TITOREISTA

TITOREISTA

Referensi teknik sipil: file DWG, kalkulator RAB, dan panduan konstruksi

TITOREISTA TITOREISTA
  • Aplikasi RAB
    Tanah & Persiapan
    • Bowplank
    • Galian Tanah
    • Urugan Tanah Awal (Fill)
    • Urugan Tanah Kembali (Backfill)
    Pondasi
    • Pondasi Rollag Bata
    • Pondasi Batu Kali
    • Pondasi Footplate
    • Pondasi Cerucuk
    Struktur Beton
    • Sloof
    • Kolom
    • Balok
    • Plat Lantai Beton
    • Cor Rabat Beton
    Dinding & Finishing
    • Dinding Bata
    • Plesteran & Acian
    • Keramik Lantai
    • Pengecatan
    • Plafond
    Rangka Atap
    • Rangka Atap Kayu
    • Rangka Atap Baja Ringan
    Kalkulator Lainnya
    • Gorong-gorong
    • Kuat Tekan Beton Hot
  • Teknis & Metode
    Teknologi Beton
    • Uji Slump Beton
    • Tabel Slump Test SNI
    • Hammer Test Beton
    • Curing (Perawatan) Beton
    Metode Pelaksanaan
    • Teknik Pasangan Bata
    • Cetakan Batako
    • Cara Pasang Baja Ringan
    • Teknik Pengecatan Tembok
    MEP & Sanitasi
    • Instalasi Listrik Rumah
    • Septic Tank & Resapan
    • Septic Tank Biofil
    Struktur JembatanDesain jembatan, geoteknik, dan hidraulika dalam satu pembahasan lengkap.Baca Selengkapnya →
  • Dasar & Manajemen
    Pengetahuan Dasar
    • Apa itu Teknik Sipil?
    • Materi Dasar
    • Kaidah Tangan Kanan
    Standar & Dokumen
    • Standar Konstruksi
    • FIDIC Contracts
    • Ukuran Kertas ISO
    • Standar HSE Proyek New
    Supervisi Proyek
    • Pengawasan Rumah Tinggal
    • Pengawasan Jembatan
    • Pengawasan Box Culvert
  • Survey & Alat Berat
    Surveying
    • Surveyor Tanah
    • Windsock
    Pekerjaan Tanah
    • Cut and Fill
    • Produktivitas Alat Berat
    • Pemindahan Tanah Mekanis
    • Jenis Alat Berat
    • Pekerjaan Tanah Jalan
  • BOQ & Material
    Analisa Biaya
    • RAB (Bill of Quantity) Contoh RAB bangunan format Excel
    • Harga Bahan Bangunan
    • Satuan Volume Pekerjaan
    • AHSP (Analisa Harga Satuan)
    Tabel Berat Besi
    • Berat Besi Beton
    • Berat Wiremesh
  • Gambar DWG
    Jembatan
    • Jembatan Beton
    • Jembatan Girder Baja
    • Jembatan Bailey
    • Jembatan Komposit
    Drainase & Gorong-gorong
    • Box Culvert
    • Gorong-gorong Buis Beton
    • Saluran Drainase
    • Dermaga / Jetty
    Menara & Tandon Air
    • Tower Air Beton
    • Menara Air Baja
    • Storage Tank
    Bangunan & Fasilitas
    • Gudang Baja WF
    • Masjid New
    • Mushola
    • Pos Jaga
    Rumah & Arsitektur
    • Desain Rumah DWG
    • Desain Arsitektur
    • Pagar BRC
    • Kusen & Pintu New
    Koleksi File DWG LengkapRatusan gambar kerja siap edit: jembatan, drainase, bangunan, hingga detail arsitektur.Jelajahi Semua DWG →
  • Software & Tools
    • Software Teknik Sipil
    • Convert PDF to DWG
    • Rumus Excel Sipil
    • Contoh Laporan Proyek

Hubungi Kami

Ada pertanyaan, saran, atau penawaran kerja sama? Silakan kirim pesan melalui formulir berikut.

