Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 10 Ton DWG
Table of Contents
Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 10 Ton DWG
Dokumen teknis ini menguraikan spesifikasi rekayasa komprehensif mengenai Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 10 Ton yang menggunakan konstruksi rangka baja profil Wide Flange (WF). Desain ini mengintegrasikan struktur atas (super-structure) berupa tangki silinder baja pelat sambungan las dan struktur penyangga rangka baja setinggi 6 meter, yang ditumpu oleh sistem pondasi kombinasi telapak beton dan cerucuk kayu keras untuk stabilitas di tanah lunak. Konfigurasi sistem mencakup detail sambungan baut mutu tinggi (HTB), sistem perpipaan (piping) standar ANSI #150, serta fasilitas aksesibilitas berupa tangga dan platform inspeksi. Seluruh elemen dirancang untuk memenuhi kriteria pembebanan hidrostatis air, beban angin, dan beban mati struktur sesuai standar konstruksi baja ASTM A36/BJ 37 dan beton mutu K-225.
Informasi Umum File
- Identifikasi Berkas Utama
Menyajikan satu set lengkap Dokumen Desain Teknis (DED) yang diterbitkan oleh Divisi Infrastruktur pada tanggal 16 Februari 2026. - Karakteristik Visual Gambar
Mencakup proyeksi ortogonal (denah, tampak, potongan), detail sambungan (connection details), pola pemotongan pelat (cutting plan), dan skema mekanikal dalam format garis CAD presisi. - Struktur Konten Dokumentasi
Terdiri dari 10 lembar gambar kerja yang meliputi pekerjaan sipil (pondasi), struktur baja (rangka), fabrikasi tangki (platework), dan instalasi mekanikal. - Lingkup Spesifikasi Material
Mencakup penggunaan baja profil WF 198x99 dan WF 150x75, beton bertulang K-225, serta sistem pengecatan anti-korosi 3 lapis untuk ketahanan cuaca. - Standar Referensi Proyek
Mengacu pada standar teknis dan spesifikasi umum yang berlaku untuk perencanaan fasilitas bangunan pendukung dan struktur menara air.
Data Teknis & Spesifikasi Material
Data ini dikelompokkan berdasarkan disiplin pekerjaan untuk memudahkan referensi teknis dan pengadaan material.
| Kategori Pekerjaan | Komponen / Item | Spesifikasi Teknis & Dimensi |
|---|---|---|
| I. PEKERJAAN SIPIL (PONDASI) | Mutu Beton Struktural | K-225 (Untuk Pondasi, Sloof, Pedestal) |
| Lantai Kerja (Lean Concrete) | Beton Campuran 1 : 3 : 5 (Tebal 50 mm) | |
| Pondasi Tapak (P1) | Dimensi 1200 x 1200 x 250 mm | |
| Perkuatan Tanah Lunak | Cerucuk Kayu Keras Ø 10 cm, Panjang 3 m | |
| Tulangan Utama Pondasi | Besi Ulir D12 - Jarak 175 mm | |
| Balok Sloof | Dimensi 200 x 300 mm | |
| Grouting Base Plate | Non-shrink Grout tebal 25 mm | |
| II. STRUKTUR BAJA (RANGKA) | Standar Mutu Baja | ASTM A 36 / BJ 37 |
| Kolom Utama (Main Column) | WF 198 x 99 x 4.5 x 7 mm | |
| Balok Struktur (Beam) | WF 150 x 75 x 5 x 7 mm | |
| Pengaku Silang (Bracing) | Profil Siku L 50 x 50 x 5 mm | |
| Sambungan Baut (Joint) | Baut Mutu Tinggi (HTB A325) Ø 5/8" & 1/2" | |
| Pelat Buhul (Gusset Plate) | Pelat Baja Tebal 6 mm & 8 mm | |
| Base Plate Kolom | Pelat Baja Tebal 12 mm | |
| Angkur Pondasi | Diameter Ø 16 mm, Panjang 400 mm | |
| III. FABRIKASI TANGKI (PLATEWORK) | Dinding Tangki (Shell) | Pelat Baja Hitam (Hot Rolled) Tebal 4 mm |
