Detail Canopy Gudang & Selasar DWG — Kolom Beton, Rafter Pipa, Atap Zincalum AZ150

Table of Contents

Detail Canopy Gudang & Selasar DWG — Kolom Beton, Rafter Pipa, Atap Zincalum AZ150

Halaman ini menyediakan lampiran gambar kerja sebagai referensi detail canopy gudang dwg dan selasar (dengan konsep kolom beton dan rafter pipa). Gambar kerja ini mencakup layout pengembangan, potongan, tampak, serta detail pertemuan pipa yang relevan untuk koordinasi arsitektur-struktur dan pelaksanaan fabrikasi rangka beserta penutup atap.

Ruang lingkup gambar (apa saja yang ada di file DWG)

Berdasarkan pratinjau 4 lembar gambar, dokumen detail canopy gudang dwg ini memuat:

  • Layout (Skala 1:200): relasi gudang existing 10×20, extension gudang, dan canopy extension, termasuk area rak besi pipa dan dinding yang dibongkar.
  • Potongan A–A Tampak 1 (Skala 1:100): elevasi, hubungan canopy dengan gudang, dan level acuan (±0.00, -0.10, +4.29, +6.02, dst.).
  • Denah canopy gudang Tampak 2 (Skala 1:100): geometri canopy, modulasi bentang (mis. modul 400 dan total 2400 pada denah), serta tabel spesifikasi bangunan.
  • Tampak 3 + Potongan A–A + Detail pertemuan pipa (Skala 1:10 / 1:20 / 1:100): detail sambungan, dimensi profil, dan ketentuan pengelasan.

Spesifikasi teknis yang tersurat pada gambar


Atribut dan material yang tercantum pada gambar kerja:

1) Spesifikasi bangunan (tercantum pada lembar denah)

  • Luas bangunan: 220.80 m²
  • Pondasi setempat: beton bertulang 1:2:3
  • Kuda-kuda: pipa
  • Atap: Zincalum gelombang TCT 0.45 mm AZ150
  • Cat dasar: Bodelac 9000, Zinc Chromate Primer
  • Cat finishing: Platone 8000, Synthetic High Gloss Paint

2) Profil struktur dan sambungan (tercantum pada lembar detail)

  • Profil CNP 125×50×20×2.3
  • Pipa medium 3" OD=88.7 mm, t=4 mm
  • Pipa medium 4" OD=113.9 mm, t=4.5 mm
  • Plat t=6 mm (dilas ke pipa)
  • Ketentuan sambungan: pertemuan antar pipa dilas keliling

Catatan engineering (untuk kontrol fabrikasi dan erection)

Beberapa titik kontrol untuk mencegah kendala lapangan:

  • Kontrol joint welding: sambungan pipa yang "las keliling" perlu definisi weld size dan inspeksi visual (undercut, porosity) agar rafter tidak mengalami slip/retak di joint.
  • Koordinasi OD pipa 3"/4" dengan clamp/plat t=6 mm untuk memastikan fit-up sebelum welding.
  • Proteksi korosi: sistem coating (primer zinc chromate + finishing) harus diterapkan setelah preparasi permukaan (degreasing dan sanding) terutama pada area HAZ.
  • Kontrol elevasi: adanya level -0.10 dan ±0.00 menunjukkan kebutuhan setting out yang disiplin agar canopy tidak menahan air (ponding) dan sambungan dengan bangunan existing tidak "menggantung".

Lampiran Gambar 1 — Layout (Skala 1:200)

Layout canopy extension gudang 10x20 dengan rak besi pipa

Lampiran Gambar 2 — Potongan A–A Tampak 1 (Skala 1:100)

Potongan A-A menunjukkan elevasi +6.02 dan level -0.10 canopy.

Lampiran Gambar 3 — Denah Tampak 2 + Spesifikasi (Skala 1:100)

Denah canopy gudang menampilkan luas 220.80 m2 dan zincalum AZ150

Lampiran Gambar 4 — Tampak 3 + Detail Pertemuan Pipa

Detail sambungan pipa medium 3" OD 88.7 t4 dan plat t6

File DWG

Silakan gunakan tombol berikut untuk mengunduh file detail canopy gudang dwg secara gratis:


Penutup

Lampiran ini disusun untuk memastikan layout, spesifikasi material (Zincalum TCT 0.45 AZ150, CNP 125, pipa 3"/4"), serta detail sambungan pipa dari detail canopy gudang dwg dapat diverifikasi sebelum fabrikasi dan pemasangan.

Jika ada perubahan bentang, modul kolom, atau jenis penutup atap, revisi DWG sebaiknya diterbitkan agar shop drawing dan pekerjaan lapangan tetap konsisten.
Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Newer Posts Older Posts

Post a Comment