Home Label:architecture civil engineering dwg Desain Tempat Wudhu dan Toilet Masjid DWG

Desain Tempat Wudhu dan Toilet Masjid DWG

Posted by Tito Reista Terverifikasi April 01, 2026 Post a Comment
Dengarkan Artikel

Desain Tempat Wudhu dan Toilet Masjid DWG

Dokumen teknis ini memuat Detail Engineering Design (DED) untuk bangunan fasilitas sosial berupa tempat wudhu dan toilet masjid yang dirancang dengan standar konstruksi konvensional. Konfigurasi rekayasa bangunan ini mengintegrasikan sistem struktur bawah berupa pondasi batu kali menerus dan pondasi setempat beton bertulang untuk mendukung beban dinding bata merah serta struktur rangka atap. Secara fungsional, desain ini bertujuan memisahkan area suci (wudhu) dan area servis (toilet) melalui manajemen tata letak yang higienis serta sistem utilitas air bersih dan air kotor yang terpisah secara ketat. Elemen kunci yang diuraikan meliputi detail sambungan kayu pada kuda-kuda, spesifikasi finishing keramik, sistem septic tank dengan sumur resapan, serta diagram instalasi elektrikal yang menjamin operasional fasilitas secara efisien.

Informasi Umum File

Berkas ini merupakan kumpulan gambar kerja arsitektur dan struktur yang diterbitkan oleh departemen infrastruktur untuk proyek fasilitas sosial. Berikut adalah spesifikasi umum dokumen:

  • Identitas Proyek dan Kepemilikan
    Mengacu pada standar bangunan konvensional fasilitas sosial yang digambar oleh Titoreista sebagai referensi perencanaan konstruksi yang dapat diadopsi secara umum.
  • Spesifikasi Material Utama
    Mencakup penggunaan pondasi batu kali, dinding bata merah/batako, kusen kayu kelas II, dan atap zincalume gelombang sebagai standar durabilitas bangunan.
  • Skala dan Dimensi
    Disajikan secara bervariasi mulai dari 1:100 untuk denah utama hingga 1:10 untuk detail penulangan, memastikan presisi pelaksanaan di lapangan.
  • Cakupan Dokumen Teknis
    Meliputi total 10 lembar gambar yang mengintegrasikan aspek arsitektur, struktur beton, struktur kayu, mekanikal, dan plambing (MEP).

Data Teknis & Spesifikasi Material

Tabel berikut merangkum parameter teknis, dimensi komponen, dan standar material yang digunakan dalam konstruksi Tempat Wudhu dan Toilet Masjid ini. Spesifikasi ini mengacu pada Bill of Quantities (BoQ) visual yang tertera pada lembar kerja.