| Dasar Tangki (Bottom) | Pelat Baja Tebal 4 mm | |
| Atap Tangki (Roof) | Pelat Baja Tebal 3 mm | |
| Rangka Atap | Profil Siku L 50 x 50 x 5 mm | |
| Ventilasi Udara | Pipa Hitam STK 41 Ø 6 inch (Leher Angsa) | |
| Manhole Atap | Diameter Ø 600 mm (Dilengkapi Engsel) | |
| IV. MEKANIKAL & PERPIPAAN | Pipa Inlet & Outlet | Pipa Baja Sch. 40 Diameter 4 inch |
| Pipa Drainase | Pipa Baja Sch. 40 Diameter 4 inch (Galvanis) | |
| Sambungan Flange | Standar ANSI #150 | |
| Valve Drainase | Gate Valve 4 inch Flange End | |
| Indikator Level Air | Sistem Katrol Ø 65 mm & Rel CNP 125 | |
| V. ARSITEKTURAL & AKSESORIS | Lantai Platform | Pelat Bordes (Checkered Plate) Tebal 4.5 mm |
| Pagar (Handrail) | Pipa Black Steel Ø 1-1/4" (Atas) & Ø 1" (Tengah) | |
| Tangga Vertikal (Luar) | Induk Siku L 50x50x5 & Pelat Strip 50x10 | |
| Tangga Dalam Tangki | Besi Beton Polos (Round Bar) Ø 16 mm | |
| Pengaman Tangga (Cage) | Pelat Strip 4 x 50 mm | |
| VI. SPESIFIKASI PENGECATAN | Struktur Baja (Umum) | Cat Dasar Nippon Paint Bodelac 9000 |
| Tangga & Railing | Zinc Chromate Primer (30 Micron) | |
| Finish Luar (Exterior) | Synthetic High Gloss / Platune 8000 (40 Micron) | |
| Finish Dalam (Interior) | Epoxy Food Grade (Cupon EA9 Prime + Finish) |
Uraian Teknis Per Halaman
1. Tampak Umum dan Spesifikasi Material
Halaman ini menyajikan elevasi utama (Tampak A dan B) yang mendefinisikan geometri global struktur menara. Struktur utama menggunakan empat kolom baja WF 198x99x4.5x7 yang membentuk grid bujur sangkar 2330 mm (as ke as). Ketinggian elevasi diatur pada level +0.000 (muka tanah), +6.495 (lantai kerja), dan +8.936 (puncak tangki). Spesifikasi teknis menyoroti perlindungan korosi menggunakan sistem cat dasar Zinc Chromate 30 mikron dan finish cat sintetis High Gloss 40 mikron, serta penggunaan cat Epoxy Food Grade untuk interior tangki guna menjamin kualitas air.
- Grid Struktur Utama
Menetapkan jarak antar kolom baja sejauh 2330 mm sebagai basis distribusi beban vertikal tangki ke pondasi. - Sistem Bracing Diagonal
Menggunakan profil siku L 50x50x5 mm dengan pola X-bracing untuk memberikan kekakuan lateral terhadap gaya angin. - Elevasi Lantai Kerja
Memosisikan platform operasi pada ketinggian +6.495 meter untuk akses perawatan valve dan dinding tangki. - Hierarki Profil Balok
Membedakan penggunaan WF 198x99 untuk kolom utama dan WF 150x75 untuk balok penumpu tangki. - Spesifikasi Lapisan Pelindung
Mewajibkan aplikasi Coating standar Nippon Paint dengan ketebalan total minimal 70 mikron pada elemen eksterior. - Dimensi Total Tapak
Menunjukkan lebar dasar struktur selebar 4000 mm termasuk area pondasi dan overstek platform. - Orientasi Tangga Akses
Menggambarkan jalur tangga vertikal yang dilengkapi pengaman (safety cage) pelat strip 4x50 mm.
2. Denah Rangka dan Potongan Struktur
Bagian ini membedah konfigurasi internal rangka melalui Potongan 1-1 dan 2-2. Terlihat jelas sistem lantai kerja menggunakan pelat bordes (checkered plate) tebal 4.5 mm yang ditumpu oleh balok anak WF 150x75. Detail potongan juga memperlihatkan integrasi pipa instalasi (inlet, outlet, drain) yang merambat sepanjang kolom struktur, diklem dengan rapi untuk mencegah getaran.
