Cara Menghitung Kapasitas Tandon Air (SNI 8153:2015)

Table of Contents

Cara Menghitung Kapasitas Tandon Air (SNI 8153:2015)

Tandon air (reservoir) berfungsi menyimpan cadangan air agar pasokan tetap tersedia saat pemakaian puncak atau saat sumber air berhenti. Kapasitasnya ditentukan dari kebutuhan air harian penghuni, yang dihitung dari jumlah orang dikali pemakaian air per orang per hari. SNI 8153:2015 tentang sistem plambing menjadi acuan kebutuhan air. Artikel ini menjelaskan cara menghitung kebutuhan dan menetapkan kapasitas tandon.

Volume tandon kotak = panjang × lebar × tinggi; 1 m³ = 1.000 liter.
Gambar 1. Volume tandon kotak = panjang × lebar × tinggi; 1 m³ = 1.000 liter.

Kapasitas tandon menjadi dasar memilih menara atau toren air dan merancang sistem distribusinya.

Kebutuhan Air Harian

Kebutuhan harian = Jumlah orang × Pemakaian (L/orang/hari)

Pemakaian air per orang berbeda menurut jenis bangunan:

Jenis bangunanPemakaian (indikatif)
Rumah tinggal120 – 150 L/orang/hari
Rumah susun / apartemen100 – 120 L/orang/hari
Kantor50 – 100 L/orang/hari
Sekolah40 – 50 L/orang/hari

Nilai indikatif; gunakan angka pemakaian sesuai SNI 8153:2015 dan jenis bangunan.

Volume Tandon

Untuk tandon berbentuk kotak, volume dihitung dari dimensinya:

V = panjang × lebar × tinggi  (1 m³ = 1.000 liter)

Kapasitas tandon umumnya ditetapkan mencakup kebutuhan harian ditambah cadangan, dan dapat dibagi antara tandon bawah (ground tank) dan tandon atas (roof tank).

Contoh Perhitungan

Rumah dengan 5 penghuni, pemakaian 120 L/orang/hari:

Kebutuhan harian = 5 × 120 = 600 liter/hari
Dengan cadangan, dipilih tandon ≈ 1.000 liter (1 m³)
Misal tandon kotak 1 × 1 × 1 m = 1 m³ = 1.000 L

Kesimpulan dan Rekomendasi Engineer

Ringkasan: kapasitas tandon berangkat dari kebutuhan air harian penghuni. Rekomendasi praktis:

  • Hitung kebutuhan dari jumlah penghuni nyata, bukan luas bangunan.
  • Sediakan cadangan untuk pemakaian puncak dan gangguan pasokan.
  • Pertimbangkan pembagian tandon bawah dan atas sesuai sistem distribusi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Bagaimana cara menghitung kapasitas tandon air?

Kapasitas dihitung dari kebutuhan air harian, yaitu jumlah penghuni dikali pemakaian air per orang per hari, lalu ditambah cadangan untuk pemakaian puncak.

Berapa kebutuhan air per orang per hari untuk rumah tinggal?

Untuk rumah tinggal, pemakaian air berkisar 120 sampai 150 liter per orang per hari sebagai nilai indikatif menurut acuan plambing.

Bagaimana menghitung volume tandon kotak?

Volume tandon kotak dihitung dengan mengalikan panjang, lebar, dan tinggi; setiap 1 meter kubik setara dengan 1.000 liter.

Apa acuan kebutuhan air untuk tandon?

Acuannya adalah SNI 8153:2015 tentang sistem plambing pada bangunan gedung, yang memuat angka pemakaian air per jenis bangunan.

Lihat Juga

Referensi

  1. Badan Standardisasi Nasional. SNI 8153:2015 — Sistem Plambing pada Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.
  2. Noerbambang, S. M. & Morimura, T. Perancangan dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Jakarta: Pradnya Paramita.
  3. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pedoman penyediaan air bersih.
  4. Badan Standardisasi Nasional. SNI tentang tata cara perencanaan sistem plambing. Jakarta: BSN.
Tito Reista
Tito Reista project engineer in civil engineering, sharing formulas, calculator tools, and scientific insights, while embracing personal philosophy as guidance for growth
Older Posts

Post a Comment