Komponen / Item PekerjaanSpesifikasi & Dimensi TeknisReferensi Material / Merk
I. UMUM & DIMENSI
Luas Bangunan16 m² (4.00 m x 4.00 m)-
Elevasi Puncak Atap+3.90 m dari muka tanah-
Elevasi Lantai Utama±0.00 (Teras) & -0.05 (Area Wudhu)-
II. STRUKTUR BAWAH
Pondasi UtamaBatu Kali MenerusBatu Belah / River Stone
Pondasi PenopangPondasi Setempat Beton BertulangBeton K-Structured
Stabilisasi TanahPasir Urug t=10 cmPasir Urug
III. STRUKTUR BETON
Sloof (Tie Beam)Dimensi 15/20 cm, 4Ø10, Begel Ø6-150Beton Bertulang
Ring BalokDimensi 15/15 cmBeton Bertulang
Campuran BetonCor Lantai Kerja 1:3:5Semen : Pasir : Kerikil
Adukan Kedap AirPlesteran Trasraam 1:2Semen : Pasir
IV. DINDING & LANTAI
Material DindingBata Merah / Batako-
Keramik Lantai (Basah)20 x 20 cm (Anti-slip/Unpolished)Roman / Asia Tile
Keramik Dinding20 x 25 cm (Tinggi pasang 1.50 m)Roman / Asia Tile
Dinding Bak MandiLapis Keramik 20 x 25 cm (Dalam)Accura
V. KONSTRUKSI ATAP
Rangka Kuda-KudaKayu Kelas II (Konstruksi KK-3)Kayu Borneo/Kamper
Kaki Kuda-KudaDimensi 5/10 cm-
Balok TarikDimensi 2 x 5/10 cm (Double beam)-
GordingDimensi 5/10 cm-
Penutup AtapZincalum GelombangZincalume
LisplankPapan Kayu ukuran 3/25 cmKayu Kelas II
VI. KUSEN & PINTU
Kusen & PintuKayu Kelas II-
Daun Pintu ToiletPlywood t=6 mm dilapis Seng BJLS 20Lapis Seng anti-air
Kunci & EngselKunci Tanam 2 Slot & Engsel 4"Ex. Bellucci
VII. ELEKTRIKAL
Kabel ListrikNYA 2 x 2.5 mm² & Arde 1 x 2.5 mm²Ex. Supreme / Eterna
Armatur LampuLampu SL 11 Watt & 20 WattEx. Philips
Saklar & Stop KontakSaklar Tunggal/Ganda & Stop KontakEx. Broco
Pelindung KabelPipa Conduit Ø5/8" & Inbow DosClipsal / Setara
VIII. SANITASI (MEP)
Pipa Air BersihPVC Ø1/2" (Inlet) & Ø3/4" (Distribusi)Standar AW
Pipa Air KotorPVC Ø4" (Solid Waste) ke SeptictankStandar D
Pipa Air BekasPVC Ø3" (Grey Water) ke DrainaseStandar D
ClosetCloset JongkokToto / Ina
SeptictankKonstruksi Batu Bata, Tutup Beton t=8cm-
Perpipaan HawaPipa Galvanize Ø1.5"Galvanis Medium A

Uraian Teknis Per Halaman

1. Denah Utama, Tampak, dan Spesifikasi Bangunan


Denah arsitektural tempat wudhu ukuran 400 cm kali 400 cm dengan pemisahan area suci dan toilet tertutup.

Halaman pertama menyajikan tata letak fundamental bangunan dengan dimensi 400 cm x 400 cm, yang mencakup area wudhu terbuka dan bilik toilet tertutup. Analisis visual pada potongan A memperlihatkan elevasi vertikal bangunan, mulai dari level tanah dasar (±0.00) hingga puncak atap (+3.90), yang dirancang untuk memastikan sirkulasi udara dan limpasan air hujan yang efektif. Penempatan bak air wudhu di sisi sentral memudahkan aksesibilitas, sementara spesifikasi material di sisi kanan memberikan panduan mutu konstruksi yang kaku.

  • Zoning Fungsional Ruang
    Membagi area basah (wudhu) dengan elevasi lantai -0.05 dan area kering untuk meminimalisir genangan air ke area sekitarnya.
  • Sistem Elevasi Lantai
    Menetapkan perbedaan ketinggian (levelling) antara teras, area wudhu, dan toilet untuk mendukung aliran gravitasi air buangan.
  • Spesifikasi Struktur Atap
    Menggunakan penutup atap Zincalum Gelombang yang ditopang oleh rangka kayu kelas II, memberikan beban mati yang ringan pada struktur.
  • Dimensi Komponen Struktural
    Mendefinisikan ukuran balok tarik 2x5/10 dan kaki kuda-kuda 5/10 sebagai elemen penyalur beban utama atap.
  • Orientasi Fasad Bangunan
    Terlihat pada Tampak Depan dan Belakang yang menampilkan ventilasi roster atau lubang angin untuk penghawaan alami maksimal pada area toilet.
  • Konstruksi Dinding Pembatas
    Menggunakan pasangan bata merah atau batako dengan finishing plester dan keramik setinggi 1.50 meter untuk perlindungan terhadap kelembapan.
  • Perlindungan Area Luar
    Ditunjukkan dengan adanya rabat beton campuran 1:3:5 selebar 50 cm di sekeliling bangunan untuk mencegah erosi tanah di sekitar pondasi.

