TITOREISTA

TITOREISTA

Referensi teknik sipil: file DWG, kalkulator RAB, dan panduan konstruksi

TITOREISTA TITOREISTA
  • Aplikasi RAB
    Tanah & Persiapan
    • Bowplank
    • Galian Tanah
    • Urugan Tanah Awal (Fill)
    • Urugan Tanah Kembali (Backfill)
    Pondasi
    • Pondasi Rollag Bata
    • Pondasi Batu Kali
    • Pondasi Footplate
    • Pondasi Cerucuk
    Struktur Beton
    • Sloof
    • Kolom
    • Balok
    • Plat Lantai Beton
    • Cor Rabat Beton
    Dinding & Finishing
    • Dinding Bata
    • Plesteran & Acian
    • Keramik Lantai
    • Pengecatan
    • Plafond
    Rangka Atap
    • Rangka Atap Kayu
    • Rangka Atap Baja Ringan
    Kalkulator Lainnya
    • Gorong-gorong
    • Kuat Tekan Beton Hot
  • Teknis & Metode
    Teknologi Beton
    • Uji Slump Beton
    • Tabel Slump Test SNI
    • Hammer Test Beton
    • Curing (Perawatan) Beton
    Metode Pelaksanaan
    • Teknik Pasangan Bata
    • Cetakan Batako
    • Cara Pasang Baja Ringan
    • Teknik Pengecatan Tembok
    MEP & Sanitasi
    • Instalasi Listrik Rumah
    • Septic Tank & Resapan
    • Septic Tank Biofil
    Struktur JembatanDesain jembatan, geoteknik, dan hidraulika dalam satu pembahasan lengkap.Baca Selengkapnya →
  • Dasar & Manajemen
    Pengetahuan Dasar
    • Apa itu Teknik Sipil?
    • Materi Dasar
    • Kaidah Tangan Kanan
    Standar & Dokumen
    • Standar Konstruksi
    • FIDIC Contracts
    • Ukuran Kertas ISO
    • Standar HSE Proyek New
    Supervisi Proyek
    • Pengawasan Rumah Tinggal
    • Pengawasan Jembatan
    • Pengawasan Box Culvert
  • Survey & Alat Berat
    Surveying
    • Surveyor Tanah
    • Windsock
    Pekerjaan Tanah
    • Cut and Fill
    • Produktivitas Alat Berat
    • Pemindahan Tanah Mekanis
    • Jenis Alat Berat
    • Pekerjaan Tanah Jalan
  • BOQ & Material
    Analisa Biaya
    • RAB (Bill of Quantity) Contoh RAB bangunan format Excel
    • Harga Bahan Bangunan
    • Satuan Volume Pekerjaan
    • AHSP (Analisa Harga Satuan)
    Tabel Berat Besi
    • Berat Besi Beton
    • Berat Wiremesh
  • Gambar DWG
    Jembatan
    • Jembatan Beton
    • Jembatan Girder Baja
    • Jembatan Bailey
    • Jembatan Komposit
    Drainase & Gorong-gorong
    • Box Culvert
    • Gorong-gorong Buis Beton
    • Saluran Drainase
    • Dermaga / Jetty
    Menara & Tandon Air
    • Tower Air Beton
    • Menara Air Baja
    • Storage Tank
    Bangunan & Fasilitas
    • Gudang Baja WF
    • Masjid New
    • Mushola
    • Pos Jaga
    Rumah & Arsitektur
    • Desain Rumah DWG
    • Desain Arsitektur
    • Pagar BRC
    • Kusen & Pintu New
    Koleksi File DWG LengkapRatusan gambar kerja siap edit: jembatan, drainase, bangunan, hingga detail arsitektur.Jelajahi Semua DWG →
  • Software & Tools
    • Software Teknik Sipil
    • Convert PDF to DWG
    • Rumus Excel Sipil
    • Contoh Laporan Proyek

Hubungi Kami

Ada pertanyaan, saran, atau penawaran kerja sama? Silakan kirim pesan melalui formulir berikut.