- Konfigurasi Balok Penumpu
Menjelaskan susunan balok grid WF 150x75x5x7 yang menopang beban terpusat dari tangki air 10 ton. - Material Lantai Platform
Menspesifikasikan pelat bordes Checkered Plate tebal 4.5 mm sebagai permukaan anti-selip bagi operator. - Jalur Pipa Vertikal
Menunjukkan rute pipa medium black steel diameter 1-1/4" dan 1" yang terintegrasi di sisi struktur. - Detail Sambungan Pagar
Memperlihatkan tiang pagar siku L 50x50x5 yang dilas pada balok tepi untuk keamanan area kerja. - Elevasi Dasar Pondasi
Menetapkan kedalaman galian pondasi tangga pada level tertentu dengan lapisan pasir urug. - Penyokong Tangga Baja
Menggunakan profil siku L 50x50x5 yang dilas ke bracing utama untuk stabilitas tangga vertikal. - Segmentasi Kolom
Membagi tinggi kolom menjadi segmen-segmen modular (misal 1900 mm) yang dihubungkan dengan pelat buhul.
3. Detail Pondasi dan Struktur Bawah
Dokumen ini merinci rekayasa geoteknik untuk mendukung beban menara. Pondasi menggunakan sistem Pad Footing (P1) ukuran 1200x1200x250 mm yang diperkuat dengan cerucuk kayu keras diameter 10 cm panjang 3 meter, mengindikasikan kondisi tanah lunak. Struktur sloof beton bertulang 200/300 mm menghubungkan keempat pondasi untuk mencegah penurunan diferensial (differential settlement).
- Perkuatan Tanah Lunak
Menerapkan sistem cerucuk kayu keras Ø10 cm panjang 3 m dengan jarak spasi 300 mm di bawah setiap tapak pondasi. - Geometri Tapak Pondasi
Mendefinisikan dimensi beton bertulang 1200 x 1200 mm dengan ketebalan pelat 250 mm. - Penulangan Elemen Beton
Merinci penggunaan besi ulir 12-175 untuk tulangan lentur tapak dan 8 D16 untuk tulangan utama pedestal. - Dimensi Balok Pengikat
Menetapkan ukuran Sloof 200/300 mm yang berfungsi mengikat antar kolom pondasi agar bekerja sebagai satu kesatuan. - Mutu Beton Konstruksi
Mensyaratkan campuran beton 1:2:3 (setara K-225) untuk pengecoran struktur utama pondasi. - Sistem Angkur Pedestal
Menampilkan posisi angkur baut yang tertanam pada pedestal beton untuk memegang Base Plate kolom baja. - Lapisan Lantai Kerja
Menggunakan beton mutu rendah (Lean Concrete) campuran 1:3:5 setebal 50 mm di bawah pondasi.
4. Detail Sambungan Rangka Baja
Halaman ini menyajikan detail fabrikasi sambungan (connection design) yang krusial untuk integritas struktur. Sambungan balok-ke-kolom menggunakan sistem End-Plate dengan baut mutu tinggi (HTB) A325. Pelat buhul (gusset plate) tebal 6 mm dan 8 mm digunakan untuk menyatukan elemen bracing diagonal. Detail landasan kolom (Base Plate) menggunakan pelat tebal 12 mm dengan grouting semen non-susut setebal 25 mm.
- Spesifikasi Baut Struktural
Menetapkan penggunaan baut High Tension Bolt (HTB) tipe A325 diameter 5/8" dan 1/2" untuk transfer gaya momen dan geser. - Detail Tumpuan Kolom
Menggambarkan Base Plate tebal 12 mm yang ditambatkan dengan angkur Ø16 mm panjang 400 mm ke pedestal. - Ketebalan Pelat Buhul
Memvariasikan tebal pelat simpul (6 mm dan 8 mm) berdasarkan besaran gaya pada titik buhul sambungan. - Bantalan Grouting
Mensyaratkan lapisan grouting tebal 25 mm di bawah pelat landasan untuk memastikan kontak merata dengan beton. - Sambungan Siku Pengaku
Memperlihatkan detail las dan baut pada pertemuan profil siku L 50x50x5 dengan pelat buhul. - Geometri Pelat Sambung
Memberikan dimensi presisi dan koordinat lubang baut pada pelat penyambung (Pelat a, b, c). - Penyambung Balok Anak
Menampilkan detail sambungan geser balok WF 150x75 ke balok induk menggunakan pelat siku atau pelat ujung.
5. Detail Pagar dan Lantai Kerja
Bagian ini menguraikan aspek arsitektural dan keselamatan kerja. Pagar railing menggunakan pipa medium black steel yang dilas ke tiang siku, dengan tinggi standar keamanan. Lantai pelat bordes 4.5 mm dipasang di atas balok baja dengan sistem las, memberikan diafragma kaku horizontal pada level platform.