2. Detail Struktur Pondasi dan Penulangan Beton


Visualisasi tampak depan bangunan sanitasi menggunakan atap zincalum gelombang dan ventilasi dinding roster.

Bagian ini menguraikan rekayasa struktur bawah (sub-structure) dan detail penulangan beton (reinforcement). Gambar Potongan C, Potongan 2, dan Potongan 3 memperlihatkan hubungan antara pondasi batu kali menerus dengan balok sloof beton bertulang 15/20 cm. Detail ini krusial untuk stabilitas bangunan di atas tanah timbun, memastikan transfer beban merata ke tanah keras.

  • Detail Penulangan Sloof
    Menggunakan tulangan utama 4 diameter 10 mm (4Ø10) dengan sengkang (begel) diameter 6 mm jarak 150 mm (Ø6-150) untuk menahan gaya geser dan lentur.
  • Konfigurasi Kolom Praktis
    Berdimensi 15x15 cm berfungsi sebagai pengaku dinding bata, mencegah keretakan dinding akibat pergerakan tanah atau beban lateral.
  • Lapisan Trasraam
    Diinstalisasikan pada dinding bata di atas sloof dengan campuran kedap air 1:2 untuk mencegah naiknya air tanah (kapilaritas) ke dinding.
  • Stabilisasi Tanah Dasar
    Dilakukan menggunakan lapisan pasir urug setebal 10 cm di bawah lantai kerja dan pondasi untuk meratakan distribusi beban.
  • Sistem Sambungan Ring Balok
    Pada elevasi +3.00 mengikat seluruh dinding bagian atas menjadi satu kesatuan kaku (rigid) sebelum menerima beban atap.
  • Pondasi Setempat Plat Beton
    Terlihat pada detail tulangan, kemungkinan untuk menopang kolom utama atau area dengan beban terpusat lebih besar.
  • Dinding Keramik Interior
    Dipasang setinggi 1.50 m dari lantai pada area basah untuk menjaga kebersihan dan kemudahan perawatan fasilitas sanitasi.

3. Detail Rangka Atap dan Kuda-Kuda Kayu


Potongan detail struktur pondasi batu kali menerus yang terhubung dengan balok sloof beton bertulang dimensi 15 kali 20 cm.

Halaman ini menyajikan shop drawing terperinci untuk konstruksi atap kayu tipe KK-3. Denah Perkayuan Kap menggambarkan layout gording, balok tarik, dan nok, sementara detail potongan A, B, C, dan D memperjelas teknik sambungan kayu (joinery) yang menggunakan paku 4 inchi dan baut.

  • Konfigurasi Kuda-Kuda KK-3
    Dirancang dengan sistem rangka batang (truss) kayu yang membentuk segitiga stabil untuk menahan beban angin dan beban atap.
  • Detail Sambungan Titik Buhul
    (Detail A & B) Menunjukkan pertemuan kaki kuda-kuda, balok tarik, dan balok gapit yang diperkuat untuk mencegah kegagalan sambungan.
  • Dimensi Material Kayu
    Ditentukan secara spesifik, seperti gording 5/10, balok tarik 2x5/10, dan nok 5/10 untuk efisiensi penggunaan material namun tetap struktural.
  • Angkur Penahan Atap
    (Detail C) Memperlihatkan penggunaan besi stek Ø10 mm yang tertanam pada ring balok untuk mengikat kuda-kuda agar tidak terangkat oleh angin.
  • Pemasangan Lisplank
    Papan 3/25 cm pada ujung atap berfungsi estetis dan melindungi ujung kaso dari tampias air hujan.
  • Jarak Antar Kuda-Kuda
    Diatur sedemikian rupa pada denah kap untuk mendukung gording agar lendutan tidak melebihi batas izin.
  • Teknik Pengaku Balok Gapit
    Digunakan untuk menjepit kaki kuda-kuda, memberikan kekakuan ekstra pada struktur rangka bidang.

4. Detail Sambungan Arsitektural dan Lisplank


Skema rangka kuda-kuda kayu kelas dua tipe KK-3 dengan penggunaan balok tarik ganda ukuran 2 kali 5 per 10 cm.