Home Label:architecture civil engineering dwg Desain Mushola Sederhana 6x6 Meter Panggung DWG

Desain Mushola Sederhana 6x6 Meter Panggung DWG

Posted by Tito Reista Terverifikasi April 07, 2026 Post a Comment
Dengarkan Artikel

Desain Mushola Sederhana 6×6 Meter Panggung DWG

Dokumen ini menyajikan detail teknis konstruksi mushola sederhana dengan dimensi utama 6×6 meter yang menerapkan sistem struktur panggung (stilt structure). Desain ini mengintegrasikan prinsip arsitektur vernakular dengan rekayasa kayu modern, di mana struktur atas menggunakan material kayu (spesifik disebutkan sebagai Kayu Ulin pada komponen utama) yang ditumpu oleh pondasi umpak beton bertulang. Konfigurasi teknis mencakup detail sambungan baut, sistem rangka atap limasan dengan kubah, serta instalasi elektrikal yang terintegrasi. Dokumen gambar kerja ini dirancang untuk memberikan panduan fabrikasi dan perakitan di lapangan, mencakup spesifikasi dimensi elemen struktural seperti tiang (10/10), balok lantai (5/10), dan rangka kuda-kuda, yang bertujuan untuk memaksimalkan durabilitas bangunan terhadap kelembapan tanah dan sirkulasi udara alami.

Informasi Umum File

  • Identifikasi Objek Konstruksi menjelaskan bahwa dokumen memuat desain lengkap mushola berukuran 6×6 meter dengan teras keliling, menggunakan tipologi rumah panggung untuk adaptasi terhadap kontur atau kondisi tanah.
  • Spesifikasi Material Utama menguraikan penggunaan dominan kayu kelas kuat (Ulin) untuk komponen struktural utama seperti tiang dan lantai, serta penggunaan atap seng dan plafon triplek.
  • Cakupan Gambar Kerja merincikan bahwa berkas terdiri dari gambar arsitektural (denah, tampak, potongan), gambar struktural (pondasi, rangka atap, detail kuda-kuda), dan gambar Mechanical Electrical (ME).
  • Standar Skala Visual menyebutkan variasi skala yang digunakan mulai dari 1:100 untuk denah/tampak, 1:50 untuk detail struktur, hingga 1:10 untuk detail sambungan spesifik guna presisi pengerjaan.

Uraian Teknis Per Halaman

1. Visualisasi Tampak Arsitektural Eksterior


Visualisasi tampak depan dan samping mushola panggung material kayu ulin dengan atap limasan bertingkat dan ornamen kubah.

Halaman ini menyajikan ortografi tampak bangunan dari empat sisi (Depan, Belakang, Samping Kiri, Samping Kanan) dengan skala 1:100. Secara teknis, gambar ini mendefinisikan geometri vertikal bangunan yang simetris dengan atap model limasan bertingkat yang dilengkapi ventilasi silang di antara tingkatan atap dan sebuah kubah pada puncaknya. Elevasi lantai panggung terlihat terangkat dari muka tanah, memberikan ruang ambang bawah yang berfungsi sebagai isolasi termal dan perlindungan terhadap banjir atau kelembapan tanah.

