Koefisien Analisa Harga Satuan
Koefisien Analisa Harga Satuan
Koefisien analisa adalah angka pengali yang menyatakan jumlah sumber daya — tenaga kerja, bahan, atau alat — yang diperlukan untuk menghasilkan satu satuan pekerjaan. Angka seperti 1,650 atau 0,275 pada sebuah AHSP adalah koefisien inilah. Karena dikalikan dengan harga satuan dasar, ketepatan koefisien menentukan keakuratan seluruh RAB. Artikel ini menjelaskan jenis koefisien, cara menentukannya dari produktivitas, dan faktor susut bahan.
Jenis Koefisien
- Koefisien tenaga kerja — dinyatakan dalam orang-hari (OH) per satuan pekerjaan.
- Koefisien bahan — jumlah material per satuan pekerjaan, sudah memperhitungkan susut.
- Koefisien alat — lamanya atau biaya penggunaan peralatan per satuan, dihitung dari kapasitas produksi.
Cara Menentukan Koefisien
Koefisien tenaga kerja
Koefisien tenaga berakar pada produktivitas dan merupakan kebalikannya:
Contoh: bila satu tukang memasang 2 m² pasangan bata per hari, koefisien tukang adalah 1 ÷ 2 = 0,5 OH per m². Jumlah pekerja pembantu dan mandor mengikuti rasio tim kerja yang lazim.
Koefisien bahan
Koefisien bahan dihitung dari kebutuhan teoritis ditambah faktor kehilangan (susut):
Faktor susut berbeda tiap material; pasir dan semen memiliki kehilangan kecil, sedangkan keramik lebih besar karena pemotongan.
Koefisien alat
Koefisien alat dihitung dari kapasitas produksi per jam atau per hari. Makin tinggi produksi alat, makin kecil koefisiennya.
Contoh Pembacaan Koefisien
| Uraian | Koefisien | Satuan | Arti |
|---|---|---|---|
| Pekerja | 1,650 | OH | 1,65 hari-orang pekerja per satuan |
| Tukang | 0,500 | OH | setara produktivitas 2 satuan/hari |
| Semen | 8,500 | kg | kebutuhan + susut per satuan |
Nilai di atas adalah ilustrasi pembacaan, bukan koefisien baku.
Langkah Menentukan Koefisien
- Tentukan produktivitas tenaga atau alat per satuan waktu.
- Hitung koefisien tenaga sebagai kebalikan produktivitas.
- Hitung koefisien bahan dari kebutuhan teoritis ditambah faktor susut.
- Tentukan koefisien alat berdasarkan kapasitas produksinya.
- Cocokkan hasil dengan pedoman AHSP PUPR atau analisa SNI sebagai acuan.
Kesimpulan dan Rekomendasi Engineer
Ringkasan: koefisien adalah penghubung antara produktivitas nyata dan harga satuan. Rekomendasi praktis:
- Jangan menyalin koefisien mentah; sesuaikan dengan metode kerja dan kondisi lapangan.
- Sertakan faktor susut realistis pada bahan yang banyak terpotong.
- Validasi koefisien dengan data produktivitas aktual proyek bila tersedia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu koefisien analisa harga satuan?
Koefisien analisa adalah angka pengali yang menyatakan kebutuhan tenaga, bahan, atau alat untuk menghasilkan satu satuan pekerjaan, dan menjadi dasar perhitungan harga satuan.
Bagaimana cara menentukan koefisien tenaga kerja?
Koefisien tenaga ditentukan dari produktivitas, yaitu satu dibagi jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan per orang-hari. Misalnya produktivitas 2 satuan per hari menghasilkan koefisien 0,5.
Apakah koefisien bahan memperhitungkan susut?
Ya, koefisien bahan dihitung dari kebutuhan teoritis ditambah faktor susut atau kehilangan akibat tumpah, sisa potongan, dan pemadatan.
Dari mana sumber koefisien analisa diambil?
Koefisien umumnya diambil dari pedoman AHSP bidang PUPR dan analisa SNI, lalu dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
Lihat Juga
- Cara Menyusun AHSP Bidang PUPR
- Perbedaan RAB, RAP, EE, dan BOQ
- Analisa Harga Satuan Pekerjaan PUPR
- Satuan Volume Pekerjaan Bangunan
- Daftar Harga Bahan Bangunan
- Contoh RAB Bangunan Excel
Referensi
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Peraturan Menteri PUPR tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang PUPR.
- Badan Standardisasi Nasional. Analisa Harga Satuan Pekerjaan (SNI terkait bidang konstruksi). Jakarta: BSN.
- Ibrahim, H. Bachtiar. Rencana dan Estimate Real of Cost. Jakarta: Bumi Aksara.
- Mukomoko, J. A. Dasar Penyusunan Anggaran Biaya Bangunan. Jakarta: Gaya Media Pratama.
- Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman, Kementerian PUPR.
Post a Comment