Fokus halaman ini adalah detail hubungan antara struktur beton dengan struktur kayu (roof-to-wall connection) dan finishing atap. Detail besi stek pengikat kuda-kuda memberikan visualisasi bagaimana beban atap ditransfer ke ring balok 15/15 cm.

  • Mekanisme Pengikatan Kuda-Kuda
    Menggunakan besi stek Ø10 yang dibengkokkan dan dicor ke dalam ring balok, memberikan ikatan mati yang kuat.
  • Detail Sambungan Lisplank
    Memperlihatkan teknik sambungan ekor burung atau takikan pada papan kayu 3/25 cm untuk penyambungan memanjang yang rapi dan kuat.
  • Posisi Pasangan Bata
    Di atas ring balok (Rollag) berfungsi sebagai penjepit celah antara dinding dan atap, mencegah masuknya hewan atau tampias air.
  • Ketebalan Papan Lisplank
    3 cm dipilih untuk menjamin kekakuan papan agar tidak melengkung akibat perubahan cuaca panas dan hujan.
  • Integrasi Struktur Komposit
    Terlihat pada pertemuan antara material beton (ring balok), pasangan bata, dan elemen kayu dalam satu detail konstruksi.
  • Dimensi Efektif Sambungan
    7.5 cm dan 10 cm pada detail lisplank menunjukkan presisi pemotongan kayu yang dibutuhkan tukang.
  • Standarisasi Skala Detail
    1:20 dan 1:25 memudahkan pekerja memahami kompleksitas sambungan kecil di lapangan.

5. Denah Instalasi Listrik dan Pola Lantai


Titik instalasi lampu SL 11 watt dan 20 watt pada plafon toilet serta jalur kabel NYA dalam pipa conduit.

Dokumen ini memetakan utilitas elektrikal dan finishing arsitektur lantai. Denah instalasi listrik mengatur titik lampu dan saklar untuk efisiensi energi, sedangkan denah lantai mengatur pola pasang keramik dan kemiringan lantai.

  • Distribusi Titik Cahaya
    Menempatkan lampu SL 11W di dalam bilik toilet dan lampu SL 20W di area wudhu untuk pencahayaan optimal.
  • Pola Grid Lantai
    Menggunakan keramik ukuran 20x20 cm tipe kasar (unpolished) untuk area basah guna mencegah pengguna tergelincir (anti-slip).
  • Posisi Saklar
    (Tunggal & Ganda) Diletakkan di dekat pintu masuk pada ketinggian ergonomis, mengontrol pencahayaan secara terzonasi.
  • Spesifikasi Kabel
    Menggunakan tipe NYA 2x2.5 mm² dan kabel arde 1x2.5 mm² di dalam pipa conduit 5/8" untuk keamanan instalasi dari korsleting.
  • Hierarki Material Lantai
    Membedakan keramik lantai KM/WC (20x20) dan keramik dinding (20x25) untuk estetika visual dan fungsi teknis.
  • Manajemen Kemiringan Lantai
    Diarahkan menuju floor drain (walaupun tidak tergambar eksplisit di denah ini, pola grid mengindikasikan arah buangan).
  • Perlindungan Mekanikal
    Komponen listrik menggunakan inbow-dos dan pipa conduit melindungi kabel dari kelembapan dinding toilet.

6. Denah Instalasi Air Bersih


Jalur distribusi air bersih menggunakan pipa PVC diameter 3 per 4 inci yang bercabang menuju kran dinding area wudhu.

Halaman ini adalah skema plambing air bersih (clean water supply) yang menunjukkan distribusi air dari sumber utama ke titik-titik keran. Menggunakan sistem perpipaan PVC dengan diameter bervariasi untuk menjaga tekanan air.