  • Geometri Limasan Bertingkat menjelaskan konfigurasi atap ganda yang dirancang untuk memecah volume massa bangunan sekaligus menyediakan celah ventilasi alami di area bubungan.
  • Elevasi Struktur Panggung menguraikan posisi lantai bangunan yang diangkat setinggi 60 cm dari tanah, ditopang oleh serangkaian umpak pondasi yang terekspos.
  • Simetri Fasade Bangunan menunjukkan keseimbangan proporsi bukaan jendela dan pintu pada sisi depan dan samping untuk optimalisasi pencahayaan alami.
  • Integrasi Ornamen Kubah mendetailkan penempatan elemen kubah kecil pada puncak atap sebagai identitas fungsi bangunan peribadatan.
  • Sistem Pagar Teras menampilkan detail railing kayu vertikal yang berfungsi sebagai pengaman sekaligus elemen estetika pada area selasar.
  • Proporsi Bukaan Ventilasi menjelaskan rasio luasan jendela kaca mati dan jendela hidup terhadap luas dinding untuk efisiensi sirkulasi udara.
  • Leveling Permukaan Tanah menggambarkan garis batas tanah asli (0.00) sebagai acuan vertikal untuk penentuan tinggi peil lantai dan pondasi.

2. Konfigurasi Denah dan Tata Ruang


Tata letak ruang sholat utama ukuran 600x600 sentimeter dikelilingi teras selebar 1,5 meter dan mihrab menjorok.

Denah lantai dengan skala 1:50 ini memetakan organisasi spasial ruang sholat utama berukuran 600×600 cm yang dikelilingi oleh teras pada sisi kiri, kanan, dan depan. Terlihat adanya penonjolan massa untuk area Mihrab, memberikan orientasi kiblat yang jelas. Grid struktur tiang utama diletakkan secara modular dengan jarak antar as yang konsisten (200 cm dan 225 cm), menciptakan distribusi beban yang merata ke seluruh titik pondasi.

  • Zonasi Ruang Ibadah menjelaskan pembagian area suci (ruang sholat utama) yang terpisah dari area transisi (teras) untuk menjaga kesucian lantai.
  • Modularitas Grid Struktur menguraikan penempatan kolom-kolom utama pada titik pertemuan grid yang memfasilitasi efisiensi penggunaan balok kayu standar.
  • Orientasi Area Mihrab menunjukkan ekstensi ruang spesifik pada sisi dinding yang berfungsi sebagai penanda arah kiblat dan posisi imam.
  • Sirkulasi Teras Keliling mendefinisikan area selasar selebar 150-200 cm yang berfungsi sebagai buffer cuaca sebelum memasuki ruang utama.
  • Dimensi Pintu Masuk merincikan bukaan pintu utama ganda (kupu-kupu) di tengah axis bangunan untuk aksesibilitas jamaah yang optimal.
  • Posisi Bukaan Jendela menjelaskan strategi penempatan jendela pada setiap modul dinding untuk menjamin pencahayaan merata ke seluruh interior.
  • Elevasi Lantai Efektif menegaskan level lantai ±0.00 sebagai acuan relatif terhadap muka tanah yang berada pada level minus (-0.60).

3. Potongan Melintang dan Memanjang Struktur


Penampang melintang vertikal konstruksi rangka kayu dari pondasi umpak hingga puncak atap seng pada elevasi 6,08 meter.

Gambar potongan A dan B (skala 1:80) memberikan informasi krusial mengenai hubungan vertikal antar komponen konstruksi. Terlihat jelas stratifikasi material mulai dari pondasi umpak, tiang kayu (10/10), balok tarik, hingga konstruksi kuda-kuda atap. Detail ini juga memperlihatkan sistem sambungan (baut ½") dan spesifikasi material penutup atap seng serta dinding papan kayu.

