meter Panel Rangka Baja DWG

Table of Contents

Desain Jembatan Bailey 21 Meter Panel Rangka Baja DWG

Dokumen teknis ini menjabarkan rincian desain rekayasa untuk Jembatan Panel Rangka Baja (tipe Bailey) dengan bentang total 21 meter, yang dirancang sebagai infrastruktur penghubung dengan kapasitas beban standar. Desain ini mencakup integrasi struktur atas (superstructure) yang terdiri dari panel rangka batang baja modular, gelagar melintang (cross girder) profil WF 346, dan gelagar memanjang (stringer) profil WF 198, dengan sistem lantai jembatan berbahan kayu kelas keras. Selain itu, dokumen ini merinci struktur bawah (substructure) berupa abutment beton bertulang mutu K-175 yang didukung oleh sistem pondasi cerucuk kayu untuk stabilisasi tanah lunak, serta dilengkapi dengan detail sambungan baut mutu tinggi (HTB) dan base plate untuk distribusi beban yang optimal dari rangka ke tumpuan.

Ringkasan Spesifikasi Teknis


Komponen Spesifikasi Detail
Tipe Konstruksi Jembatan Panel Rangka Baja (Model Bailey)
Total Bentang 21.000 mm (21 Meter)
Gelagar Melintang Profil Baja WF 346x174x6x9
Gelagar Memanjang Profil Baja WF 198x99x4,5x7
Material Lantai Kayu Kelas Keras (Dimensi 5x20 cm)
Struktur Abutment Beton Bertulang Mutu K-175
Pondasi Cerucuk Kayu Keras (Ø15 cm, Panjang 4 m)
Sambungan Utama Baut Mutu Tinggi (HTB) A-325 & A-490
Ikatan Angin (Bracing) Besi Polos Ø16 mm (RB 16) dengan Turnbuckle

Informasi Umum File

Berkas ini merupakan representasi visual dari gambar kerja format DWG yang menyajikan spesifikasi konstruksi jembatan rangka baja secara komprehensif. Dokumen ini berfungsi sebagai acuan utama dalam proses pabrikasi komponen baja, pekerjaan sipil di lapangan, serta perakitan elemen jembatan. Visualisasi berikut disediakan dalam format gambar terpotong untuk mempermudah identifikasi elemen teknis sebelum mengakses berkas sumber CAD.

  • Identifikasi Berkas Digital
    Mengacu pada dokumen DWG terlampir sebagai output plot dari engineering drawing asli yang memuat data geometris dan material.
  • Klasifikasi Visual Gambar
    Mencakup berbagai jenis tampilan proyeksi ortogonal, mulai dari denah layout, tampak samping, potongan melintang, hingga detail fabrikasi komponen (shop drawing).
  • Sistematika Dokumentasi Teknis
    Disusun secara berurutan mulai dari gambaran umum struktur jembatan hingga rincian spesifik per komponen panel dan sambungan.
  • Volume Lembar Referensi
    Terdiri dari 10 halaman gambar kerja yang saling terintegrasi untuk membentuk satu kesatuan desain jembatan utuh.

Uraian Teknis Per Halaman

1. Denah Layout dan Elevasi Samping Jembatan Bentang 21 Meter


Visualisasi tampak samping struktur jembatan bentang 21 meter yang melintasi profil sungai saat kondisi muka air banjir.

Halaman ini menyajikan pandangan global dari struktur jembatan, memperlihatkan hubungan antara elevasi jalan, posisi abutment, dan bentang utama. Terdapat informasi mengenai muka air (banjir, normal, dan dasar sungai) yang menjadi acuan elevasi lantai jembatan, serta skema kemiringan (slope) jalan akses sebesar 8-10% pada area tanah timbun.

  • Konfigurasi Geometri Global
    Menampilkan dimensi total bentang jembatan sepanjang 21.000 mm dengan pembagian segmen panel yang teratur (jarak antar titik simpul).
  • Spesifikasi Profil Gelagar
    Mengidentifikasi penggunaan profil baja WF 346x174x6x9 untuk gelagar melintang dan WF 198x99x4,5x7 untuk gelagar memanjang.
  • Komposisi Lantai Kendaraan
    Menjelaskan susunan lantai kayu berukuran 5x20 cm yang dipasang melintang dan memanjang sebagai permukaan lintasan.
  • Indikator Elevasi Hidrologi
    Memberikan data referensi vertikal terkait posisi struktur terhadap fluktuasi muka air sungai untuk keamanan jembatan.

2. Potongan Melintang Struktur Atas dan Abutment


Potongan melintang struktur abutment menggunakan material beton mutu K-175 yang menopang gelagar baja profil WF 346.

Bagian ini membedah struktur jembatan melalui potongan melintang (Section A-A dan B-B) untuk memperlihatkan hubungan vertikal antara pondasi, abutment beton, dan rangka baja. Terlihat jelas detail tumpuan jembatan yang menggunakan beton mutu K-175 dan sistem perkuatan tiang sandaran serta detail susunan balok lantai.