  • Distribusi Jalur Pipa
    Menggunakan pipa PVC diameter 3/4" sebagai jalur utama (header) dan reducer ke 1/2" untuk cabang ke keran (inlet/outlet).
  • Titik Kran Air Wudhu
    Ditempatkan berderet dengan jarak proporsional, disuplai oleh pipa horizontal yang tertanam atau menempel pada dinding.
  • Spesifikasi Fitting Pipa
    Mencakup Elbow 90, Tee, dan Socket drat dalam untuk koneksi kran, memastikan sambungan rapat air.
  • Kontrol Aliran Air
    Disediakan melalui stop kran (gate valve) pada inlet utama untuk keperluan maintenance tanpa mematikan seluruh sistem.
  • Material Pipa PVC
    Tipe AW atau D (implied) dipilih karena ketahanan terhadap korosi dan kemudahan instalasi untuk fasilitas umum.
  • Koneksi Sanitair
    Menghubungkan instalasi air bersih ke bak mandi dalam toilet menggunakan kran dinding standar 1/2".
  • Efisiensi Jalur Pipa
    Dirancang sesingkat mungkin (direct routing) dari input pipa 3/4" untuk meminimalisir head loss atau kehilangan tekanan.

7. Denah Instalasi Air Kotor dan Sanitasi


Potongan teknis tangki septik beton cor tebal 8 cm dilengkapi tulangan besi diameter 8 mm dan pipa hawa galvanis.

Diagram ini fokus pada manajemen limbah cair (wastewater management). Terlihat jelas pemisahan jalur pembuangan antara grey water (air bekas wudhu/mandi) dan black water (kotoran toilet) menuju unit pengolahan.

  • Segregasi Jalur Limbah
    Mengarahkan pipa Ø4" dari closet jongkok menuju Septictank, dan pipa Ø3" dari floor drain menuju saluran drainase/parit.
  • Sistem Pengolahan Limbah
    Terdiri dari Septictank sebagai pengurai primer dan Resapan sebagai tempat infiltrasi cairan hasil olahan ke tanah.
  • Koneksi Drainase Eksternal
    Menyalurkan air bekas wudhu (yang relatif bersih) langsung "KE PARIT MASJID" untuk mengurangi beban kerja septictank.
  • Dimensi Pipa Buangan
    Ø4" (100 mm) untuk saluran tinja adalah standar teknis untuk mencegah penyumbatan pada benda padat.
  • Layout Instalasi
    Menempatkan septictank di bagian belakang bangunan, menjauhi sumber air bersih untuk mencegah kontaminasi silang.
  • Simbol Arah Aliran
    Menunjukkan gravitasi sebagai tenaga penggerak utama sistem penyaluran air kotor.
  • Akses Pemeliharaan
    Biasanya diakomodasi melalui lubang kontrol pada septictank dan bak kontrol pada belokan pipa (implied in standard design).

8. Detail Septictank dan Sumur Resapan


Susunan lapisan filtrasi sumur resapan terdiri dari ijuk kerikil dan pasir urug untuk menyaring efluen limbah cair.

Detail konstruksi unit pengolahan limbah on-site. Gambar Potongan dan Tampak Atas Septictank (Skala 1:25) memberikan panduan konstruksi beton kedap air dan lapisan filtrasi.

  • Kompartementalisasi Tangki
    Membagi septictank menjadi ruang pengendap dan ruang limpahan untuk memaksimalkan proses dekomposisi biologis anaerob.
  • Konstruksi Dinding Kedap
    Menggunakan pasangan bata trasraam 1:2 dan plesteran kedap air untuk mencegah kebocoran limbah mentah ke tanah sekitar.
  • Sistem Filtrasi Resapan
    Terdiri dari lapisan ijuk, kerikil, dan pasir urug yang berfungsi menyaring efluen sebelum meresap ke tanah timbun.
  • Plat Penutup Beton
    Bertulang tebal 8 cm dengan tulangan Ø8-150 menutup tangki, dilengkapi lubang kontrol (manhole) untuk penyedotan lumpur.
  • Pipa Hawa/Ventilasi
    Galvanize Ø1.5" dipasang untuk membuang gas metana hasil fermentasi tinja, mencegah ledakan atau bau balik.
  • Detail Pipa Peresapan
    Menggunakan pipa PVC Ø4" yang dilubangi dan dibungkus ijuk untuk mendistribusikan air secara merata ke area resapan.
  • Elevasi Pipa Masuk/Keluar
    Diatur bertingkat (leveling) untuk memastikan aliran one-way dari toilet ke tangki lalu ke resapan.