  • Stratifikasi Vertikal Bangunan menjelaskan lapisan komponen dari tanah dasar, umpak beton, struktur kayu, hingga puncak kubah pada elevasi +6.08.
  • Sistem Rangka Kuda-Kuda menguraikan konfigurasi batang kayu (kaki kuda-kuda, balok tarik, ander) yang membentuk segitiga struktural penahan beban atap.
  • Detail Overstek Atap menunjukkan perpanjangan atap (tritisan) yang didukung oleh konsol untuk melindungi dinding kayu dari tampias air hujan.
  • Konstruksi Dinding Papan mendetailkan penggunaan papan kayu lapis (2/20) yang dipasang pada rangka dinding sebagai selubung bangunan ringan.
  • Spesifikasi Sambungan Baut menjelaskan penggunaan baut diameter ½ inchi sebagai alat sambung utama pada titik buhul kuda-kuda untuk kekuatan geser dan tarik.
  • Elevasi Plafon Interior menentukan tinggi bersih ruangan yang dibentuk oleh plafon datar pada level +3.00, memberikan proporsi ruang yang nyaman.
  • Stabilitas Tiang Utama menggambarkan kemenerusan tiang kayu dari tumpuan pondasi hingga ring balok atas untuk kekakuan lateral bangunan.

4. Rencana Rangka dan Penutup Plafond


Pola pemasangan rangka langit-langit galang 5/7 untuk penutup plafon triplek tebal 4 milimeter sistem gantung.

Dokumen ini (skala 1:80) memvisualisasikan pola pemasangan rangka plafon dan material penutupnya (triplek). Grid rangka (galang utama 5/7 dan galang pembantu 5/5) disusun untuk menopang lembaran triplek ukuran standar (60x120 cm atau 120x120 cm), digantungkan pada konstruksi kuda-kuda di atasnya.

  • Grid Rangka Langit-Langit menjelaskan pola pembagian batang kayu galang utama dan pembantu yang disesuaikan dengan modul ukuran material penutup triplek.
  • Mekanisme Penggantung menguraikan sistem gantungan plafon (hanger) ukuran 5/7 yang mentransfer beban plafon ke struktur rangka atap di atasnya.
  • Pola Penutup Triplek menunjukkan layout pemasangan lembaran triplek tebal 4mm yang rapi dengan pertemuan nat yang terencana.
  • Detail List Profil menampilkan penggunaan list tepi pada pertemuan dinding dan plafon untuk menutupi celah sambungan dan menambah estetika.
  • Manfaat Ruang Pleno menjelaskan fungsi rongga antara plafon dan atap sebagai isolator panas, mencegah radiasi matahari langsung masuk ke ruang sholat.
  • Perkuatan Tepi Dinding mendetailkan tumpuan rangka plafon pada dinding keliling untuk stabilitas horizontal lembaran plafon.
  • Akses Pemeliharaan mengindikasikan struktur yang memungkinkan akses terbatas ke rongga atap jika diperlukan perbaikan instalasi di kemudian hari.

5. Denah Pondasi Umpak dan Balok Lantai Panggung


Peta titik pondasi umpak beton bertulang penopang tiang utama 10/10 dan susunan balok lantai silang ukuran 5/10.

Pada halaman ini (skala 1:50), disajikan tata letak titik-titik pondasi umpak beton yang menjadi tumpuan tiang kayu 10/10. Sistem struktur lantai terdiri dari balok induk dan balok anak (5/10) yang disusun silang untuk menahan beban lantai papan. Layout ini sangat krusial karena menentukan kekuatan dasar bangunan terhadap beban mati dan beban hidup.

  • Distribusi Titik Pondasi menjelaskan penyebaran beban bangunan ke tanah melalui umpak-umpak beton yang diposisikan tepat di bawah setiap tiang struktur.
  • Jaringan Balok Lantai menguraikan konfigurasi balok kayu silang (grid beams) ukuran 5/10 yang berfungsi sebagai dudukan papan lantai.
  • Hierarki Struktur Bawah membedakan fungsi antara tiang utama penyangga atap dan tiang tambahan yang hanya menyangga lantai teras.
  • Spesifikasi Dimensi Umpak memberikan informasi visual mengenai ukuran tapak pondasi yang disesuaikan dengan daya dukung tanah setempat.
  • Pola Papan Lantai menunjukkan arah pemasangan papan kayu (2/20) yang tegak lurus terhadap balok anak untuk efisiensi bentang.
  • Konektivitas Antar Balok menjelaskan sistem sambungan antar balok lantai yang saling mengikat untuk mencegah pergeseran lateral.
  • Adaptasi Elevasi Teras mendetailkan perbedaan struktur penopang lantai teras yang mungkin memiliki elevasi sedikit lebih rendah untuk aliran air buangan.