- Konstruksi Handrail Pipa
Menggunakan pipa baja diameter 1-1/4" untuk top rail dan 1" untuk mid rail, memberikan pegangan ergonomis. - Sistem Penahan Lantai
Menjelaskan pelat bordes tebal 4.5 mm yang dilas titik (tack weld) ke balok penumpu WF 150x75. - Tiang Pagar Vertikal
Memanfaatkan profil siku L 50x50x5 mm sebagai tiang utama yang dipasang setiap jarak tertentu. - Pengaman Siku Tepi
Menggunakan pelat atau siku di sekeliling lantai kerja untuk mencegah jatuhnya peralatan kerja. - Detail Pertemuan Sudut
Memperlihatkan teknik sambungan las miter pada pertemuan pipa handrail di sudut pagar. - Penumpu Pipa Tambahan
Menunjukkan detail penyangga pipa instalasi yang menempel pada struktur pagar atau balok lantai. - Modul Pagar Standar
Menampilkan pembagian segmen pagar dengan jarak tiang yang seragam (sekitar 1165 mm).
6. Rencana Pemotongan Pelat Tangki
Halaman ini berisi Cutting Plan untuk optimalisasi material pelat baja. Dasar tangki berdiameter dalam 2329 mm disusun dari potongan pelat tebal 4 mm. Atap tangki berbentuk kerucut landai disusun dari segmen pelat tebal 3 mm. Posisi nozzle inlet, outlet, dan manhole dipetakan secara akurat pada denah pelat ini untuk proses fabrikasi.
- Geometri Dasar Tangki
Menetapkan diameter dalam (ID) tangki sebesar 2329 mm yang dibentuk dari pelat baja tebal 4 mm. - Pola Segmen Atap
Membagi atap kerucut menjadi beberapa segmen radial (Tipe D dan E) menggunakan pelat tebal 3 mm. - Lokasi Penetrasian Pipa
Menentukan koordinat presisi untuk lubang Inlet dan Outlet nozzle diameter 4" pada pelat dasar/atap. - Spesifikasi Flange Pipa
Mewajibkan penggunaan Flange standar ANSI #150 untuk semua koneksi nozzle perpipaan. - Efisiensi Material Pelat
Menunjukkan tata letak pemotongan pelat persegi panjang menjadi bentuk lingkaran untuk meminimalkan sisa material (waste). - Ventilasi Puncak
Menempatkan pipa ventilasi udara diameter 6" tepat di pusat kerucut atap tangki. - Overlap Sambungan Las
Menyiratkan adanya toleransi dimensi pelat untuk sambungan las tumpul atau tumpuk antar segmen.
7. Detail Dinding dan Rangka Atap
Subbab ini memvisualisasikan konstruksi dinding selubung (shell) dan struktur atap. Dinding tangki setinggi 2438 mm (2 ring pelat 4'x8') menggunakan pelat tebal 4 mm. Rangka atap menggunakan profil siku L 50x50x5 yang disusun radial, bertumpu pada cincin pengaku atas. Detail las sudut (fillet weld) pada pertemuan dinding dan dasar tangki dipertegas untuk menjamin kekedapan air.
- Modulasi Dinding Pelat
Menyusun dinding tangki dari dua tingkat pelat baja ukuran 4' x 8' dengan ketebalan seragam 4 mm. - Struktur Rangka Utama Atap
Menggunakan profil siku L 50x50x5 mm yang dipasang secara radial menuju pusat tangki. - Cincin Pengaku Atas
Menggunakan profil siku L 50x50x5 mm keliling untuk menjaga kebulatan dinding atas tangki. - Detail Sambungan Sudut
Memperlihatkan pengelasan dua sisi (luar-dalam) pada pertemuan pelat dinding dan pelat dasar. - Dudukan Rangka Atap
Menampilkan Pad Plate tebal 4 mm sebagai perkuatan lokal di titik tumpuan rangka atap pada dinding. - Ventilasi Leher Angsa
Mendetailkan pipa ventilasi 6" dengan bentuk lengkung 180 derajat untuk mencegah air hujan masuk. - Kemiringan Atap Kerucut
Mendesain elevasi puncak atap pada +9.237 m relatif terhadap tinggi dinding untuk drainase air hujan.
8. Detail Mekanikal dan Manhole
Halaman ini fokus pada kelengkapan mekanikal tangki. Manhole atap Ø600 mm dilengkapi engsel dan handle. Detail nozzle 4" (Inlet, Outlet, Drain) menggunakan pipa Sch 40 Galvanized. Pipa penguras (drain) di dasar tangki dilengkapi dengan elbow dan gate valve, serta diklem ke kolom struktur WF untuk kestabilan.