9. Detail Arsitektural Kamar Mandi


Gambar kerja pemasangan keramik dinding 20x25 setinggi 1,5 meter dengan adukan plesteran trasraam kedap air 1 banding 2.

Halaman ini adalah pembesaran detail (zooming) dari area kamar mandi dan wudhu, meliputi Potongan 4, 5, dan 6. Menampilkan detail pengerjaan finishing interior yang presisi.

  • Pemasangan Tali Air
    Pada pertemuan kusen dan dinding berfungsi sebagai detil estetika dan mencegah keretakan plesteran.
  • Leveling Lantai Toilet
    Ditunjukkan menurun ke arah floor drain untuk drainase cepat, dengan beda level signifikan (-0.05 dari lantai utama).
  • Ergonomi Bak Air
    Dibangun dengan pasangan bata finish keramik, dilengkapi kran air pada ketinggian yang mudah dijangkau saat posisi jongkok/duduk.
  • Lapisan Dinding Kedap Air
    Setinggi 1.50m (Dinding Keramik) mutlak diperlukan untuk melindungi struktur bata dari kerusakan akibat cipratan air.
  • Pondasi Rolag/Batu Kali
    Di bawah sekat kamar mandi mendukung beban dinding pemisah secara mandiri.
  • Detail Tempat Sabun
    Ditanam (recessed) atau ditempel pada dinding keramik, diatur posisinya agar tidak mengganggu ruang gerak.
  • Spesifikasi Spesi Mortar
    Untuk pemasangan keramik dinding digambarkan pada Potongan 6 untuk memastikan daya rekat yang kuat.

10. Detail Kusen dan Pintu


Spesifikasi pintu toilet tipe P-04K bahan plywood tebal 6 mm dilapis seng BJLS 20 pada sisi dalam untuk tahan air.

Halaman terakhir merinci millwork atau pekerjaan kayu halus untuk pintu. Tipe Pintu P-04K dan K-22K dijelaskan lengkap dengan dimensi, material, dan aksesoris pengunci.

  • Konstruksi Daun Pintu
    Menggunakan rangka kayu lapis (plywood) tebal 6mm yang dilapisi seng BJLS 20 untuk ketahanan terhadap air (water-resistant door).
  • Dimensi Pintu Toilet
    Didesain ramping (lebar ±70-80 cm) sesuai standar ergonomi ruang servis yang efisien.
  • Aksesoris Pengunci
    Menggunakan kunci tanam 2 slot (merk Belucci atau setara) dan engsel gantung 4 inchi untuk durabilitas bukaan pintu.
  • Detail Ventilasi Pintu
    (Louvre/Jalusi) Terintegrasi pada panel pintu atau di atas kusen untuk sirkulasi udara kontinu meskipun pintu tertutup (implied in elevation).
  • Sistem Angkur Kusen
    Menggunakan besi Ø10 mm yang ditanam ke kolom praktis/dinding untuk memegang kusen agar tidak goyang.
  • Lapisan Pelindung Pintu
    Seng BJLS (Baja Lapis Seng) pada sisi dalam pintu toilet adalah fitur spesifik untuk mencegah pelapukan kayu akibat cipratan air toilet.
  • Posisi Grendel dan Pegangan
    (Handle) Ditentukan ukurannya secara presisi pada detail Daun Pintu P-04K untuk kenyamanan pengguna.

File DWG

Untuk keperluan referensi desain teknis lebih lanjut atau modifikasi gambar kerja, Anda dapat mengunduh dokumen sumber asli dalam format CAD. File ini berisi data vektor presisi yang dapat diedit menggunakan perangkat lunak seperti AutoCAD atau ZWCAD.