6. Detail Sambungan Struktur Bawah dan Lantai


Skema teknis sambungan baut diameter setengah inchi pada tiang kayu ulin serta konstruksi tangga masuk papan tebal.

Halaman ini memuat gambar detail dengan skala besar (1:20 dan 1:10) yang berfokus pada teknik sambungan kritis. Detail mencakup hubungan antara tiang kayu dengan umpak beton, sambungan lantai papan (lidah-alur atau overlap), dan konstruksi tangga masuk. Material Kayu Ulin dispesifikasikan secara eksplisit untuk durabilitas tinggi.

  • Mekanisme Sambungan Tiang-Pondasi menjelaskan penggunaan angkur atau plat besi yang menanamkan tiang kayu ke dalam cor beton umpak 1:3:5 untuk kekakuan jepit.
  • Konstruksi Lantai Papan menguraikan teknik pemasangan papan ulin 2/20 yang diketam halus dengan sistem overlap 2.5-3 cm untuk mengakomodasi kembang susut kayu.
  • Detail Tangga Masuk menampilkan struktur tangga kayu dengan papan pijakan tebal 3/25 yang bertumpu pada balok penguat.
  • Sistem Baut Pengikat menunjukkan penggunaan baut diameter 12mm untuk menyatukan balok pengapit (5/10) dengan tiang utama (10/10).
  • Lapisan Dinding Ganda mendetailkan komposisi dinding yang terdiri dari papan kayu ulin di sisi luar dan lapisan triplek di sisi dalam.
  • Profil Umpak Beton menyajikan bentuk geometris pondasi umpak trapesium yang memberikan stabilitas terhadap gaya guling.
  • Elevasi Trap Tangga menjelaskan perhitungan ketinggian optrede dan lebar aantrede tangga untuk kenyamanan akses jamaah.

7. Skematik Instalasi Elektrikal dan Pencahayaan


Jalur kabel instalasi penerangan lampu SL 18 watt dan posisi saklar menggunakan pipa pelindung conduit 5/8 inchi.

Gambar rencana ME (skala 1:50) ini memetakan jalur kabel, titik lampu, saklar, dan stop kontak. Sistem instalasi dibagi menjadi dua level ketinggian (level plafon +3.00 dan level atap +5.76) untuk distribusi kabel. Terdapat daftar material (Bill of Materials) yang mencakup spesifikasi kabel NYM, pipa conduit, dan MCB.

  • Distribusi Titik Cahaya menjelaskan penempatan lampu SL 18 watt di titik tengah ruang dan area teras untuk iluminasi yang merata.
  • Routing Jalur Kabel menguraikan jalur pemipaan kabel (conduit 5/8") yang tertanam atau menempel rapi pada struktur dinding dan plafon.
  • Manajemen Sirkuit Listrik mendetailkan pembagian grup instalasi yang diamankan oleh Box MCB berkapasitas 2 Ampere.
  • Spesifikasi Kabel Penghantar menyebutkan penggunaan kabel NYM 2x2.5 mm² untuk jalur utama dan NYM 1x2.5 mm² untuk grounding (arde).
  • Penempatan Saklar Operasional menunjukkan posisi saklar tunggal dan ganda di dekat pintu masuk untuk kemudahan akses kontrol pencahayaan.
  • Sistem Grounding menjelaskan instalasi arde batang tembaga diameter 1/2" untuk perlindungan terhadap kebocoran arus atau petir.
  • Konektivitas Stop Kontak mendefinisikan titik daya untuk peralatan elektronik tambahan (seperti kipas angin atau sound system) pada dinding.