  • Detail Potongan Melintang
    Memvisualisasikan susunan vertikal material mulai dari base plate, gelagar baja, hingga lapisan lantai kayu dan kerb pembatas.
  • Spesifikasi Komponen Penopang
    Merinci penggunaan profil ganda UNP 200.80.7,5.11 pada elemen vertikal rangka utama.
  • Sambungan Baut Mutu Tinggi
    Menunjukkan penggunaan Baut HTB A-325 diameter 1/2 inci pada titik-titik sambungan kritis antar elemen baja.
  • Konstruksi Tiang Sandaran
    Menggambarkan dimensi dan posisi tiang railing jembatan untuk keselamatan pengguna.

3. Detail Sambungan Frame dan Tumpuan Base Plate


Layout titik pancang perbaikan tanah lunak menggunakan cerucuk kayu keras diameter 15 cm sedalam 4 meter.

Halaman ini fokus pada detail fabrikasi komponen rangka utama (frame) dan mekanisme transfer beban ke pondasi. Terdapat gambar tampak atas dan detail sambungan yang memperlihatkan penggunaan pelat buhul (gusset plate) tebal 10 mm serta pelat tambahan untuk memperkaku sambungan antar batang diagonal dan vertikal.

  • Mekanisme Tumpuan Baja
    Menjelaskan desain base plate dimensi 300x300x20 mm yang berfungsi menyalurkan beban dari kolom baja ke beton abutment.
  • Spesifikasi Pelat Buhul
    Merinci ketebalan dan bentuk pelat penyambung yang disesuaikan dengan geometri pertemuan batang rangka.
  • Detail Profil Ganda
    Memperlihatkan teknik penyatuan dua profil UNP menggunakan pelat kopel atau las penuh untuk meningkatkan inersia penampang.
  • Tata Letak Angkur
    Menunjukkan posisi lubang baut diameter 38 mm pada pelat landasan untuk pengikatan ke struktur bawah.

4. Rencana Pondasi Dangkal dan Perkuatan Cerucuk


Gambar kerja perakitan panel rangka utama tipe PF-1 yang menggunakan profil baja ganda UNP 200 dan pelat buhul.

Gambar kerja ini menyajikan denah dan potongan teknis dari struktur bawah jembatan (P1 dan P2). Desain pondasi menggunakan kombinasi beton bertulang dan cerucuk kayu keras untuk meningkatkan daya dukung tanah, khususnya pada area tepi sungai yang mungkin memiliki konsistensi tanah lunak.

  • Tata Letak Pondasi Beton
    Menggambarkan dimensi planimetris dan elevasi dari footing abutment serta tembok sayap (wing wall).
  • Spesifikasi Cerucuk Kayu
    Menetapkan penggunaan kayu keras diameter min. 15 cm dengan panjang 4 meter sebagai elemen perbaikan tanah.
  • Detail Penulangan Stek
    Menunjukkan konfigurasi besi stek diameter 10 mm yang ditanam ke dalam cerucuk untuk ikatan monolitik dengan beton.
  • Dimensi Abutment Beton
    Memberikan ukuran presisi lebar dan tinggi struktur beton K-175 yang menopang rangka jembatan.

5. Fabrikasi Panel Rangka Utama Tipe PF-1


Konfigurasi pemasangan papan lantai kayu ukuran 5 kali 20 cm arah melintang dengan penguncian paku 5 inci.

Halaman ini merupakan shop drawing untuk fabrikasi panel rangka tipe PF-1. Informasi mencakup dimensi pemotongan profil, posisi lubang baut, dan penempatan pelat pengaku. Panel ini merupakan modul utama yang akan dirangkai membentuk bentang jembatan.

  • Geometri Rangka Batang
    Menyajikan dimensi aksial dari batang atas (top chord), batang bawah (bottom chord), dan batang diagonal.
  • Detail Lubang Sambungan
    Memberikan koordinat presisi untuk pengeboran lubang baut diameter 38 mm guna memastikan akurasi perakitan di lapangan.
  • Dimensi Pelat Penguat
    Merinci ukuran pelat tambahan 350x150x30 mm pada titik-titik simpul vital.
  • Posisi Dudukan Gelagar
    Menunjukkan lokasi pelat dudukan (bearing plate) yang disiapkan untuk menumpu gelagar melintang.

6. Sistem Perletakan dan Penguncian Lantai Kayu


Skema pengaku lateral horizontal menggunakan besi polos diameter 16 mm yang dilengkapi pengencang mekanis turnbuckle.

Bagian ini menjelaskan metode instalasi lantai jembatan berbahan kayu. Gambar mencakup pola penyusunan papan kayu, metode penguncian ke struktur baja, dan detail balok pengapit (kerb) untuk mencegah pergeseran lantai akibat beban lalu lintas.

  • Pola Pemasangan Papan
    Mendemonstrasikan susunan kayu arah melintang dan memanjang untuk distribusi beban roda yang efisien.
  • Metode Sambungan Paku
    Menetapkan jenis dan ukuran paku (Paku 5" dan Paku 3") yang digunakan untuk menyatukan lapisan lantai kayu.
  • Detail Balok Gapit
    Menjelaskan fungsi balok kayu 10x15 cm sebagai kanstin penahan tepi lantai.
  • Orientasi Serat Kayu
    Memberikan panduan visual mengenai arah pemasangan balok kayu relatif terhadap sumbu jembatan.

