Detail Pintu Gerbang Geser DWG — Ukuran, Rangka, Rel, Roda, dan Pondasi
Table of Contents
Detail Pintu Gerbang Geser DWG — Ukuran, Rangka, Rel, Roda, dan Pondasi
Halaman ini berisi lampiran gambar kerja (DWG) sebagai referensi detail pintu gerbang geser dwg yang lengkap, mulai dari detail ukuran dan tampak, rangka pintu, detail rel (rail), mekanisme roda, sampai detail pondasi dan kolom penyangga.
Paket ini cocok dipakai untuk:
- Referensi shop drawing fabrikasi rangka pintu gerbang (pekerjaan las/metal).
- Koordinasi sipil (pondasi, sloof, ring balok, kolom) agar rel dan lintasan roda stabil.
- Kontrol kualitas di lapangan: memastikan dimensi, level, dan toleransi gerak pintu sesuai desain.
Ruang lingkup paket gambar (4 lembar)
Berdasarkan pratinjau, dokumen detail pintu gerbang geser dwg ini memuat 4 lembar utama:
- Lembar 1 — Tampak atas, tampak luar, dan tampak dalam pintu gerbang (acuan ukuran & arah buka).
- Lembar 2 — Detail pintu gerbang: rangka, pengaku, dan indikasi pemasangan roda.
- Lembar 3 — Potongan kolom pintu pagar + potongan A–A + detail pondasi, sloof, dan ring balok.
- Lembar 4 — Detail rail pintu gerbang + potongan I–I & II–II + detail stopper, handle, dan roda.
Parameter teknis yang tersurat pada gambar
Atribut dan material yang tercantum pada gambar kerja:
1) Ukuran utama pintu gerbang (bukaan & panjang daun)
- Panjang daun pintu: 7000 (tertera "7000 (PANJANG PINTU)").
- Terdapat dimensi acuan bentang/area lintasan 9700 pada tampak atas (digunakan sebagai referensi area gerak + ruang parkir daun pintu).
2) Spesifikasi rangka & material pintu
- Rangka menggunakan Medium Black Pipe Ø 2 1/2" (utama).
- Terdapat elemen pipa lain yang terbaca Medium Black Pipe Ø 2" (pada beberapa titik/komponen).
- Pengaku/tulangan yang tertulis: RB Ø10 dan Horizontal RB Ø10.
- Sambungan: Sambungan las (pengelasan pada rangka).
3) Detail rel/rail pintu gerbang
- Rail pintu: UNP 100×50×5 + 16 SQ. BAR.
- Konstruksi lantai/rel: Beton 1:2:3 tebal 150 + 2 lapis BRC M6, dan Lantai kerja 1:3:5.
- Terdapat keterangan lantai beton lebar 1040 mm pada segmen utama (sesuai gambar detail rail).
4) Struktur kolom, sloof, ring balok, dan pondasi
- Kolom: 300×300.
- Sloof: 150×200.
- Ring balok: 150×150.
- Pondasi menggunakan cerucuk kayu Ø10 dengan catatan: Min. panjang = 4 m, cerucuk ditanam sampai lapisan tanah keras.
5) Komponen pengunci & mekanisme roda
- Gambar memuat detail: Stopper pintu gerbang, Handle pintu (dengan plat dan kebutuhan kunci gembok).
- Roda pintu gerbang (dudukan pada UNP), dengan keterangan material: Plat T = 10 mm dan Stiffener T = 6 mm.
Catatan pelaksanaan (supaya pintu tidak macet)
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pelaksanaan di lapangan:
- Pastikan elevasi/level rail rata (tidak ada gelombang) karena roda akan sensitif terhadap selisih elevasi kecil.
- Pondasi dan sloof perlu cukup kaku agar rel tidak turun diferensial; detail cerucuk Ø10 min 4 m pada gambar dapat dijadikan acuan.
- Saat fabrikasi, jaga kesikuan rangka dan kualitas las; cek diagonal rangka sebelum pengecatan.
- Setelah pemasangan, lakukan uji geser beberapa kali dan setel stopper agar daun pintu berhenti pada posisi aman.
Lampiran Gambar 1 — Tampak Atas/Luar/Dalam Pintu Gerbang (Lembar 1)
Lampiran Gambar 2 — Detail Rangka & Pintu Gerbang (Lembar 2)
Lampiran Gambar 3 — Potongan Kolom & Detail Pondasi (Lembar 3)
Lampiran Gambar 4 — Detail Rail, Stopper, Handle, dan Roda (Lembar 4)
File DWG
Silakan gunakan tombol berikut untuk mengunduh file detail pintu gerbang geser dwg secara gratis:
Penutup
Dengan lampiran detail pintu gerbang geser dwg ini, Anda bisa memilih metode pemasangan dan detail fabrikasi yang paling sesuai kondisi lapangan (lebar jalur, jenis tanah, dan kebutuhan keamanan).
Jika lokasi memiliki tanah lunak/urugan, sebaiknya koordinasikan kembali detail pondasi dan level rail sebelum produksi agar gerbang tidak mudah melendut atau macet.




Post a Comment