8. Denah Perletakan Kusen Pintu dan Jendela


Koordinat penempatan kusen pintu kupu-kupu tipe PMP dan jendela kaca mati pada dinding papan kayu keliling bangunan.

Rencana perletakan kusen (layout kusen) skala 1:50 ini memberikan kode identifikasi unik (seperti KP-06, KMP-01) untuk setiap unit pintu dan jendela. Halaman ini juga menyertakan tabel daftar material kunci dan engsel (ironmongery) yang dibutuhkan, memastikan kesesuaian antara desain arsitektur dengan pengadaan logistik.

  • Kodifikasi Unit Bukaan menjelaskan sistem penamaan tipe kusen (PMP untuk Pintu, KMP untuk Jendela) guna mempermudah proses fabrikasi dan pemasangan.
  • Spesifikasi Perangkat Kunci merincikan jenis kunci tanam, grendel, dan handle yang digunakan pada setiap tipe pintu dan jendela.
  • Distribusi Ventilasi Alami menguraikan pola penyebaran jendela di sekeliling dinding bangunan untuk memaksimalkan aliran udara silang (cross ventilation).
  • Hierarki Pintu Utama menunjukkan penggunaan pintu ganda (double swing) pada akses utama dibandingkan pintu tunggal pada area lain.
  • Posisi Kusen terhadap Struktur mendefinisikan letak kusen yang terikat pada tiang-tiang utama atau balok dinding untuk kekakuan instalasi.
  • Dimensi Hardware menyebutkan ukuran spesifik engsel (3" dan 4") serta hak angin (8") untuk menahan beban daun pintu/jendela.
  • Konsistensi Desain Fasade menjelaskan bagaimana penempatan kusen menciptakan ritme visual yang teratur pada tampak bangunan.

9. Detail Fabrikasi Pintu dan Jendela


Gambar kerja fabrikasi daun pintu plywood lapis ganda dan kusen jendela kaca polos 5mm dengan ukuran presisi.

Halaman ini berisi gambar detail fabrikasi (shop drawing) untuk setiap tipe kusen (KMP-01 s.d KMP-04, PMP-01, dst). Informasi mencakup dimensi profil kayu, ketebalan kaca (5mm polos), jenis bukaan (swing atau jungkit), dan detail panel pintu plywood. Ini adalah panduan presisi bagi tukang kayu.

  • Profil Kusen Kayu menjelaskan dimensi penampang kayu yang digunakan untuk frame kusen dan daun jendela (ram).
  • Mekanisme Bukaan Jendela menguraikan operasional jendela jungkit (top hung) dan jendela mati (fixed glass) sesuai fungsi ventilasi.
  • Konstruksi Daun Pintu mendetailkan struktur pintu double plywood (4mm) dengan rangka penguat di dalamnya untuk ringan namun kokoh.
  • Spesifikasi Kaca menyebutkan penggunaan kaca polos tebal 5mm pada seluruh bukaan transparan.
  • Detail Jalusi Ventilasi menunjukkan adanya lubang angin atau ventilasi kayu di atas beberapa unit jendela untuk sirkulasi udara permanen.
  • Dimensi Presisi Fabrikasi memberikan ukuran milimeter untuk pemotongan dan perakitan komponen kayu guna meminimalisir kesalahan.
  • Integrasi Engsel dan Kunci menggambarkan posisi sekrup dan lubang kunci pada detail sambungan kayu.

10. Denah Rangka Atap dan Gording


Konfigurasi struktur atap gording kayu 5/10 dan balok jurai 5/15 penopang penutup seng gelombang model limasan.

Gambar ini (skala 1:100) adalah peta struktur atap yang kompleks. Memperlihatkan susunan kuda-kuda (K-I hingga K-V), balok jurai (5/15), gording (5/10), dan lisplank. Terdapat dua level denah: denah rangka utama pada level +3.00 dan denah struktur atap atas (kubah) pada level +5.76.