- Akses Manhole Inspeksi
Menyediakan lubang masuk orang diameter 600 mm di atap tangki lengkap dengan tutup engsel dan pegangan. - Spesifikasi Pipa Nozzle
Menggunakan pipa baja Schedule 40 (Sch 40) diameter 4 inci dengan lapisan Galvanis untuk ketahanan karat. - Sistem Pengurasan Dasar
Merancang Drain Nozzle 4" di level terendah dengan long elbow untuk pengurasan total lumpur tangki. - Penyangga Pipa Drain
Mendetailkan klem pipa pelat strip yang dipasang setiap jarak 1000 mm pada kolom WF 198x99. - Perkuatan Lubang Pipa
Menambahkan pelat penebalan di sekeliling lubang nozzle pada dinding tangki. - Bak Kontrol Drainase
Menunjukkan detail pembuangan akhir pipa drain ke bak beton cor di permukaan tanah. - Kelengkapan Valve
Mengintegrasikan Gate Valve 4" flanged end pada ujung pipa drain untuk operasi pengurasan manual.
9. Sistem Indikator Level Air
Dokumen ini menjelaskan desain Water Level Indicator mekanis. Sistem ini menggunakan pelampung di dalam tangki yang terhubung lewat kabel seling baja ke penunjuk skala di luar. Mekanisme katrol (pulley) Ø65 mm dipasang di atap, sementara rel pemandu (guide rail) dari profil CNP 125x50 melindungi pergerakan pemberat/indikator di sisi luar tangki.
- Mekanisme Katrol Atap
Menggunakan Pulley besi diameter 65 mm tebal 12 mm untuk mengarahkan kabel seling indikator. - Rel Pemandu Indikator
Memanfaatkan profil kanal CNP 125x50x20x2.3 mm yang dipasang vertikal sebagai pelindung dan jalur indikator. - Koneksi Pelampung
Menghubungkan bola pelampung internal dengan kabel seling baja diameter 4 mm. - Penutup Mekanisme Atap
Mendesain kotak pelindung dari pelat baja 3 mm untuk melindungi sistem katrol dari cuaca. - Dudukan Rel Pemandu
Menggunakan bracket pelat baja tebal 4 mm yang dibaut ke struktur tangki atau dinding. - Akses Perawatan Katrol
Menyediakan sistem engsel pada tutup boks katrol untuk kemudahan inspeksi dan pelumasan.
10. Detail Tangga Akses
Halaman terakhir merinci konstruksi tangga vertikal. Terdapat tangga luar (Outside Ladder) untuk naik ke atap dan tangga dalam (Inside Ladder) untuk turun ke dasar tangki. Anak tangga menggunakan besi beton polos (Round Bar) Ø16 mm. Tangga luar dilengkapi bracket penyangga ke dinding tangki, sementara tangga dalam dilas langsung ke dinding interior.
- Material Anak Tangga
Menggunakan besi beton polos (Round Bar) diameter 16 mm yang dibentuk 'U' dengan lebar 300 mm. - Struktur Induk Tangga
Menggunakan pelat strip (Rectangular Bar) ukuran 50x10 mm sebagai sisi samping tangga luar. - Koneksi Tangga Dalam
Memperlihatkan anak tangga besi Ø16 mm yang dilas langsung ke dinding dalam tangki tanpa induk tangga. - Bracket Penyangga Tangga
Mendetailkan tumpuan tangga luar ke dinding tangki menggunakan pelat 6 mm dan baut Dynabolt. - Jarak Anak Tangga
Menetapkan spasi vertikal antar anak tangga sejauh 300 mm sesuai standar ergonomi panjat. - Posisi Relatif Tangga
Menempatkan tangga luar dan dalam pada satu garis vertikal lurus melalui lubang manhole untuk kemudahan akses. - Ketinggian Handrail Puncak
Memperpanjang induk tangga luar hingga melewati elevasi atap sebagai pegangan saat keluar-masuk manhole.
File DWG
Untuk keperluan analisis mendalam, perhitungan ulang struktur, atau referensi penggambaran teknik, file gambar kerja asli dalam format CAD (DWG) yang menjadi basis dokumen ini dapat diakses melalui tautan di bawah. File ini memuat seluruh lapisan (layer) teknis, tipe garis, dan dimensi skala presisi.










Post a Comment