Selimut Beton (Concrete Cover) Menurut SNI 2847:2019
Selimut Beton (Concrete Cover) Menurut SNI 2847:2019
Selimut beton (concrete cover) adalah ketebalan beton yang mengukur jarak dari permukaan beton terluar ke tulangan terdekat. Meski terlihat sederhana, selimut beton sangat menentukan keawetan struktur: ia melindungi tulangan dari korosi, kebakaran, dan menjaga lekatan antara beton dan baja. SNI 2847:2019 mengatur tebal selimut minimum sesuai kondisi paparan dan cara pengecoran. Artikel ini menjelaskan fungsi, nilai minimum, dan cara menjaganya.
Selimut beton erat kaitannya dengan durabilitas beton (FAS) dan menjadi bagian penting dalam pekerjaan beton bertulang.
Fungsi Selimut Beton
- Perlindungan korosi — mencegah air dan udara mencapai tulangan sehingga baja tidak berkarat.
- Ketahanan api — memberi waktu sebelum panas melemahkan tulangan saat kebakaran.
- Lekatan (bond) — menjamin gaya tersalur antara beton dan tulangan.
Nilai Selimut Minimum
Semakin agresif paparan dan semakin langsung kontak dengan tanah, semakin tebal selimut yang diperlukan:
| Kondisi | Selimut minimum (indikatif) |
|---|---|
| Beton dicor langsung di atas tanah | ± 75 mm |
| Beton terpapar cuaca / tanah (setelah bekisting) | ± 40–50 mm |
| Beton terlindung (dalam ruangan) | ± 20–40 mm |
Nilai indikatif; gunakan tebal selimut sesuai tabel SNI 2847:2019 menurut jenis elemen dan paparan.
Cara Menjaga Tebal Selimut
Di lapangan, tebal selimut dijaga dengan beton decking atau tahu beton — potongan beton atau plastik penyangga yang dipasang antara tulangan dan bekisting. Tanpa decking, tulangan dapat menempel ke bekisting dan selimut menjadi nol, sehingga tulangan cepat berkarat.
Kesimpulan dan Rekomendasi Engineer
Ringkasan: selimut beton adalah pelindung utama tulangan dan penentu keawetan. Rekomendasi praktis:
- Tetapkan tebal selimut sesuai paparan, jangan disamaratakan untuk semua elemen.
- Wajibkan pemasangan beton decking pada setiap pekerjaan penulangan.
- Periksa selimut sebelum pengecoran sebagai bagian dari pengendalian mutu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu selimut beton?
Selimut beton adalah ketebalan beton dari permukaan terluar hingga tulangan terdekat, yang berfungsi melindungi tulangan dari korosi, api, dan menjaga lekatan.
Berapa tebal selimut beton minimum?
Nilainya bergantung kondisi: sekitar 75 mm untuk beton yang dicor langsung di atas tanah, 40 sampai 50 mm untuk terpapar cuaca, dan 20 sampai 40 mm untuk beton terlindung, sesuai SNI 2847:2019.
Apa fungsi utama selimut beton?
Fungsi utamanya melindungi tulangan dari korosi dan api serta menjaga lekatan antara beton dan baja agar gaya tersalur dengan baik.
Bagaimana cara menjaga tebal selimut beton?
Dengan memasang beton decking atau tahu beton di antara tulangan dan bekisting agar tulangan tidak menempel ke permukaan dan selimut tetap sesuai rencana.
Lihat Juga
- Faktor Air Semen (FAS)
- Mix Design Beton SNI 7656
- Campuran Beton Bertulang
- Curing Beton
- Konversi Mutu Beton K ke fc′
Referensi
- Badan Standardisasi Nasional. SNI 2847:2019 — Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.
- ACI 318 — Building Code Requirements for Structural Concrete. American Concrete Institute.
- Dipohusodo, I. Struktur Beton Bertulang. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Mulyono, T. Teknologi Beton. Yogyakarta: Andi.
- Nawy, E. G. Reinforced Concrete: A Fundamental Approach. Upper Saddle River: Pearson.