TITOREISTA

TITOREISTA

Referensi teknik sipil: file DWG, kalkulator RAB, dan panduan konstruksi

TITOREISTA TITOREISTA
  • Aplikasi RAB
    Tanah & Persiapan
    • Bowplank
    • Galian Tanah
    • Urugan Tanah Awal (Fill)
    • Urugan Tanah Kembali (Backfill)
    Pondasi
    • Pondasi Rollag Bata
    • Pondasi Batu Kali
    • Pondasi Footplate
    • Pondasi Cerucuk
    Struktur Beton
    • Sloof
    • Kolom
    • Balok
    • Plat Lantai Beton
    • Cor Rabat Beton
    Dinding & Finishing
    • Dinding Bata
    • Plesteran & Acian
    • Keramik Lantai
    • Pengecatan
    • Plafond
    Rangka Atap
    • Rangka Atap Kayu
    • Rangka Atap Baja Ringan
    Kalkulator Lainnya
    • Gorong-gorong
    • Kuat Tekan Beton Hot
  • Teknis & Metode
    Teknologi Beton
    • Uji Slump Beton
    • Tabel Slump Test SNI
    • Hammer Test Beton
    • Curing (Perawatan) Beton
    Metode Pelaksanaan
    • Teknik Pasangan Bata
    • Cetakan Batako
    • Cara Pasang Baja Ringan
    • Teknik Pengecatan Tembok
    MEP & Sanitasi
    • Instalasi Listrik Rumah
    • Septic Tank & Resapan
    • Septic Tank Biofil
    Struktur JembatanDesain jembatan, geoteknik, dan hidraulika dalam satu pembahasan lengkap.Baca Selengkapnya →
  • Dasar & Manajemen
    Pengetahuan Dasar
    • Apa itu Teknik Sipil?
    • Materi Dasar
    • Kaidah Tangan Kanan
    Standar & Dokumen
    • Standar Konstruksi
    • FIDIC Contracts
    • Ukuran Kertas ISO
    • Standar HSE Proyek New
    Supervisi Proyek
    • Pengawasan Rumah Tinggal
    • Pengawasan Jembatan
    • Pengawasan Box Culvert
  • Survey & Alat Berat
    Surveying
    • Surveyor Tanah
    • Windsock
    Pekerjaan Tanah
    • Cut and Fill
    • Produktivitas Alat Berat
    • Pemindahan Tanah Mekanis
    • Jenis Alat Berat
    • Pekerjaan Tanah Jalan
  • BOQ & Material
    Analisa Biaya
    • RAB (Bill of Quantity) Contoh RAB bangunan format Excel
    • Harga Bahan Bangunan
    • Satuan Volume Pekerjaan
    • AHSP (Analisa Harga Satuan)
    Tabel Berat Besi
    • Berat Besi Beton
    • Berat Wiremesh
  • Gambar DWG
    Jembatan
    • Jembatan Beton
    • Jembatan Girder Baja
    • Jembatan Bailey
    • Jembatan Komposit
    Drainase & Gorong-gorong
    • Box Culvert
    • Gorong-gorong Buis Beton
    • Saluran Drainase
    • Dermaga / Jetty
    Menara & Tandon Air
    • Tower Air Beton
    • Menara Air Baja
    • Storage Tank
    Bangunan & Fasilitas
    • Gudang Baja WF
    • Masjid New
    • Mushola
    • Pos Jaga
    Rumah & Arsitektur
    • Desain Rumah DWG
    • Desain Arsitektur
    • Pagar BRC
    • Kusen & Pintu New
    Koleksi File DWG LengkapRatusan gambar kerja siap edit: jembatan, drainase, bangunan, hingga detail arsitektur.Jelajahi Semua DWG →
  • Software & Tools
    • Software Teknik Sipil
    • Convert PDF to DWG
    • Rumus Excel Sipil
    • Contoh Laporan Proyek

Hubungi Kami

Ada pertanyaan, saran, atau penawaran kerja sama? Silakan kirim pesan melalui formulir berikut.

Home Label:civil engineering construction Klasifikasi Tanah Sistem USCS dan AASHTO

Klasifikasi Tanah Sistem USCS dan AASHTO

Posted by Tito Reista Terverifikasi July 13, 2026 Post a Comment
Dengarkan Artikel
Grafik plastisitas Casagrande Grafik plastisitas dengan sumbu batas cair dan indeks plastisitas; Garis A memisahkan tanah lempung (di atas) dari lanau dan tanah organik (di bawah). Indeks Plastisitas (%) Batas Cair, LL (%) 20 50 100 Garis A CL CH ML–OL MH–OH

Grafik plastisitas Casagrande: Garis A memisahkan lempung (C, di atas) dari lanau & tanah organik (M/O, di bawah).