  • Hierarki Distribusi Beban Atap menjelaskan alur transfer beban dari penutup atap ke gording, kemudian ke kuda-kuda, dan akhirnya ke kolom struktur.
  • Konfigurasi Jurai Luar menguraikan pertemuan bidang atap pada sudut bangunan yang ditopang oleh balok jurai dimensi 5/15.
  • Pola Peletakan Gording mendefinisikan jarak antar gording (purlin) ukuran 5/10 yang disesuaikan dengan panjang efektif lembaran seng.
  • Struktur Penopang Kubah mendetailkan rangka kayu khusus di bagian tengah atap untuk menopang elemen kubah dan atap ventilasi atas.
  • Sistem Ikatan Angin menjelaskan perlunya pengaku (bracing) atau ikatan angin untuk mencegah deformasi atap akibat gaya lateral.
  • Detail Lisplank Tepi menunjukkan pemasangan papan lisplank 3/20 keliling bangunan sebagai penutup ujung kaso dan estetika atap.
  • Variasi Tipe Kuda-Kuda mengidentifikasi berbagai jenis kuda-kuda (K-I, K-II, dst.) yang memiliki bentang dan bentuk berbeda sesuai posisinya.

11. Detail Konstruksi Kuda-Kuda Kayu


Spesifikasi perakitan kuda-kuda kayu tipe K1 bentang lebar menggunakan balok tarik ganda dimensi 2x5/15 dan pelat kopel.

Halaman terakhir menyajikan potongan detail dari masing-masing tipe kuda-kuda (K1, K2, K3, K4, K5) skala 1:50. Ini menunjukkan geometri segitiga, dimensi batang (kaki kuda-kuda, balok tarik, tiang kuda-kuda), serta pelat kopel dan baut penyambung. Sudut kemiringan atap tertera 15 derajat pada sisi landai, yang khas untuk bentang lebar dengan material ringan.

  • Geometri Kuda-Kuda Utama menjelaskan bentuk segitiga struktur Kuda-kuda K1 yang menjadi penopang utama bentang tengah bangunan.
  • Dimensi Batang Kayu merincikan ukuran kayu 5/10 dan 2x5/15 (balok tarik ganda) untuk menahan gaya tekan dan tarik internal.
  • Teknik Sambungan Buhul menguraikan penggunaan pelat kopel kayu dan baut ½" pada simpul pertemuan batang untuk kekakuan sambungan.
  • Struktur Atap Bertingkat menunjukkan detail konstruksi "leher" atap yang memisahkan atap utama dengan atap topian/kubah.
  • Sudut Kemiringan Atap mendefinisikan slope atap (sekitar 15-30 derajat) yang dirancang untuk efisiensi material seng namun tetap mengalirkan air hujan.
  • Kuda-Kuda Setengah (Half Truss) mendetailkan tipe Kuda-kuda K3 dan K4 yang menempel pada struktur utama untuk membentuk bidang atap perisai.
  • Baut Angkur Ring Balok menjelaskan koneksi antara kaki kuda-kuda dengan ring balok dinding untuk menahan gaya angkat angin (uplift).

File DWG

Bagian ini menyediakan akses ke berkas sumber asli dalam format CAD untuk keperluan referensi teknis lebih lanjut, perhitungan struktur ulang, atau modifikasi desain. File ini berisi seluruh layer garis, dimensi, dan anotasi asli yang dapat diedit menggunakan perangkat lunak CAD standar.