Location: Indonesia
Share
Tito Reista
Tito ReistaTerverifikasi project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Postingan Sebelumnya: Older Posts Postingan Selanjutnya: Newer Posts

Post a Comment for "Desain Tempat Wudhu dan Toilet Masjid DWG"

Kategori

  • civil engineering (233)
  • architecture (138)
  • dwg (128)
  • construction (120)
  • building materials (24)
  • project management (18)
  • reference (17)
  • boq (15)
  • quality management (14)
  • academics (13)
  • energy & utilities (11)
  • quality control (8)
  • applied physics (5)
  • general software (4)
  • transportation (4)
  • heavy equipment (3)
  • interior design (3)
  • engineering software (2)
  • psht (2)

Artikel Populer

Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tab… Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel … Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 5 Ton DWG Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 5 Ton DWG Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baj… Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek Excel Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek Excel Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek E… Cara Install AutoCAD 2007 & 2022 (File Software Terlengkap) Cara Install AutoCAD 2007 & 2022 (File Software Terlengkap) Cara Install AutoCAD Versi 2007 & 2022 dan File Softwar…

Arsip Blog

  • 2026 182
    • July 32
    • June 5
    • May 25
    • April 30
      • Detail Canopy Gudang & Selasar DWG — Kolom Beton, ...
      • Paket Detail CAD Taman DWG — Peralatan Bermain, Pe...
      • Detail Roof Garden (Taman di Atas Rumah) DWG — Den...
      • Detail Pintu Air Fastifaset DWG — Type PA-FGI 100,...
      • Detail Pintu Gerbang Geser DWG — Ukuran, Rangka, R...
      • Desain Daun Pintu & Jendela Kayu DWG
      • Gambar Kusen Pintu dan Jendela Kayu DWG
      • Detail Kusen dan Pintu Kasir DWG — Skala 1:20, Kac...
      • Furniture Meja Meeting dan Meja Resepsionis (ALT 1...
      • Detail Meja Bundar Kayu DWG — Ø100 cm, Multiplek 1...
      • Detail Tiang Listrik dan Lampu Jalan DWG — Skala 1...
      • Detail Penangkal Petir DWG — Denah, Sambungan, dan...
      • Detail Tiang Bendera DWG (Skala 1:25) — Denah, Pot...
      • Pos Jaga 3x3m Panggung DWG
      • Pos Jaga 2x2m Panggung DWG
      • Pos Jaga 2x2m Pondasi Batu Kali DWG
      • Pos Jaga 3x3,5m Atap Dak Beton Limas DWG
      • Pos Jaga 3x3,5m Atap Limas DWG
      • Pos Jaga 3x3,5m Atap Dak Beton DWG
      • Pos Jaga 3x3m Pondasi Cerucuk DWG
      • Pos Jaga 3x3m Pondasi Batu Kali DWG
      • Pos Jaga Menara Api 14 M Kayu DWG
      • Pos Jaga 2 Lantai Include Menara Pantau DWG
      • Desain Mushola Sederhana 6x6 Meter Panggung DWG
      • Desain Mushola Sederhana 4x5 Meter DWG
      • Desain Mushola Sederhana 3x3 Meter DWG
      • Desain Masjid Sederhana Struktur Ferrocement DWG
      • Desain Masjid Sederhana Rangka Atap Kayu DWG
      • Desain Masjid Lengkap Rangka Atap Baja Ringan DWG
      • Desain Tempat Wudhu dan Toilet Masjid DWG
    • March 31
    • February 28
    • January 31
  • 2025 83
    • December 7
    • October 2
    • September 2
    • August 6
    • July 29
    • June 28
    • May 9
Logo Website

About

My photo
Tito ReistaTerverifikasi Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia
project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
View my complete profile
Follow Blog Ini

Halaman

  • About
  • Contact
  • Sitemap
  • Experience
  • PDF to DWG

Aplikasi

Available in the Chrome Web StoreGet it on Google Play

Berlangganan Artikel Baru

Dapatkan pemberitahuan artikel terbaru langsung ke email Anda. Gratis, dan bisa berhenti kapan saja.

Kami menghormati privasi Anda. Tidak ada spam.

© 2026 TITOREISTA. All Rights Reserved.
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Disclaimer
  • DMCA
DMCA.com Protection StatusSitus terverifikasi aman