7. Denah Ikatan Angin dan Stabilitas Lateral


Spesifikasi dimensi gelagar melintang tipe PF-6 dari profil WF 346x174 yang disambung dengan baut mutu tinggi.

Dokumen ini menampilkan sistem bracing horizontal (ikatan angin) yang berfungsi memberikan kekakuan lateral pada jembatan. Sistem ini menggunakan besi polos diameter 16 mm (RB 16) yang dilengkapi dengan turnbuckle untuk pengaturan ketegangan.

  • Konfigurasi Bracing Silang
    Memperlihatkan pola "X" pada setiap segmen bentang untuk menahan gaya angin dan gaya samping.
  • Spesifikasi Besi Polos
    Mengidentifikasi material batang tarik RB Ø16 yang digunakan sebagai elemen pengaku horizontal.
  • Mekanisme Turnbuckle
    Merinci alat pengencang mekanis yang memungkinkan penyesuaian tegangan kabel bracing pasca pemasangan.
  • Detail Pengelasan Plat
    Menunjukkan sambungan las antara pelat buhul bracing dengan profil rangka utama UNP.

8. Detail Fabrikasi Gelagar Memanjang dan Melintang


Detail balok memanjang profil WF 198x99 yang diperkuat pelat stiffener tebal 8 mm untuk menahan lantai kendaraan.

Halaman ini berisi detail fabrikasi untuk komponen balok utama penahan lantai, yaitu Panel Gelagar Memanjang (PF-4, PF-5) dan Gelagar Melintang (PF-6). Gambar menunjukkan detail profil WF, posisi stiffener, dan lubang baut untuk koneksi antar balok.

  • Spesifikasi Profil WF
    Menegaskan kembali penggunaan WF 198 dan WF 346 dengan dimensi panjang potong yang spesifik.
  • Detail Pengaku Badan
    Memperlihatkan penempatan pelat stiffener tebal 8 mm pada badan profil WF untuk mencegah tekuk lokal (web buckling).
  • Pola Lubang Baut Elips
    Menunjukkan penggunaan lubang elips untuk mengakomodasi toleransi pemuaian dan kemudahan pemasangan.
  • Sambungan Gelagar Memanjang
    Merinci pelat penyambung siku L 70.70.7 untuk koneksi antar segmen gelagar memanjang.

9. Komponen Tiang Tumpu PF-3 dan Sambungan Ujung


Perakitan komponen tiang tumpu tipe PF-3 yang terhubung langsung ke base plate dimensi 300x300 tebal 20 mm.

Fokus halaman ini adalah pada komponen PF-3, yaitu tiang tumpu vertikal di ujung jembatan (end post). Ini adalah komponen kritis yang menerima beban reaksi total dari jembatan dan meneruskannya ke base plate.

  • Konstruksi Tiang Vertikal
    Menggambarkan fabrikasi tiang ujung menggunakan profil dobel UNP yang diperkuat pelat baja.
  • Detail Pelat Penyambung
    Merinci dimensi dan posisi lubang pada pelat sambung ujung untuk koneksi ke panel rangka berikutnya atau tumpuan.
  • Geometri Potongan Horizontal
    Menyajikan irisan penampang tiang untuk memperjelas susunan profil dan pelat penguat internal.
  • Konfigurasi Stiffener Tumpuan
    Menunjukkan pelat pengaku vertikal yang dipasang di atas base plate untuk distribusi tegangan tekan.

10. Variasi Panel Rangka Tengah Tipe PF-2


Gambar teknis pembesian dinding sayap abutment menggunakan stek besi polos diameter 10 mm dengan jarak spasi 150 mm.

Halaman terakhir menyajikan detail fabrikasi untuk Panel Frame tipe PF-2, yang merupakan varian modul rangka batang untuk segmen tengah atau segmen spesifik selain PF-1. Detail ini mencakup geometri simpul yang berbeda sesuai analisis gaya batang pada posisi tersebut.

  • Geometri Diagonal Batang
    Menampilkan sudut dan panjang batang diagonal yang membentuk pola rangka Warren atau Pratt pada panel.
  • Detail Pelat Simpul
    Fokus pada pertemuan batang diagonal dan batang tepi (chord) dengan pelat buhul yang dilas penuh.
  • Posisi Sambungan Baut
    Memberikan layout lubang baut HTB A-325 dan HTB A-490 pada pelat sambung antar panel.
  • Dimensi Elemen Pengaku
    Merinci pelat-pelat kecil yang ditambahkan pada titik pertemuan profil untuk mencegah deformasi.

File DWG

Bagian ini menyediakan akses langsung ke berkas sumber DWG asli yang menjadi referensi utama dari seluruh visualisasi di atas. File ini berisi data vektor presisi yang dapat diedit dan digunakan untuk keperluan pengukuran dimensi, analisis struktur lanjutan, atau referensi shop drawing.

Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Older Posts Newer Posts

Post a Comment