Location: Indonesia
Share
Tito Reista
Tito ReistaTerverifikasi project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Postingan Sebelumnya: Older Posts Postingan Selanjutnya: Newer Posts

Post a Comment for "Desain Mushola Sederhana 6x6 Meter Panggung DWG"

Kategori

  • civil engineering (233)
  • architecture (138)
  • dwg (128)
  • construction (120)
  • building materials (24)
  • project management (18)
  • reference (17)
  • boq (15)
  • quality management (14)
  • academics (13)
  • energy & utilities (11)
  • quality control (8)
  • applied physics (5)
  • general software (4)
  • transportation (4)
  • heavy equipment (3)
  • interior design (3)
  • engineering software (2)
  • psht (2)

Artikel Populer

Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tab… Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel … Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 5 Ton DWG Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 5 Ton DWG Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baj… Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek Excel Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek Excel Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek E… Cara Install AutoCAD 2007 & 2022 (File Software Terlengkap) Cara Install AutoCAD 2007 & 2022 (File Software Terlengkap) Cara Install AutoCAD Versi 2007 & 2022 dan File Softwar…

Arsip Blog

  • 2026 182
    • July 32
    • June 5
    • May 25
    • April 30
      • Detail Canopy Gudang & Selasar DWG — Kolom Beton, ...
      • Paket Detail CAD Taman DWG — Peralatan Bermain, Pe...
      • Detail Roof Garden (Taman di Atas Rumah) DWG — Den...
      • Detail Pintu Air Fastifaset DWG — Type PA-FGI 100,...
      • Detail Pintu Gerbang Geser DWG — Ukuran, Rangka, R...
      • Desain Daun Pintu & Jendela Kayu DWG
      • Gambar Kusen Pintu dan Jendela Kayu DWG
      • Detail Kusen dan Pintu Kasir DWG — Skala 1:20, Kac...
      • Furniture Meja Meeting dan Meja Resepsionis (ALT 1...
      • Detail Meja Bundar Kayu DWG — Ø100 cm, Multiplek 1...
      • Detail Tiang Listrik dan Lampu Jalan DWG — Skala 1...
      • Detail Penangkal Petir DWG — Denah, Sambungan, dan...
      • Detail Tiang Bendera DWG (Skala 1:25) — Denah, Pot...
      • Pos Jaga 3x3m Panggung DWG
      • Pos Jaga 2x2m Panggung DWG
      • Pos Jaga 2x2m Pondasi Batu Kali DWG
      • Pos Jaga 3x3,5m Atap Dak Beton Limas DWG
      • Pos Jaga 3x3,5m Atap Limas DWG
      • Pos Jaga 3x3,5m Atap Dak Beton DWG
      • Pos Jaga 3x3m Pondasi Cerucuk DWG
      • Pos Jaga 3x3m Pondasi Batu Kali DWG
      • Pos Jaga Menara Api 14 M Kayu DWG
      • Pos Jaga 2 Lantai Include Menara Pantau DWG
      • Desain Mushola Sederhana 6x6 Meter Panggung DWG
      • Desain Mushola Sederhana 4x5 Meter DWG
      • Desain Mushola Sederhana 3x3 Meter DWG
      • Desain Masjid Sederhana Struktur Ferrocement DWG
      • Desain Masjid Sederhana Rangka Atap Kayu DWG
      • Desain Masjid Lengkap Rangka Atap Baja Ringan DWG
      • Desain Tempat Wudhu dan Toilet Masjid DWG
    • March 31
    • February 28
    • January 31
  • 2025 83
    • December 7
    • October 2
    • September 2
    • August 6
    • July 29
    • June 28
    • May 9
Logo Website

About

My photo
Tito ReistaTerverifikasi Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia
project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
View my complete profile
Follow Blog Ini

Halaman

  • About
  • Contact
  • Sitemap
  • Experience
  • PDF to DWG

Aplikasi

Available in the Chrome Web StoreGet it on Google Play

Berlangganan Artikel Baru

Dapatkan pemberitahuan artikel terbaru langsung ke email Anda. Gratis, dan bisa berhenti kapan saja.

Kami menghormati privasi Anda. Tidak ada spam.

© 2026 TITOREISTA. All Rights Reserved.
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Disclaimer
  • DMCA
DMCA.com Protection StatusSitus terverifikasi aman