Klasifikasi Tanah
Sistem utamaUSCS dan AASHTO
DasarGradasi + batas Atterberg
USCS — kasarG (kerikil), S (pasir)
USCS — halusM (lanau), C (lempung), O (organik)
AASHTOA-1 sampai A-7 + indeks grup
AcuanASTM D2487, AASHTO M145

Klasifikasi Tanah Sistem USCS dan AASHTO

Klasifikasi tanah adalah pengelompokan jenis tanah berdasarkan sifat fisiknya agar perilakunya dapat diperkirakan dalam perancangan. Dua sistem yang paling banyak dipakai adalah USCS (Unified Soil Classification System) dan AASHTO. Keduanya menggunakan dasar yang sama — distribusi ukuran butir (gradasi) dan batas Atterberg — namun dengan penekanan dan kode berbeda. Artikel ini menjelaskan dasar klasifikasi, simbol, dan perbandingan kedua sistem.

Grafik plastisitas Casagrande: Garis A memisahkan lempung (C, di atas) dari lanau & tanah organik (M/O, di bawah).
Gambar 1. Grafik plastisitas Casagrande: Garis A memisahkan lempung (C, di atas) dari lanau & tanah organik (M/O, di bawah).

Klasifikasi tanah menjadi langkah awal sebelum menghitung daya dukung tanah maupun merancang perkerasan jalan.

Dasar Klasifikasi

Penggolongan tanah bertumpu pada dua hal: gradasi (proporsi kerikil, pasir, lanau, dan lempung) yang diperoleh dari analisis saringan dan hidrometer, serta batas Atterberg (batas cair LL dan indeks plastisitas PI) untuk tanah berbutir halus. Tanah lolos saringan No. 200 dalam jumlah besar tergolong tanah berbutir halus.

Sistem USCS

USCS memakai dua huruf. Huruf pertama menyatakan jenis dominan, huruf kedua menyatakan sifat:

SimbolArti
G / SKerikil (gravel) / Pasir (sand)
M / CLanau (silt) / Lempung (clay)
O / PtOrganik / Gambut (peat)
W / PBergradasi baik / buruk (untuk tanah kasar)
L / HPlastisitas rendah / tinggi (untuk tanah halus)

Contoh: CH adalah lempung plastisitas tinggi, SW adalah pasir bergradasi baik. Penentuan tanah halus dibantu grafik plastisitas Casagrande dengan Garis A.

Sistem AASHTO

AASHTO mengelompokkan tanah dari A-1 hingga A-7, dengan A-1 sampai A-3 sebagai tanah granular yang baik untuk subgrade, dan A-4 sampai A-7 sebagai tanah berlanau-lempung. Kualitas relatif dinyatakan dengan indeks grup (group index); makin kecil indeks grup, makin baik tanah sebagai dasar jalan.

Perbandingan Singkat

AspekUSCSAASHTO
PenekananPerilaku teknik umumKelayakan subgrade jalan
KodeDua huruf (mis. CL, SW)A-1 s/d A-7 + indeks grup
Bidang pakaiGeoteknik & pondasiPerkerasan jalan

Kesimpulan dan Rekomendasi Engineer

Ringkasan: USCS unggul untuk keperluan geoteknik umum, AASHTO untuk penilaian subgrade jalan. Rekomendasi praktis:

  • Gunakan USCS untuk desain pondasi, AASHTO untuk pekerjaan jalan.
  • Selalu sertakan data gradasi dan Atterberg sebagai dasar klasifikasi, bukan taksiran visual.
  • Catat kedua kode bila laporan dipakai lintas disiplin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu klasifikasi tanah?

Klasifikasi tanah adalah pengelompokan jenis tanah berdasarkan gradasi dan batas Atterberg agar perilaku tekniknya dapat diperkirakan dalam perancangan.

Apa perbedaan sistem USCS dan AASHTO?

USCS menekankan perilaku teknik umum dengan kode dua huruf dan banyak dipakai di geoteknik, sedangkan AASHTO menekankan kelayakan subgrade jalan dengan kelompok A-1 sampai A-7 dan indeks grup.

Apa arti kode CL dan CH pada USCS?

CL adalah lempung dengan plastisitas rendah, sedangkan CH adalah lempung dengan plastisitas tinggi, dibedakan oleh batas cair pada grafik plastisitas.

Apa fungsi Garis A pada grafik plastisitas?

Garis A memisahkan tanah lempung (di atas garis) dari tanah lanau dan organik (di bawah garis) berdasarkan hubungan batas cair dan indeks plastisitas.

Lihat Juga

  • Daya Dukung Tanah
  • Cara Membaca Hasil Sondir (CPT)
  • Metode Terzaghi: Pondasi Dangkal
  • Pekerjaan Tanah pada Proyek Jalan
  • Surveyor Tanah

Referensi

  1. Das, B. M. (2014). Principles of Geotechnical Engineering. Boston: Cengage Learning.
  2. Hardiyatmo, H. C. Mekanika Tanah 1. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  3. ASTM D2487 — Standard Practice for Classification of Soils (Unified Soil Classification System).
  4. AASHTO M145 — Classification of Soils and Soil-Aggregate Mixtures.
  5. Badan Standardisasi Nasional. SNI 1966 & SNI 1967 — Cara uji batas plastis dan batas cair tanah. Jakarta: BSN.
Location: Indonesia
Share
Tito Reista
Tito ReistaTerverifikasi project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Previous: Older Posts Next: Newer Posts

Post a Comment for "Klasifikasi Tanah Sistem USCS dan AASHTO"

Kategori

  • civil engineering
  • architecture
  • dwg
  • construction
  • building materials
  • project management
  • reference
  • boq
  • quality management
  • academics
  • energy & utilities
  • quality control
  • applied physics
  • general software
  • transportation
  • heavy equipment
  • interior design
  • engineering software
  • psht

Artikel Populer

Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tabel Berat Besi Beton SNI Lengkap Tab… Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel Rumus Perhitungan Hammer Test Beton Excel … Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 5 Ton DWG Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baja Kapasitas 5 Ton DWG Desain Menara Toren Air Struktur Baja dengan Tangki Air Baj… Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek Excel Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek Excel Contoh Laporan Progress Pekerjaan Proyek E… Cara Install AutoCAD 2007 & 2022 (File Software Terlengkap) Cara Install AutoCAD 2007 & 2022 (File Software Terlengkap) Cara Install AutoCAD Versi 2007 & 2022 dan File Softwar…

Arsip Blog

  • 2026 182
    • July 32
      • Uji CBR Tanah: Prosedur, Rumus, dan Interpretasi
      • Hubungan Tinggi Menara Air dengan Tekanan (Head)
      • Standar Kualitas Air Bersih Menurut Permenkes
      • Sistem Distribusi Air: Gravitasi, Pompa, dan Hidrofor
      • Selimut Beton (Concrete Cover) Menurut SNI 2847:2019
      • Sambungan Baut HTB vs Las pada Struktur Baja
      • Mengenal Profil Baja: WF, H, UNP, CNP, dan Siku
      • Perhitungan Kuda-kuda Baja Ringan
      • Pondasi Tiang Pancang vs Mini Pile vs Bore Pile
      • Perbedaan RAB, RAP, EE, dan BOQ
      • Perbedaan Jembatan Gelagar Beton, Girder Baja, Kom...
      • Perbedaan Box Culvert dan Buis Beton
      • Panduan Lengkap Teknik Sipil: Pondasi, Beton, Jemb...
      • Mutu Baja Tulangan BjTP dan BjTS (SNI 2052:2017)
      • Metode Terzaghi: Cara Menghitung Daya Dukung Ponda...
      • Menara Air Baja vs Beton
      • Konversi Mutu Beton K ke fc′ (MPa)
      • Koefisien Analisa Harga Satuan
      • Klasifikasi Tanah Sistem USCS dan AASHTO
      • Jenis dan Fungsi Admixture Beton
      • Intensitas Hujan: Metode Mononobe dan Kurva IDF
      • Fungsi Wing Wall, Head Wall, dan Apron pada Gorong...
      • Fungsi dan Perhitungan Abutment Jembatan
      • Faktor Air Semen (FAS) dan Pengaruhnya terhadap Ku...
      • Cara Menentukan Dimensi Gorong-gorong dengan Rumus...
      • Cara Menghitung Debit Banjir dengan Metode Rasional
      • Cara Menyusun AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan...
      • Cara Menghitung Mix Design Beton (SNI 7656:2012)
      • Cara Membuat dan Membaca Kurva S Proyek
      • Cara Membaca Hasil Sondir (CPT) untuk Daya Dukung ...
      • Cara Menghitung Bobot Pekerjaan untuk Progress dan...
      • Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan per m²
    • June 5
    • May 25
    • April 30
    • March 31
    • February 28
    • January 31
  • 2025 83
    • December 7
    • October 2
    • September 2
    • August 6
    • July 29
    • June 28
    • May 9
Logo Website

About

My photo
Tito ReistaTerverifikasi Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia
project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
View my complete profile
Follow Blog Ini

Halaman

  • About
  • Contact
  • Sitemap
  • Experience
  • PDF to DWG

Aplikasi

Available in the Chrome Web StoreGet it on Google Play

Berlangganan Artikel Baru

Dapatkan pemberitahuan artikel terbaru langsung ke email Anda. Gratis, dan bisa berhenti kapan saja.

Kami menghormati privasi Anda. Tidak ada spam.

© 2026 TITOREISTA. All Rights Reserved.
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Disclaimer
  • DMCA